Masa-Masa Indah Andriy Shevchenko Dan Timnas Ukraina Harus Berakhir

Andriy Shevchenko: From national hero to Europe's next top boss? - Planet  Football

Andriy Shevchenko tidak lagi menjadi pelatih timnas Ukraina. Romansa keduanya resmi berakhir seiring habisnya durasi kontrak di antara mereka. Shevchenko ditunjuk sebagai pelatih timnas Ukraina pada Juli 2016 lalu. Bagi sang legenda, ini adalah pengalaman pertamanya sebagai pelatih. Shevchenko belum pernah melatih klub mana pun sebelum menerima pekerjaan ini.

Shevchenko gagal menunaikan tugas pertama sebagai pelatih dengan baik. Ukraina gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Tapi, legenda AC Milan itu menebusnya dengan membawa Ukraina melaju ke putaran final Euro 2020 yang digelar beberapa waktu lalu.

Ukraina tampil cukup bagus di Euro 2020. Walau tidak melaju dengan mulus, Ukraina mampu lolos dari fase grup. Ukraina lalu menang atas Swedia pada babak 16 Besar dengan skor 2-1. Pada babak perempat final, Ukraina bersua Inggris.

Ternyata, Inggris terlalu tangguh bagi tim racikan Shevchenko. Mereka kalah dengan skor telak, 4-0. Langkah Ukraina di Euro 2020 pun pupus. Permainan melawan Inggris pun menjadi pertandingan terakhir Shevchenko sebagai pelatih timnas Ukraina. Karena, pria berusia 44 tahun itu sudah memutuskan berpisah dengan timnas Ukraina. Kontrak antara keduanya sudah berakhir.

“Hari ini, kontrak saya Asosiasi Sepak Bola Ukraina berakhir. Saya menghabiskan lima tahun dengan timnas. Itu adalah kerja keras yang membuktikan kalau kami mampu memainkan sepak bola modern,” kata Shevchenko dikutip dari akun Instagram resmi miliknya.

5 tahun menjabat sebagai pelatih, Shevchenko memimpin Ukraina pada 52 pertandingan internasional. Hasilnya, 25 kali menang, 13 kali imbang, dan 14 kali kalah. Setelah semua berlalu, Shevchenko pun mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak penting dalam perjalanannya.

“Saya berterima kasih kepada presiden dan komite eksekutif UAF atas kesempatan untuk bekerja dengan tim nasional. Saya berterima kasih kepada setiap pemain, setiap orang yang membantu dan terlibat dalam tim. Terima kasih banyak kepada semua fans atas dukungan dan kritiknya,” kata Shevchenko.

“Bersama-sama, kami sukses menunjukkan kalau sepak bola kami bisa kompetitif, produktif, dan menggairahkan. Dengan penuh keyakinan di Ukraina,” jelas Shevchenko.