Tidak Pernah Dalam Benak Hazard Pergi Tinggalkan Real Madrid

Eden Hazard memang mengakui kalau ia mengalami masa-masa sulit di Real Madrid namun hal tersebut tidak membuat ia pernah memiliki pikiran untuk pergi dari klub tersebut. Bahkan ia bertekad membuktikan dirinya memang pemain yang pantas membela El Real.

Hazard diboyong oleh Real Madrid pada musim panas 2019 lalu. Ia dibeli dengan bandrol sekitar 100 juta euro dari Chelsea.

Hazard diharapkan bisa menjadi bintang besar Madrid berikutnya setelah Cristiano Ronaldo. Sayangnya pemain Belgia tersebut tak bisa memenuhi ekspektasi itu.

Penampilan Hazard malah melempem. Namun hal tersebut memang tak lepas dari cedera yang kerap menghampirinya.

Eden Hazard telah mengalami berbagai cedera selama membela Real Madrid. Ketika cederanya baru sembuh dan ia baru bermain lagi, cedera lain menyapanya.

Hazard pun mengakui bahwa cedera-cedera itu menguras pikirannya. Meski demikian ia mengaku tak pernah sampai merasa putus asa.

“Saya hanya menjadi diri saya sendiri ketika saya dapat menikmati diri saya sendiri di lapangan. Itu tidak terjadi dalam dua tahun terakhir di Madrid,” kata Hazard kepada Het Nieuwsblad.

“Jika Anda memiliki satu atau dua cedera, Anda dapat membalik tombol, Anda pulih untuk kembali lebih kuat, tetapi jika lima, enam, tujuh itu jauh lebih sulit secara mental. Tapi saya terus maju,” serunya.

Eden Hazard belakangan ini disebut bisa saja cabut dari Real Madrid. Sejumlah kabar mulai mengaitkannya dengan tim lain termasuk AS Roma.

Akan tetapi Hazard membantah kabar kepergiannya. Ia menegaskan sama sekali tak punya niatan untuk pindah dan bertekad untuk membuktikan dirinya layak membela Real Madrid.

“Tidak terpikir oleh saya sedetik pun bahwa akan lebih baik bagi saya untuk pergi,” tegas Hazard.

“Saya tidak akan pergi dari sana sebagai kegagalan. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa saya dibuat untuk Real Madrid,” tegasnya lagi.

“Dua tahun terakhir sulit, saya di Madrid tanpa benar-benar berada di Madrid, Anda tahu … Kami bermain di stadion tanpa penggemar, dan saya menandatangani kontrak untuk bermain di Bernabeu yang penuh,” tandas Hazard.

Selama di Real Madrid, Eden Hazard tampil sebanyak 43 kali di semua ajang kompetisi. Ia menyumbangkan delapan assist dan lima gol.

Hasil Pertandingan Real Madrid vs Real Betis 0 – 0

Pertandingan antara Real Madrid melawan Real Betis berakhir dengan skor 0-0 dalam duel lanjutan Liga Spanyol.

Real Madrid dikandang sendiri tak mampu meruntuhkan benteng Real Betis pada pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (24/4/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Walau tercatat ada 16 tembakan dengan 5 buah di antaranya tepat sasaran, Los Blancos tetap gagal cetak gol. Kondisi ini diwarnai kegagalan dua pemuda Brasil cetak gol; Vinicius Junior melewatkan 3 peluang bagus, juga satu tembakan Rodrygo yang menghantam mistar. Adapun Real Betis mempunyai 2 peluang on target dari total 6 percobaan.

Di babak pertama, laga berjalan membosankan tidak terlihat peluang bagus dari kedua tim. Madrid mendominasi 54 persen penguasaan bola dan memiliki 6 peluang berbanding sebiji saja milik Betis yang hanya satu upaya yang mengenai sasaran. Upaya itu adalah percobaan akurat Karim Benzema digagalkan secara apik oleh kiper Betis yang juga eks Barcelona, Claudio Bravo.

Bomber Prancis berusia 33 tahun itu meliuk-liuk melewati penjagaan pemain-pemain lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang mampu diamankan Bravo. Tidak menunggu lama, Betis mendapatkan satu-satunya peluang di babak pertama ini via tembakan roket Sergio Canales yang meleset di sisi kiri gawang Thibaut Courtois. Tak ada menit tambahan waktu di babak ini dan skor 0-0 menjadi penanda akhir.

Masuk babak kedua, Madrid dan Betis lebih berani saling melancarkan serangan-serangan frontal.

Los Blancos mendapatkan peluang emas 10 menit pascajeda ketika bola tembakan Rodrygo gagal dijangkau Bravo dan memantul kena mistar.

Lima menit berselang, gantian Betis mencatat kans terbaik pertamanya dalam laga ini. Setelah melakukan kerja sama rapi di sisi kiri pertahanan Madrid, Guido Rodriguez lepas dari jepitan dua pemain lawan dan mendapatkan ruang menembak leluasa. Upayanya mampu diamankan Courtois dengan postur solid.

Courtois kemudian melakukan penyelamatan krusial saat menghalau tembakan pelan Borja Iglesias dalam situasi satu lawan satu.

Betis membangun serangan via Canales di sisi kanan yang membidik Borja tanpa terkawal di kotak penalti. Bermaksud menceploskan bola ke bawah sang kiper, Courtois mampu menghalanginya dengan betis kiri.

Menit ke-66, gantian kiper Betis, Bravo, melakukan aksi blok terhadap tembakan jarak jauh Luka Modric. Kemudian Vinicius Jr mendapat tiga peluang, tetapi semuanya berakhir mengecewakan dan penyelesaiannya masih kacau.

Yang pertama, setelah ngebut melakukan solo run dari wilayah tim sendiri, dia tinggal melepas tembakan, tetapi sangat lemah sehingga mudah diamankan Bravo. Alih-alih mengoper kepada Benzema yang tanpa kawalan di sebelah kanannya, Vinicius malah mengeksekusi peluang sendiri di tengah jepitan pemain lawan.

Vinicius Junior (kanan) bereaksi menyesal dalam laga Real Madrid vs Real Betis, 24 April 2021.
Disusul sepakannya yang melenceng amat jauh dari gawang ketika mendapat ruang tembak bagus. Ketiga, Vini terpeleset saat menerima umpan brilian hasil Eden Hazard mengobrak-abrik pertahanan musuh. Padahal, pemuda Brasil tersebut berada dalam posisi ideal di kotak penalti Betis. Angka di papan skor tidak berubah sampai akhir pertandingan.

Hasil imbang saja tak mampu membawa Real Madrid (71 poin) menyalip Atletico Madrid (73) ke pucuk klasemen.

HASIL PERTANDINGAN

Real Madrid 0-0 Real Betis

Susunan Pemain Real Madrid vs Real Betis

Madrid (4-3-3):

1-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal (Alvaro Odriozola 68′), 5-Raphael Varane, 3-Eder Militao, 6-Nacho; 10-Luka Modric (Antonio Blanco 77′), 14-Casemiro, 22-Isco (Marcelo 68′); 25-Rodrygo (Vinicius Junior 59′), 9-Karim Benzema, 11-Marco Asensio (Eden Hazard 77′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Betis (4-2-3-1):

25-Claudio Bravo; 22-Emerson, 23-Aissa Mandi, 6-Victor Ruiz, 33-Juan Miranda; 21-Guido Rodriguez, 18-Andres Guardado (William Carvalho 88′); 17-Joaquin (Aitor Ruibal 59′), 10-Sergio Canales, 20-Diego Lainez (Juanmi 80′); 9-Borja (Loren Moron 80′).

Pelatih: Manuel Pellegrini

Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool

Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool | Berita  Bola 2021 SatuPedia.Com

Mantan asisten pelatih Liverpool di era Rafael Benitez yaitu Pako Ayestaran merasa tidak yakin The Reds akan bisa membalikkan ketertinggalannya dari Real Madrid di Liga Champions. Liverpool bertandang ke markas Madrid pada pekan lalu di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-21. The Reds tampil buruk di pertandingan itu.
Mereka akhirnya dipermak dengan skor 3-1 oleh Los Blancos. Gol-gol Madrid dicetak oleh Vinicius Junior (dua gol) dan Marco Asensio.

Liverpool memang masih punya kesempatan membalas di leg kedua di Anfield. Mereka cukup menang dengan skor 2-0. Pako Ayestaran pernah bekerja di Liverpool dari tahun 2004 sampai 2007. Ia ikut mengantarkan The Reds juara Liga Champions 2005.
Pria asal Spanyol ini kemudian menyebut kalau Liverpool akan kesulitan untuk bisa membalikkan situasi walau nanti bermain di Anfield. Hal itu tidak lepas dari absennya para suporter di dalam stadion.

“Real Madrid mendapatkan banyak keuntungan saat Anfield kosong. Suasana yang saya alami di perempat final bersama Juve dan di semifinal bersama Chelsea, wow, berat sekali. Itu sangat mendorong tim Anda,” tuturnya seperti dilansir Marca, via Liverpool Echo.

Tapi Ayestaran menambahkan, kalau para suporter hadir di stadion sekalipun, hal itu kelihatannya juga tidak akan terlalu berpengaruh. Pasalnya para pemain Madrid memiliki mentalitas yang kuat.

“Pertandingan di Anfield itu tidak mudah. Tapi Madrid sangat berani untuk hidup dalam atmosfer seperti itu dengan para pemain top.

Pako Ayestaran menambahkan ada situasi yang berbeda di skuat Real Madrid dan Liverpool saat ini. Ia mengatakan komposisi pemain Madrid tidak mengalami banyak perubahan saat ini. Selain itu para pemainnya juga sedang tampil dalam performa terbaiknya. Hal itu berbanding terbalik dengan situasi di Liverpool.

“Tapi sekarang mereka menang. Sekarang mereka memiliki momentum positif. Mereka memiliki pemain di lini tengah seperti Casemiro, Kroos dan Modric yang berada pada level yang diharapkan dari mereka,” katanya.

“Dan tidak adanya perubahan itu berarti kalau elemen apa pun yang masuk ke tim dapat bekerja dengan baik,” kata Ayestaran.

“Mereka (Liverpool) berada di titik yang berlawanan, dengan banyak keraguan sepanjang tahun. Ketidakhadiran membuat mereka berada dalam lautan keraguan,” jelas Ayestaran.

Liverpool sendiri sebelumnya pernah menjalani comeback epik saat jumpa rival abadi Real Madrid yaitu Barcelona. Di semifinal Liga Champions 2019-20, setelah tertinggal 3-0 di leg pertama, pasukan Jurgen Klopp berbalik menang 4-0 di leg kedua di Anfield.

Lucas Vazquez Tidak Bisa Main Lagi Sampai Akhir Musim

Lucas Vazquez hanya bermain selama 43 menit pada pertandingan melawan Barcelona dalam partai bertajuk el clasico di Stadion Alfredo di Stefano, Sabtu (10/4/2021) atau Minggu dini hari WIB. Vazquez didiagnosis mengalami cedera ligamen setelah bertabrakan dengan Sergio Busquets. Pemain berusia 29 tahun tersebut pun diprediksi akan absen sampai akhir musim 2020-2021.

“Setelah menjalani tes oleh staf medis Real Madrid, Lucas Vazquez dinyatakan mengalami cedera pada bagian ligamen lututnya,” kata perwakilan klub Real Madrid dalam pernyataan resmi mereka.

“Pihak klub akan terus memonitor kondisi kesembuhan Vazquez.”

Vazquez tidak menampik kekesalannya karena cedera yang ia alami. Perasaan itu ia tuangkan pada unggahan di Instagram.

“Saya akan membantu tim dari sisi pinggir lapangan untuk sementara. Cedera ini membuat saya sedih, tetapi saya tidak pernah menyerah,” kata Vazquez dalam caption-nya.

“Mulai hari ini saya akan melakukan segalanya untuk bisa kembali secepat mungkin dan membantu tim pada tahap-tahap akhir musim.”

“Tujuan Real Madrid jelas. Kami akan berjuang untuk Liga Spanyol dan Liga Champions,” kata Vazquez lagi.

Vazquez sendiri sudah bermain 24 kali di Liga Spanyol dan mencetak dua gol serta lima assist. Tapi, masa depannya sendiri belum jelas. Ia belum mendapatkan kontrak baru walau ikatan kerjanya saat ini akan habis pada akhir musim 2020-2021.

Karim Benzema Korban Dari Cristiano Ronaldo Demi Real Madrid

Benzema mungkin sering dipandang sebelah mata, dianggap tidak cukup bagus. Namun, sebenarnya dia memegang peran yang sangat penting di Los Blancos.

Real Madrid dinilai sangat beruntung memiliki Karim Benzema karena striker Prancis ini jadi salah satu alasan Madrid bisa berjaya beberapa tahun lalu, di era Cristiano Ronaldo.

Hal ini diamati langsung oleh analis sepakbola Spanyol, Tom Allnutt. Menurutnya, Benzema seharusnya mendapatkan apresiasi lebih untuk segala hal yang telah dia korbankan demi Madrid.

Menurut Alnutt, peran Benzema terhadap kejayaan Madrid beberapa tahun lalu sangatlah besar. Benzema adalah striker serbabisa yang sengaja mengubah gaya mainnya demi membantu memaksimalkan potensi Ronaldo.

“Ketika Ronaldo masih di Real Madrid, Benzema lebih banyak bermain sebagai pendukung, dan dia menerima peran itu,” kata Allnutt kepada Sky Sports.

“Pada awalnya dia tiba di Real Madrid sebagai pencetak gol, tapi dia harus menyesuaikan permainannya demi Ronaldo.”

“Jika Anda sering menonton Real Madrid, dia adalah pemain yang berlari di sisi sayap, membuka ruang kosong untuk Ronaldo di tengah,” imbuhnya.

Allnutt yakin Benzema dengan sadar mengubah permainannya demi Ronaldo, dan dengan demikian dia juga berkorban untuk Real Madrid. Akibatnya Benzema jadi sering diabaikan, torehannya kurang maksimal.

“Benzema kemudian menyadari bahwa jika ingin bermain bersama Ronaldo di Madrid, dia harus jadi pemain seperti itu. Di satu sisi, ini jadi bukti bahwa dia adalah pemain sebabisa,” lanjut Allnutt.

“Memang benar bahwa mayoritas karier Benzema berada di bawah bayang-bayang Ronaldo. Bukan hanya soal performa, melainkan juga soal torehannya.”

Lebih lanjut, Allnutt melihat sisi negatif di balik pengorbanan dan kerja keras Benzema itu. Benzema jadi terabaikan, dianggap tidak terlalu penting.

“Di satu sisi, Benzema adalah korban kehebatan Ronaldo, sama seperti striker-striker lain dalam 10 tahun terakhir,” tutup Allnutt.