Virgil van Dijk Hanya Dicadangkan Lawan AC Milan, Ini Penjelasan Jurgen Klopp

Tidak ada sosok Virgil van Dijk yang turun bermain saat Liverpool menjamu AC Milan di Anfield, pada matchday pertama Grup B Liga Champions 2021/22, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

Laga tersebut dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-2.

Liverpool berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Fikayo Tomori pada menit ke-9, sebelum kemudian AC Milan membalik keadaan pada babak pertama dengan dua gol yang dicetak Ante Rebic dan Brahim Diaz.

Pada babak kedua, Liverpool yang mendapatkan dukungan dari suporter yang memenuhi Anfield kemudian bangkit kembali dan sukses menambah dua gol melalui Mohamed Salah di menit ke-48, dan Jordan Henderson pada menit ke-69.

Pada laga ini sosok Virgil van Dijk hanya duduk di bangku cadangan hingga laga berakhir meski sang bek sudah pulih dari cedera lututnya.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, hanya memainkan duet Joel Matip dan Joseph Gomez di pusat pertahanan The Reds dalam laga ini.

Menurut keterangan Jurgen Klopp  seusai laga, dirinya memang sengaja menyimpan Virgil van Dijk untuk melakukan rotasi karena Joseph Gomez belum mendapatkan kesempatan bermain secara reguler sejak kembali dari cedera panjang.

“Virgil van Dijk, semua orang yang melihatnya melakukan pemanasan malam ini mungkin berpikir, ‘Mengapa dia tidak bermain?’ Tapi, kami harus bijaksana pada saat-saat seperti ini,” jelas Jurgen Klopp.

“Kami memiliki tiga pemain di baris terakhir yang semuanya sudah kembali dari cedera panjang. Kami harus mengelolanya dengan baik. Kami tidak bisa melakukannya secara berbeda, bahkan jika mereka fit saat ini, itu bagus,” lanjutnya.

Performa Roberto Firmino Menurun, Liverpool Incar Robert Lewandowski

Liverpool dikabarkan akan ikut terjun memperebutkan bomber Bayern Munchen, Robert Lewandowski, pada bursa transfer tahun depan.

Sosok Robert Lewandowski memang menarik beberapa klub top Eropa untuk merekrutnya setelah melihat bagaimana performa striker berusia 33 tahun ini di depan gawang lawan.

Robert Lewandowski memang merupakan salah satu striker terbaik di dunia saat ini dengan jumlah gol yang sangat impresif di setiap musimnya.

Menurut laporan Fichajes, Robert Lewandowski berpotensi untuk bergabung bersama Liverpool pada musim depan karena The Reds juga memang sedang mencari striker baru.

Performa Roberto Firmino yang cenderung menurun belakangan ini membuat Liverpool mulai mencari alternatif striker baru untuk menggantikan posisinya.

Selain performa apiknya, Liverpool tertarik mendatangkan Robert Lewandowski karena sang striker pernah bekerja sama dengan Jurgen Klopp saat masih membela Borussia Dortmund.

Namun demikian, Fichajes juga menilai akan sedikit sulit bagi Liverpool untuk merekrut Lewandowski karena sang pemain masih mengantongi kontrak hingga tahun 2023 bersama Bayern Munchen.

Selain itu, Die Roten kabarnya membanderol sang striker di angka 60 juta Euro, sehingga Liverpool akan berpikir lagi untuk memboyong Lewandowski ke Anfield.

Ditambah lagi, Liverpool harus bersaing dengan klub-klub raksasa berkantong tebal, seperti Real Madrid dan Manchester City, yang juga berminat terhadap jasa Robert Lewandowski.

Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool

Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool | Berita  Bola 2021 SatuPedia.Com

Mantan asisten pelatih Liverpool di era Rafael Benitez yaitu Pako Ayestaran merasa tidak yakin The Reds akan bisa membalikkan ketertinggalannya dari Real Madrid di Liga Champions. Liverpool bertandang ke markas Madrid pada pekan lalu di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-21. The Reds tampil buruk di pertandingan itu.
Mereka akhirnya dipermak dengan skor 3-1 oleh Los Blancos. Gol-gol Madrid dicetak oleh Vinicius Junior (dua gol) dan Marco Asensio.

Liverpool memang masih punya kesempatan membalas di leg kedua di Anfield. Mereka cukup menang dengan skor 2-0. Pako Ayestaran pernah bekerja di Liverpool dari tahun 2004 sampai 2007. Ia ikut mengantarkan The Reds juara Liga Champions 2005.
Pria asal Spanyol ini kemudian menyebut kalau Liverpool akan kesulitan untuk bisa membalikkan situasi walau nanti bermain di Anfield. Hal itu tidak lepas dari absennya para suporter di dalam stadion.

“Real Madrid mendapatkan banyak keuntungan saat Anfield kosong. Suasana yang saya alami di perempat final bersama Juve dan di semifinal bersama Chelsea, wow, berat sekali. Itu sangat mendorong tim Anda,” tuturnya seperti dilansir Marca, via Liverpool Echo.

Tapi Ayestaran menambahkan, kalau para suporter hadir di stadion sekalipun, hal itu kelihatannya juga tidak akan terlalu berpengaruh. Pasalnya para pemain Madrid memiliki mentalitas yang kuat.

“Pertandingan di Anfield itu tidak mudah. Tapi Madrid sangat berani untuk hidup dalam atmosfer seperti itu dengan para pemain top.

Pako Ayestaran menambahkan ada situasi yang berbeda di skuat Real Madrid dan Liverpool saat ini. Ia mengatakan komposisi pemain Madrid tidak mengalami banyak perubahan saat ini. Selain itu para pemainnya juga sedang tampil dalam performa terbaiknya. Hal itu berbanding terbalik dengan situasi di Liverpool.

“Tapi sekarang mereka menang. Sekarang mereka memiliki momentum positif. Mereka memiliki pemain di lini tengah seperti Casemiro, Kroos dan Modric yang berada pada level yang diharapkan dari mereka,” katanya.

“Dan tidak adanya perubahan itu berarti kalau elemen apa pun yang masuk ke tim dapat bekerja dengan baik,” kata Ayestaran.

“Mereka (Liverpool) berada di titik yang berlawanan, dengan banyak keraguan sepanjang tahun. Ketidakhadiran membuat mereka berada dalam lautan keraguan,” jelas Ayestaran.

Liverpool sendiri sebelumnya pernah menjalani comeback epik saat jumpa rival abadi Real Madrid yaitu Barcelona. Di semifinal Liga Champions 2019-20, setelah tertinggal 3-0 di leg pertama, pasukan Jurgen Klopp berbalik menang 4-0 di leg kedua di Anfield.