Fokus Matchday, Guardiola Abaikan Messi

Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City pada 2023, ke Mana Selanjutnya?  Halaman all - Kompas.com

Pada Liga Champions 2021-2022, Manchester City menempati Grup A bersama Paris Saint-Germain (PSG), RB Leipzig, dan Club Brugge. Hal tersebut berarti Pep Guardiola akan bereuni dengan mantan pemain bintangnya di Barcelona, Lionel Messi . Namun, Guardiola, menanggapi dingin peluang dirinya bertemu kembali dengan Lionel Messi, pada Liga Champions.

Sebelumnya dahulu Pep Guardiola dan Lionel Messi sama-sama memperkuat Barcelona dari 2008 hingga 2012. Guardiola hengkang lebih dulu pada 2012 ke Bayern Muenchen, sebelum pindah ke Manchester City pada 2016.

Sedangkan Messi bertahan hingga 2021 sebelum pindah ke PSG, namun Guardiola tidak memikirkan soal pertemuan kembali dengan La Pulga karena memilih untuk fokus ke laga matchday 1 melawan RB Leipzig di Stadion Etihad, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

“Pertandingan tersulit yang akan kami hadapi adalah melawan RB Leipzig. Laga pertama adalah yang paling menantang,” kata Guardiola seperti dikutip dari Dailymail.

“Saya tidak memikirkan sekalipun soal PSG. Semua tim yang Manchester City pada fase grup akan sangat sulit.”

“RB Leipzig terus berkembang di Jerman. Betul, Bayern Muenchen tak terhentikan, tetapi RB Leipzig bersaing ketat dengan Borussia Dortmund mengandalkan kualitas yang mereka punya.”

“Pertandingan kontra RB Leipzig akan menjadi ujian yang bagus untuk Man City. Sangat penting untuk kami menjalani tes ini sesuai gaya main pada hari Sabtu di Liga Inggris,” tutur Guardiola.

Messi Pergi Kini Pemain-Pemain Ini Punya Kesempatan Untuk Uji Kemampuan Di Barcelona

Kepergian tersebut memberikan efek kepada para pemain-pemain yang akan terbebaskan.Krisis finansial membuat manajemen Barca tidak mampu membayar gaji Messi, meski ia sudah bersedia mengalami pemangkasan.

Akhirnya kini Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain. Antoine Griezmann menyusul kepergiannya di hari terakhir bursa transfer dengan pulang ke Atletico Madrid.

Kini Barca mempunyai Memphis Depay, Ansu Fati, hingga Ousmane Dembele untuk mencoba mengisi posisi yang ditinggalkan Messi. Pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann memperkirakan kepergiaan Messi akan memberikan keleluasaan lebih besar untuk sejumlah pemain Barcelona.

Barcelona akan menjadi lawan pertama Bayern Munich di fase grup Liga Champions musim ini. Keduanya tergabung di Grup E bersama Benfica dan Dinamo Kiev.

“Seorang pemain besar sudah pergi, seseorang yang menaruh jejaknya di klub selama bertahun-tahun. Messi punya pengaruh besar di dalam dan luar lapangan, juga di ruang ganti,” ungkap Julian Nagelsmann dikutip Marca.

“Dia juga membuat keputusan-keputusan organisasi, yang membuat saya berpikir bahwa akan ada pemain-pemain yang sekarang akan lebih terbebaskan, mengisi posisi-posisi yang dia dulu tempati.”

“Dia pemain kelas dunia yang tahu bagaimana caranya menentukan laga sendirian. Tim manapun lebih baik dengan Messi ketimbang tanpanya,” ujar Julian.

Ingat Faks Messi Minta Dijual Tahun Lalu? Begini Ternyata Isinya

The Transfer Request Lionel Messi Sent To Barcelona Has Been 'Leaked'  Online - SPORTbible

Pada bursa musim panas tahun lalu masih ingat dalam benak kita ketika Lionel Messi menggemparkan dunia sepak bola. Ia mengirimkan sebuah faks berisikan surat permintaan kepada Barcelona untuk melepasnya ke klub lain sebelum bursa transfer ditutup.

Messi mengirimkan faks tersebut beberapa pekan setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions 2019/20. Efek dari cara mereka tersingkir dengan sangat menyakitkan, di mana klub berjuluk Blaugrana tersebut dipermalukan Bayern Munchen 2-8.

Setelah faks Messi beredar luas di tengah masyarakat, nama pemain asal Argentina itupun berulang kali dikaitkan dengan klub papan atas seperti Manchester City. Namun pada akhirnya, ia bertahan karena Barcelona kekeuh enggan melepasnya.

Messi mengungkapkan bahwa keinginannya meninggalkan Camp Nou pada saat itu didasari ketidaksukaannya pada sang presiden, Josep Maria Bartomeu. Ia merasa kalau janji-janji yang diberikan Bartomeu kepadanya tidak ditepati. 

Ketika Joan Laporta datang menggantikan Bartomeu, Messi pun berubah pikiran dan bersedia bertahan. Ia dikabarkan mantap untuk menandatangani kontrak baru dan bahkan memangkas gajinya hingga 50 persen.

Ironisnya, Messi tak bisa bertahan di Barcelona. Aturan salary cap yang ditetapkan La Liga menghalangi Barcelona untuk bisa mengikat peraih enam trofi Ballon d’Or tersebut dengan kontrak baru.

Messi pun dengan terpaksa akhirnya harus meninggalkan Camp Nou untuk pertama kalinya. Ia kemudian memilih PSG sebagai labuhan berikutnya, dan mengikat diri dalam kontrak berdurasi dua tahun.

Publik mungkin sudah lupa dengan faks yang berisikan niatan Messi meninggalkan Barcelona, dan Mundo Deportivo membuat mereka kembali mengingatnya. Baru-baru ini, mereka merilis salinan faks Messi yang dikirimkan ke Bartomeu tahun lalu.

Isi Faks Messi

Faks tersebut berisikan: “Sesuai dengan ketentuan klausul 3.1. dari kontrak 25 November 2017, saya menyatakan kepada Anda kesediaan saya untuk memutuskan kontrak kerja saya sebagai pesepakbola profesional dengan tanggal efektif 30 Agustus 2020.”

Messi juga menyinggung soal klausul kontrak yang membuat dirinya bisa meninggalkan Barcelona sebelum 10 Juni 2020. “Tanpa komunikasi sebelumnya dengan klub yang dilakukan sebelum 10 Juni 2020, tanpa hak apa pun untuk FC Barcelona.”

“Klausul tersebut di atas harus ditafsirkan sesuai dengan keadaan luar biasa di mana musim kompetisi sepak bola 2019-2020 telah berlangsung, karena Keadaan Waspada dan situasi force majeure yang berasal dari pandemi Covid-19.”

“Karena pengecualian ini, musim kompetisi 2019-2020 berakhir kemarin, tanpa mengurangi itu untuk tim kami, penyelesaian ini akan terjadi pada 15 Agustus, ketika kami kembali ke Barcelona setelah tersingkir dari Liga Champions pada malam 14 Agustus,” lanjut pernyataan Messi.

“Bagaimanapun, dalam waktu 10 hari setelah akhir musim kompetisi, dan dengan mematuhinya, persyaratan yang disepakati untuk melaksanakan klausul 3.1., sesuai dengan konten materi dari perjanjian kami, yang harus ditafsirkan sesuai dengan keadaan luar biasa musim 2019-20, saya menggunakan hak saya untuk mengakhiri kontrak yang berlaku mulai tanggal 30 Agustus 2020, dengan konsekuensi yang diatur dalam ketentuan 3.1 tersebut di atas.

“Hormat kami, Lionel Andrés Messi.”

Setelah Juara Liga Champions Bersama PSG, Messi Akan Balik ke Barcelona

Debut Messi di PSG Bikin Herrera 'Ge-er'

Lionel Messi diprediksikan Juan Roman Riquelme akan mampu memenangkan gelar juara Liga Champions bersama PSG dengan bantuan Kylian Mbappe serta Neymar, kemudian setelah itu ia akan balik dan pensiun di Barcelona.

Awal musim ini Messi resmi hengkang dari Barcelona. Sebab raksasa La Liga itu tak bisa mengontraknya akibat bentrok dengan aturan dari La Liga. Messi tak butuh waktu lama untuk menemukan klub baru. Ia kemudian merapat ke klub kaya raya Ligue 1, PSG.

Klub yang bermarkas di Parc des Princes itu mengontraknya selama dua musim. Namun ada opsi perpanjangan setahun lagi. Kepindahan Lionel Messi ke PSG ini mendapatkan reaksi positif dari Juan Roman Riquelme. Ia bahkan mendoakan Messi agar bisa sukses di klub tersebut.

Namun Riquelme juga mengaku ia merasa bersemangat untuk melihat Messi membentuk trio mematikan di lini serang PSG bersama Kylian Mbappe dan Neymar.

“Saya berharap Messi terus menikmati Paris,” ucap Riquelme pada ESPN.

“Saya tidak tahu apakah itu aneh, tetapi kami semua senang melihatnya menikmati bermain dengan [Kylian] Mbappe dan Neymar.

Salah satu target Lionel Messi di sisa karirnya adalah untuk memenangkan trofi Liga Champions. Juan Roman Riquelme kemudian memprediksi Messi akan bisa meraih gelar juara tersebut bersama PSG.

Setelah itu, Riquelme mengklaim Messi bakal balik ke Barcelona. Ia yakin La Pulga pasti ingin mengakhiri karirnya dengan seragam Blaugrana.

“Jika mereka tidak memenangkan Liga Champions sekarang, mereka tidak akan memenangkannya,” ujarnya.

“Saya pikir Messi akan memenangkan Liga Champions bersama PSG dan pensiun di Barcelona,” tandas Riquelme.

Sebelumnya ada banyak prediksi yang menyebut bahwa Lionel Messi kemungkinan akan mengakhiri karirnya di luar Barcelona. Di antaranya di MLS atau di tanah kelahirannya di Argentina.

Ini Tanggal Mulai Debutnya Messi Bersama PSG

Harap bersabar kepada para penggemar sepakbola yang ingin segera melihat debut Lionel Messi di PSG. Pemain berjuluk La Pulga itu belum bisa melakukan debut di raksasa Prancis itu dalam waktu dekat ini.

Seperti yang sudah diketahui Messi resmi bercerai dengan Barcelona di musim panas ini. Setelah ia gagal didaftarkan ke La Liga akibat gajinya yang terlalu besar.

Pekan lalu Messi resmi mengumumkan ke mana ia akan berlabuh. Ia memutuskan pindah ke Prancis untuk bergabung dengan PSG. Banyak yang tidak sabar ingin melihat aksi Messi bersama PSG. Namun Sky Sports mengklaim bahwa Messi tidak akan debut dalam waktu dekat di PSG.

Menurut laporan tersebut, Mauricio Pochettino sengaja tidak mau buru-buru mendebutkan Messi. Ia menilai kondisi fisik Messi masih belum optimal. Karena ia sudah lama tidak berlatih pasca Copa America 2021. Ia juga ingin Messi lebih menyatu dengan rekan-rekan barunya sehingga ia tidak mau buru-buru mendebutkannya.

Laporan Sky Sports itu mengklaim bahwa Pochettino sudah menentukan tanggal debut Lionel Messi. Messi akan pertama kali bermain untuk PSG pada tanggal 29 Agustus mendatang. Ia akan dimainkan melawan Reims.

Belum diketahui apakah ia akan langsung jadi starter atau tidak, namun ia dipastikan akan debut di laga itu. PSG sendiri mengawali musim 2021/22 dengan catatan yang apik. Mereka sudah memenangkan dua laga Ligue 1 beruntun.

Neymar Sang Agen Super, Sukses Datangkan Ramos Dan Messi

Neymar Jr punya peran signifikan bagi klub tajir Liga Prancis, Paris Saint-Germain, untuk merayu Lionel Messi dan Sergio Ramos datang. PSG merekrut Messi dan Ramos secara gratis di bursa transfer musim panas ini. Awalnya kelihatan sangat mustahil, tapi dua pemain yang dikenal memiliki rivalitas sengit sebagai pentolan Barcelona dan Real Madrid dalam sejarah el clasico bisa juga bergabung dalam satu klub.

Semua ini karena andil Neymar di dalamnya. Bintang timnas Brasil itu memanfaatkan koneksi personal dengan Messi dan Ramos.

“Manuver” pertama Neymar dilancarkan buat menarik Ramos.

Defender gaek Spanyol itu sempat dilanda dilema karena tidak mendapatkan draf perpanjangan kontrak sesuai keinginan di Real Madrid. Pada 8 Juli, Ramos pun menerima pinangan PSG dengan ikatan kerja dua tahun. Pemain yang sudah bisa dikategorikan legenda Real Madrid dan timnas Spanyol itu mengakhiri afiliasi 16 tahun dengan Los Blancos.

Walau memiliki relasi sebagai rival sengit di lapangan, Ramos mengakui rayuan Neymar memperkuat niatnya pindah.

“Neymar mengirim pesan untuk meyakinkan saya datang ke Paris,” kata Ramos dalam pengakuannya saat diresmikan PSG.

“Saya sudah berbicara dengan Neymar selama 6 atau 7 tahun terakhir.”

“Walaupun faktanya dia (pernah) bermain untuk Barca dan saya di Madrid, kami selalu memiliki hubungan persahabatan luar biasa.”

“Neymar meyakinkan saya sebelum bergabung untuk PSG,” kata kolektor penampilan terbanyak di timnas Spanyol itu.

Hal sama dilakukan Neymar buat mengajak Lionel Messi datang untuk membentuk skuad super Paris Saint-Germain. Misi ini sepertinya lebih mudah secara personal mengingat kedekatan mereka sebagai mantan penyerang maut Barcelona. Kedua striker top Amerika Selatan itu bermain bersama di Barca selama 4 tahun sebelum Neymar pindah ke PSG pada 2017.

Uang senilai 222 juta euro yang dikeluarkan Paris 4 tahun silam menjadikan Neymar pemain termahal di dunia rekor yang bertahan sampai saat ini. Neymar pun beraksi di belakang layar sebagai “agen” andal, layaknya sosok makelar top sekelas Mino Raiola. Ia menunggu sampai situasi kontrak Messi benar-benar jelas di Barcelona. Bahkan sebelum itu, Neymar diberitakan sudah melancarkan “negosiasi” rahasia buat mengajaknya bereuni di Paris.

Lionel Messi berpose bersama Neymar, Leandro Paredes, Angel Di Maria, dan Marco Verratti.

“Saya sudah mengenal beberapa orang di ruang ganti (PSG) dan kami melakukan kontak tentang kepindahan saya,” kata Messi.

“Neymar tentu saja melakukan banyak hal dan berperan penting dalam keputusan saya pindah,” kata superstar berusia 34 tahun itu.

Berkat bantuan koneksi Neymar, PSG bisa menggabungkan dua kekuatan besar yang bertolak belakang di ruang ganti. Pertemuan perdana Messi dan Ramos sebagai pemain baru Paris Saint-Germain sudah terjadi pada Kamis (12/8/2021). Bukan cuma bertemu di pusat kebugaran klub, mereka ngobrol beberapa menit dan berpelukan.

Jelas ini momen langka yang menghapus memori rivalitas mereka sebagai jagoan Barcelona dan Real Madrid di el clasico. Sebuah momen langka yang kali ini akan jadi rutinitas di PSG.

“Sekarang mereka bersama dan ini adalah pemandangan menakutkan bagi seluruh sepak bola Eropa,” tulis uraian di Football Espana.

Lalu dengan dipandu Neymar, peraih 6 trofi Ballon d’Or itu menemui semua rekan baru yang ikut sesi latihan di lapangan.

Fans PSG Senang, Messi Telah Tiba di Paris

Megabintang asal Argentina Lionel Messi, pada Selasa (10/08/2021) akhirnya mendarat di Paris sore waktu setempat dan ia menyempatkan diri menyapa fans PSG yang sudah menunggunya.

Messi yang sudah dipastikan tak akan bisa bergabung lagi dengan Barcelona. Ia sudah mengucapkan salam perpisahan pada hari Minggu (08/08/2021) kemarin di Camp Nou.

Messi pun disebut-sebut akan segera gabung PSG. Bahkan klub Ligue 1 itu disebut sudah menawarinya kontrak berdurasi dua tahun. Messi akhirnya mencapai kata sepakat dengan PSG. Ia pun langsung terbang ke Paris pada hari Selasa ini.

Sebelumnya ada momen saat Lionel Messi tiba di bandara Barcelona. Ia tiba di bandara tersebut bersama istrinya, Antonela Roccuzzo dan ketiga buah hatinya.

Kini Messi telah mendarat di Paris. Momen kedatangannya direkam oleh la chaine L’Équipe.

Messi tampak menyapa ratusan fans PSG yang sudah menunggunya dalam video tersebut sejak beberapa hari terakhir. La Pulga juga tampak memakai kaos putih bertuliskan “Di sini Paris”.

Sebelumnya beredar kabar bahwa PSG sudah menawarkan kontrak berdurasi dua tahun pada Lionel Messi. Gajinya disebut mencapai sekitar 34 juta pounds per tahun.

Messi pun akan segera teken kontrak setibanya di Paris. Lalu ia akan resmi diperkenalkan sebagai pemain baru PSG pada hari Rabu besok.

Namun untuk saat ini belum diketahui jersey nomor berapa yang akan dipakai oleh Lionel Messi di PSG.

Kronologi Menjelang Detik-Detik Transfer Lionel Messi ke PSG

Berita transfer yang belakangan terus terdengar akhirnya berbuah menjadi kenyataan. Lionel Messi dipastikan resmi bergabung ke Paris Saint-Germain (PSG). Pada Selasa (10/8/2021) atau Rabu dini hari WIB, PSG mengumumkan perekrutan Lionel Messi.

Mega bintang timnas Argentina itu datang ke Les Parisiens sebagai free transfer usai gagal memperpanjang kontraknya bersama Barcelona. PSG mengikat Messi dengan kontrak berdurasi hingga Juni 2023 plus opsi perpanjangan satu tahun.

Soal gaji per musim, Messi mendapat bayaran 35 juta euro atau sekitar Rp 590,2 miliar.

Pengumuman ini tentu menjadi kabar gembira bagi suporter PSG yang sudah sangat menantikan kedatangan Messi. Setelah kabar peluang transfer sang superstar ke PSG diembuskan media dengan ditandai konferensi pers terakhir di Barcelona, ribuan fan berhamburan ke jalan.

Berikut ini rangkuman detik-detik peresmian Messi di PSG berdasarkan waktu setempat.

13.15 – Messi dan keluarganya meninggalkan rumah mereka di Castelldefels dan berangkat ke Bandara El-Prat.

13.43 – Rombongan Messi tiba di Bandara El-Prat untuk bertolak dari kota Barcelona menuju Paris.

15.39 – Pesawat Messi mendarat di Paris.

16.11 – Muncul dengan kaos putih bertuliskan ‘Ici C’est Paris’, Messi menyapa fan yang menyambutnya di Bandara Paris-Le Bourget.

16.47- Messi berangkat ke Rumah Sakit American de Neuilly untuk tes medis.

17.00 – Lewat video yang diunggah ke Twitter, PSG membocorkan ‘tipis-tipis’ soal kedatangan Messi.

18.55 – Tes medis Messi selesai, lanjut ke hotel untuk memfinalisasi birokrasi sebelum pengumuman resmi.

22.38 – RESMI, Messi pemain baru PSG.

Ingin Rekrut Messi, PSG Dilaporkan ke Komisi Eropa

Lionel Messi will leave Barcelona - LaLiga structures make deal impossible  | Transfermarkt

Paris Saint-Germain tinggal selangkah lagi mendapatkan Lionel Messi setelah pemain asal Argentina itu resmi meninggalkan Barcelona. Isu kalau Messi akan merapat ke PSG sudah muncul saat Barcelona mengumumkan kalau tidak memperpanjang kontrak sang megabintang Argentina pada Jumat (6/8/2021) dini hari WIB.

Tanda-tanda kedatangan Messi ke Paris semakin menguat setelah Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengonfirmasi kabar itu seperti dilansir dari Barca Universal. Menurut laporan itu, Joan Laporta berbicara kepada seorang penggemar yang menanyakan perihal transfer Messi. Dalam kesempatan itu Laporta mengatakan kalau Messi pasti akan bergabung dengan PSG.

“Messi akan bergabung ke Paris Saint-Germain,” kata Laporta.

“Saya berharap dia lanjut di Barcelona, tapi itu mustahil. Saya sudah melakukan yang terbaik,” kata Laporta menambahkan.

Tapi, tidak semua pihak setuju La Pulga bergabung ke PSG. Dikutip dari situs Marca, sebuah laporan masuk ke Komisi Eropa atau European Commission. Komisi Eropa merupakan badan yang membantu Uni Eropa menyusun strategi dan kebijakan baru, serta mengawasi penerapannya. Komplain itu ditandatangani Juan Branco yang mewakili anggota klub Barcelona.

Isinya adalah keberatan ke komisi itu perihal wacana PSG untuk menghadirkan Lionel Messi. Pengaduan itu didasarkan dari data finansial. Pihak yang mengajukan protes menilai aturan Financial Fair Play seharusnya melarang PSG merekrut Messi.

“Rasio PSG soal Financial Fair Play lebih buruk dari Barcelona,” tulis pernyataan dari Juan Branco.

“Pada musim 2019-2020, 99 persen pendapatan PSG digunakan untuk menggaji pemain.”

“Sebagai perbandingan, Barcelona hanya menggunakan 54 persen total pendapatan untuk sektor gaji pemain,” lanjut pernyataan itu.

Laporan itu terindikasi untuk mencegah Messi berganti seragam klub. Tapi, kalau mengacu pada perkembangan situasi transfer pemain berusia 34 tahun itu, maka kecil kemungkinan protes yang diajukan bisa membuat perbedaan. Pasalnya, Barcelona sendiri sudah menyatakan tidak bisa mengajukan kontrak baru untuk Messi. Lionel Messi pun sudah resmi berpamitan dalam konferensi pers pada Minggu (8/8/2021) WIB.

“Saya sudah melakukan semuanya untuk bertahan, tapi keadaan tidak memungkinkan,” kata Messi dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Barca TV.

“Hal ini akan menjadi perubahan sulit buat keluarga saya karena kami sudah tinggal di sini sangat lama. Tapi, kami harus melakukannya,” kata Messi lagi.

Selama 17 tahun mengabdi untuk tim senior Blaugrana, Messi membantu memberi 34 gelar. Pemilik enam Ballon d’Or itu juga meninggalkan Camp Nou dengan status sebagai top scorer sepanjang masa Barcelona lewat torehan 672 gol di berbagai ajang.

Inilah Alasan Messi Tinggalkan Barcelona

Messi to leave Barcelona due to 'financial obstacles' -club statement |  Reuters

Barcelona menyampaikan kabar yang sukses mencengangkan banyak penikmat sepak bola. Mereka memastikan kalau sang bintang, Lionel Messi, tidak akan memperpanjang kontraknya di Camp Nou. Pihak klub mengeluarkan pernyataan resmi soal ini pada Jumat (6/8/2021) dini hari. Padahal, sejumlah laporan meyakini kalau Messi akan membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru sebelum Barcelona bertemu Juventus di Joan Gamper Trophy.

Dengan begitu, Messi berstatus tanpa klub. Status ini sejatinya sudah melekat pada peraih enam trofi Ballon d’Or itu sejak 1 Juli 2021, mengingat kontrak sebelumnya telah berakhir. Tapi Barcelona, dalam beberapa kesempatan, mengatakan kepada publik soal keyakinannya mengikat Messi dengan perjanjian baru. Bahkan di tengah-tengah krisis finansial yang tengah dialami saat ini.

Mengapa Barcelona dan Messi batal memperpanjang kerja sama? Itulah pertanyaan yang terlintas di benak publik saat klub mengumumkan kabar mengejutkan itu lewat situs resminya. Baik Messi maupun presiden Barcelona, Joan Laporta, serta Ronald Koeman selaku pelatih belum memberikan pernyataan seputar ini. Alhasil, muncul beberapa dugaan soal alasan Messi batal bergabung kembali dengan Blaugrana.

Reporter SportItalia, Gianluigi Longari, mengklaim kalau Messi tidak puas dengan tim yang dibangun Koeman. Secara spesifik, ia diketahui kecewa dengan kegagalan Barcelona merekrut rekan setimnya di Timnas Argentina, Cristian Romero. Romero tampil impresif bersama Atalanta pada musim lalu. Ia melanjutkan performa bagusnya saat tampil dalam ajang Copa America pada bulan Juni sampai Juli kemarin, sehingga Timnas Argentina bisa keluar sebagai juara.

Berkat itu, Romero meraih kesempatan meraih kerasnya persaingan Premier League bersama Tottenham. Raksasa Inggris itu diketahui sedang dalam perjalanan menuju London untuk menyelesaikan kepindahannya. Sebelumnya, Barcelona sempat dikabarkan ingin membajak transfer Romero ke Tottenham. Sayang krisis ekonomi yang melanda membuat mereka hanya mampu melemparkan proposal pinjaman dengan opsi pembelian di akhir musim.

Longero melanjutkan, kalau Messi begitu terkesan dengan performa Romero sampai meminta Barcelona untuk membawanya ke Camp Nou sesegera mungkin. Tapi pada akhirnya, Romero memilih melanjutkan karirnya di Inggris.

Masalah berikutnya berkaitan dengan finansial. Seperti yang diketahui, Barcelona mengalami kendala dengan salary cap. Anggaran gaji mereka jauh melampaui batas yang ditetapkan La Liga dalam regulasi itu. Pihak klub sudah melakukan usaha bernegosiasi dengan penyelenggara La Liga agar mau melonggarkan regulasi itu. Tapi sang presiden, Javier Tebas, berulang kali memberi jawaban penolakan.

Barcelona pun jadi tidak mampu mendaftarkan Messi ke dalam skuatnya untuk musim 2021/22 mendatang. Bahkan walaupun Messi sudah rela menerima pemangkasan gaji sebesar 50 persen dalam kontrak barunya.

Masalah berikutnya berkaitan dengan investasi CVC pada La Liga dengan nominal yang sangat masif, yaitu mencapai tiga miliar euro. Hasil penjualan saham 10 persen ini rencananya akan La Liga bagikan kepada setiap peserta La Liga. Barcelona dan Real Madrid masing-masing mendapatkan jatah 280 juta euro dari kesepakatan itu. Pemasukan yang besar membuat batas gaji kedua tim jadi lebih longgar. Seharusnya, Barcelona bisa mendaftarkan Messi ke dalam skuatnya.

Tapi investasi CVC pada La Liga membuat pihak klub tidak senang. Mereka menganggap ini sebagai langkah dari La Liga untuk menghancurkan impiannya melangsungkan European Super League bersama Real Madrid dan Juventus. Ketiga klub itu menjadikan kendala finansial sebagai alasan untuk kukuh menjalankan European Super League. Dengan adanya bantuan dari La Liga, mereka pun jadi tidak punya dalih lagi untuk menyelenggarakan kompetisi yang sempat kontroversial itu.