Nasibnya Buruk Di Barcelona, Samuel Umtiti Dapat Dukungan Dari Gerard Pique

Samuel Umtiti

Barcelona pada musim ini banyak melakukan perombakan terhadap timnya, salah satunya dengan melepas beberapa pemainnya. Diantaranya yang masuk dalam daftar jual adalah Samuel Umtiti untuk mengurangi beban gaji Barcelona.

Bek senior Blaugrana, Gerard Pique memberikan dukungan kepada Samuel Umtiti yang saat ini tidak diinginkan oleh Barca.

Umtiti tidak mau pergi dan tetap ngotot mau bermain untuk Barcelona.Dirinya juga minim kesempatan bermain di bawah arahan pelatih Ronald Koeman .Keputusan Umtiti untuk bertahan menjadi menjengkelkan untuk fans Barca.

Umtiti mendapatkan ejekan dari para suporter Barca, pada saat dirinya masuk dalam daftar pemain Barcelona saat melawan Getafe pada akhir Agustus.Dalam laga tersebut dirinya hanya cuma duduk manis di bench.

“Umtiti memenuhi kontrak dengan semua kewajiban. Orang-orang harus berempati. Sikapnya sempurna. Dia tidak pernah melewatkan sesi pelatihan. Memangnya siapa yang menandatangani kontrak? Seorang presiden yang dipilih oleh anggota,” kata Pique yang dikutip oleh Marca.

Pique menegaskan bahwa bakal melakukan hal seperti Umtiti jika berada di klub lain.

“Mengapa kita harus bersiul kepadanya? Ada banyak orang telah berada di perusahaan ini selama 30 tahun dan tidak melakukan apa-apa. Jika saya berada di klub lain, misalnya (Manchester) United, saya akan melakukan hal yang sama seperti Umtiti. Setiap situasi berbeda. Saya hanya meminta orang untuk berempati,” ujar Pique.

Menurut Pique Barcelona Butuh Waktu Untuk Kembali Membaik

Saat ini Barcelona sedang dihadapkan dengan kondisi keuangan yang pelik, sehingga mereka harus melepas beberapa pemainya dan kehilangan pemain bintangnya.Salah satu penyebabnya adalah besarnya hutang mereka dan imbas dari covid-19.

 

Gerard Pique, sang bek berharap klubnya itu bisa berada di posisi sip dalam waktu lima atau 10 tahun lagi.Barcelona dengan terpaksa harus memangkas gaji pemain secara besar-besaran. Mereka juga harus melepas beberapa pemain demi bisa menyelamatkan klub.

Salah satunya adalah Lionel Messi yang menjadi saksi dari hancurnya keuangan Barcelona. Dirinya terimbas sehingga harus direlakan pergi ke Paris Saint-Germain. Josep Bartomeu selaku mantan presiden klub mungkin menjadi orang yang paling disalahkan dalam kasus ini.

“Saya tidak bisa mengatakan apakah dia (Bartomeu) yang terburuk,” kata Pique yang dikutip oleh Marca.

“Dari apa yang saya jalani, dia pasti masuk dalam kategori di sana. Kita semua bersalah tetapi memang benar bahwa klub belum pergi ke tempat yang diinginkan semua orang Catalan. Sekarang saya berharap dan bersemangat lima atau sepuluh tahun ke depan akan menjadi sangat baik untuk Barcelona,” Pique melanjutkannya.

Pique menilai bahwa Laporta butuh waktu membangun Barcelona dan salah satu caranya dengan mempertahankan pelatih Ronald Koeman.

“Joan (Laporta) membutuhkan lebih banyak waktu untuk refleksi dan akhirnya memilih Koeman. Sekarang dia adalah pelatih yang ideal,” ujar Pique menegaskan.

Ansu Fati Mau Pakai Nomor 10 Setelah Dapat Ijin Dari Kapten Barcelona

Selama membela Barcelona Lionel Messi mengenakan jersey dengan nomor punggung 10 sejak musim 2008/2009.Untuk menghormati Messi para penggemar meminta agar nomor 10 tersebut diistirahatkan.Namun, gagasan tersebut berbenturan dengan peraturan Liga Spanyol.

 

Kini nomor punggung 10 milik Lionel Messi di Barcelona diwarisi oleh Ansu Fati. Sebelumnya striker berusia 18 tahun tersebut sempat memakai nomor punggung 22 dan 17.

Presiden Barcelona Joan Laporta berbagi cerita tentang seragam nomor 10 yang kini jadi milik Ansu Fati. Ansu Fati mau menerimanya asal mendapat izin dari para kapten Barcelona,Sergio Busquets. Sementara tiga wakil kapten Barcelona adalah Gerard Pique, Sergi Roberto, dan Jordi Alba.

“Itu tindakan yang berani darinya. Faktanya, ketika itu diberikan kepadanya, dia bilang di akan memakai no 10 kalau para kapten memberinya izin,” ujar Laporta kepada Esport3 seperti dilansir Sport.

“Juga, berkat itu, kami bisa menggunakan posisi lain di tim utama, karena nomor itu punya beban bebas dan secara logis, tidak ada yang mau mengambilnya,” imbuhnya.

Ansu Fati melakukan debutnya di tim utama Barcelona pada Agustus 2019 saat masih berusia 16 tahun. Hingga kini, dia mencatatkan 43 kali penampilan bersama Blaugrana dan mencetak 13 gol, dirinya diprediksi akan menjadi pemain hebat dimasa mendatang.

Messi Pergi Kini Pemain-Pemain Ini Punya Kesempatan Untuk Uji Kemampuan Di Barcelona

Kepergian tersebut memberikan efek kepada para pemain-pemain yang akan terbebaskan.Krisis finansial membuat manajemen Barca tidak mampu membayar gaji Messi, meski ia sudah bersedia mengalami pemangkasan.

Akhirnya kini Messi bergabung dengan Paris Saint-Germain. Antoine Griezmann menyusul kepergiannya di hari terakhir bursa transfer dengan pulang ke Atletico Madrid.

Kini Barca mempunyai Memphis Depay, Ansu Fati, hingga Ousmane Dembele untuk mencoba mengisi posisi yang ditinggalkan Messi. Pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann memperkirakan kepergiaan Messi akan memberikan keleluasaan lebih besar untuk sejumlah pemain Barcelona.

Barcelona akan menjadi lawan pertama Bayern Munich di fase grup Liga Champions musim ini. Keduanya tergabung di Grup E bersama Benfica dan Dinamo Kiev.

“Seorang pemain besar sudah pergi, seseorang yang menaruh jejaknya di klub selama bertahun-tahun. Messi punya pengaruh besar di dalam dan luar lapangan, juga di ruang ganti,” ungkap Julian Nagelsmann dikutip Marca.

“Dia juga membuat keputusan-keputusan organisasi, yang membuat saya berpikir bahwa akan ada pemain-pemain yang sekarang akan lebih terbebaskan, mengisi posisi-posisi yang dia dulu tempati.”

“Dia pemain kelas dunia yang tahu bagaimana caranya menentukan laga sendirian. Tim manapun lebih baik dengan Messi ketimbang tanpanya,” ujar Julian.

Ingat Faks Messi Minta Dijual Tahun Lalu? Begini Ternyata Isinya

The Transfer Request Lionel Messi Sent To Barcelona Has Been 'Leaked'  Online - SPORTbible

Pada bursa musim panas tahun lalu masih ingat dalam benak kita ketika Lionel Messi menggemparkan dunia sepak bola. Ia mengirimkan sebuah faks berisikan surat permintaan kepada Barcelona untuk melepasnya ke klub lain sebelum bursa transfer ditutup.

Messi mengirimkan faks tersebut beberapa pekan setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions 2019/20. Efek dari cara mereka tersingkir dengan sangat menyakitkan, di mana klub berjuluk Blaugrana tersebut dipermalukan Bayern Munchen 2-8.

Setelah faks Messi beredar luas di tengah masyarakat, nama pemain asal Argentina itupun berulang kali dikaitkan dengan klub papan atas seperti Manchester City. Namun pada akhirnya, ia bertahan karena Barcelona kekeuh enggan melepasnya.

Messi mengungkapkan bahwa keinginannya meninggalkan Camp Nou pada saat itu didasari ketidaksukaannya pada sang presiden, Josep Maria Bartomeu. Ia merasa kalau janji-janji yang diberikan Bartomeu kepadanya tidak ditepati. 

Ketika Joan Laporta datang menggantikan Bartomeu, Messi pun berubah pikiran dan bersedia bertahan. Ia dikabarkan mantap untuk menandatangani kontrak baru dan bahkan memangkas gajinya hingga 50 persen.

Ironisnya, Messi tak bisa bertahan di Barcelona. Aturan salary cap yang ditetapkan La Liga menghalangi Barcelona untuk bisa mengikat peraih enam trofi Ballon d’Or tersebut dengan kontrak baru.

Messi pun dengan terpaksa akhirnya harus meninggalkan Camp Nou untuk pertama kalinya. Ia kemudian memilih PSG sebagai labuhan berikutnya, dan mengikat diri dalam kontrak berdurasi dua tahun.

Publik mungkin sudah lupa dengan faks yang berisikan niatan Messi meninggalkan Barcelona, dan Mundo Deportivo membuat mereka kembali mengingatnya. Baru-baru ini, mereka merilis salinan faks Messi yang dikirimkan ke Bartomeu tahun lalu.

Isi Faks Messi

Faks tersebut berisikan: “Sesuai dengan ketentuan klausul 3.1. dari kontrak 25 November 2017, saya menyatakan kepada Anda kesediaan saya untuk memutuskan kontrak kerja saya sebagai pesepakbola profesional dengan tanggal efektif 30 Agustus 2020.”

Messi juga menyinggung soal klausul kontrak yang membuat dirinya bisa meninggalkan Barcelona sebelum 10 Juni 2020. “Tanpa komunikasi sebelumnya dengan klub yang dilakukan sebelum 10 Juni 2020, tanpa hak apa pun untuk FC Barcelona.”

“Klausul tersebut di atas harus ditafsirkan sesuai dengan keadaan luar biasa di mana musim kompetisi sepak bola 2019-2020 telah berlangsung, karena Keadaan Waspada dan situasi force majeure yang berasal dari pandemi Covid-19.”

“Karena pengecualian ini, musim kompetisi 2019-2020 berakhir kemarin, tanpa mengurangi itu untuk tim kami, penyelesaian ini akan terjadi pada 15 Agustus, ketika kami kembali ke Barcelona setelah tersingkir dari Liga Champions pada malam 14 Agustus,” lanjut pernyataan Messi.

“Bagaimanapun, dalam waktu 10 hari setelah akhir musim kompetisi, dan dengan mematuhinya, persyaratan yang disepakati untuk melaksanakan klausul 3.1., sesuai dengan konten materi dari perjanjian kami, yang harus ditafsirkan sesuai dengan keadaan luar biasa musim 2019-20, saya menggunakan hak saya untuk mengakhiri kontrak yang berlaku mulai tanggal 30 Agustus 2020, dengan konsekuensi yang diatur dalam ketentuan 3.1 tersebut di atas.

“Hormat kami, Lionel Andrés Messi.”

Koeman Harus Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga Atau Dipecat

Kejam! Laporta Terang-terangan Minta Koeman Jadi 'Cadangan' di Barcelona

Ronald Koeman mengemban sebuah misi sulit di musim 2021/22. Ia diultimatum wajib membawa Barcelona untuk menjadi Juara La Liga musim 2021/22. Menggantikan Quique Setien untuk menjadi juru taktik El Blaugrana. Koeman saat ini memasuki tahun keduanya sebagai manajer Barcelona.

Dilansir Cadena SER, Koeman mendapatkan tugas yang berat di musim ini. Ia ditargetkan membawa Barcelona juga La Liga. Di musim perdananya, prestasi Koeman cukup apik. Ia membawa Barcelona finish di peringkat tiga La Liga dan memenangkan trofi Copa Del Rey.

Menurut laporan tersebut, Presiden Barcelona Joan Laporta sendiri yang memberikan ancaman itu kepada Koeman. Sang Presiden menilai keuangan Barcelona saat ini sedang ambruk. Jadi mereka butuh stimulus agar bisa bangkit dari keterpurukan itu.

Di mata manajemen Barcelona, Menjadi juara La Liga itu adalah kuncinya. Jadi mereka menargetkan Koeman untuk membawa El Blaugrana jadi juara. Laporan itu mengklaim bahwa keberhasilan Barcelona di La Liga akan mempengaruhi kontrak Koeman.

Kontrak Koeman di Barcelona akan habis di akhir musim nanti. Manajemen Barcelona menegaskan mereka tidak akan memperpanjang kontrak Koeman jika Barcelona gagal jadi juara.

Jadi mau tidak mau Koeman harus berjuang sekuat tenaga menjadikan El Blaugrana juara La Liga musim ini.

Barcelona mengawali musim 2021/22 dengan catatan yang cukup apik. Mereka berhasil menempati peringkat empat klasemen sementara dengan raihan dua kememangan dna satu hasil imbang.

Barcelona Payah, Menang Susah Payah Lawan Getafe

Keinginan Ronald Koeman di Barcelona: Coutinho Bertahan, 3 Pemain Harus  Keluar - Tribunnews.com Mobile

Barcelona berjuang dengan susah payah hanya untuk mampu meraih kemenangan dari Getafe dalam duel lanjutan La Liga 2021/22, Senin (30/8/2021). Barca menang tipis dengan skor 2-1.

Walau menang tipis tetap saja mendapatkan 3 poin, sehingga skor tersebut tidak terlalu berarti bagi Barca. Namun, Ronald Koeman juga menyadari bahwa timnya kesulitan memetik kemenangan.

Pada babak pertama Barca mampu bermain cantik, tapi babak kedua level permainan mereka merosot. Permainan Barca tidak seperti seharusnya, beruntung mereka tidak berakhir kalah.

Koeman mengakui langsung bahwa permainan timnya kurang maksimal. 

Koeman mengakui laga kontra Getafe berjalan lebih sulit dari ekspektasi, tapi baginya tidak ada masalah dengan itu. Dia mengakui Getafe bermain baik dan kemenangan 2-1 ini layak.

“Wajar untuk kesulitan dalam sepak bola. Anda tidak akan selalu bermain di level Anda,” buka Koeman kepada Marca.

“Pertandingan ini berjalan dengan tempo rendah jika dibandingkan dengan laga kontra Real Sociedad, tetapi ini juga karena Getafe menekan kami dengan baik.”

Koeman kembali menegaskan pentingnya mendapat 3 poin. Barca boleh bermain buruk dan tidak di level seharusnya, tetapi mereka tetap bisa menang, ini sudah jauh lebih baik dari musim lalu.

“Dalam pertandingan seperti hari ini, musim lalu kami kehilangan poin dan kali ini kami menang. Ini sangatlah penting,” sambung Koeman.

“Saya sangat senang dengan 3 poin ini. Pertandingan berjalan sulit dan kami tahu caranya menderita.”

Pentingnya kemenangan kali ini terletak dari perjuangan para pemain. Koeman tahu timnya telah membuktikan kualitas mental mereka dengan melewati laga alot seperti ini.

“Permainan dengan bola kami belum terlalu bagus. Secara psikologis, kemenangan ini sangat penting. Kami tahu caranya menderita dan bermain untuk menang,” tutup Koeman.

Umtiti Mau Dilepas Barcelona Secara Gratis, Siang Berminat?

Umtiti Disoraki Fans Barca, Dianggap Andil atas Perginya Messi?

Raksasa La Liga Barcelona dikabarkan begitu ngebet ingin melepas Samuel Umtiti sampai-sampai mereka rela membiarkannya pergi secara gratis. Barcelona berusaha bersih-bersih skuat. Mereka melepas sejumlah pemain yang sekiranya bisa meringankan beban gaji klub.

Beberapa pemain sudah dilepas. Di antaranya Junior Firpo dan Jean-Clair Todibo. Masih ada beberapa pemain lainnya yang sekarang berusaha mereka depak dari Camp Nou. Di antaranya adalah Miralem Pjanic dan Umtiti.

Barcelona sudah cukup lama disebut akan segera melepas Samuel Umtiti. Apalagi pemain Prancis itu sudah tidak mendapat kesempatan bermain reguler di Camp Nou. Tapi sampai saat ini Umtiti masih bertahan di Barcelona. Sekarang klub Catalan itu disebut begitu ngebet untuk segera melepasnya, sampai-sampai mereka rela menggratiskan transfernya.

Kabar itu dilansir oleh Diario Sport. Barca berharap Umtiti bisa lekas pergi sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup. Laporan itu menyebut Umtiti juga siap pergi. Tapi ia pilih-pilih klub karena hanya ingin membela klub yang bermain di Liga Champions.

Laporan itu juga menyebutkan kalau sebenarnya sudah ada klub yang tertarik untuk merekrut Samuel Umtiti. Keduanya berasal dari Prancis. Mereka adalah Nice dan AS Monaco. Dari kedua klub itu, Monaco-lah yang bermain di Liga Champions namun mereka harus merangkak lebih dahulu dari babak kualifikasi. Sebelum ini, Samuel Umtiti sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elit Eropa. Di antaranya Manchester United, AC Milan, sampai Arsenal.

Menurut Koeman Memphis Depay Sudah Tampil Bagus Harusnya Barcelona Bisa Menang

Memphis Depay Selamatkan Barcelona Dari Kekalahan Di Kandang Athletic  Bilbao | Goal.com

Carlo Ancelotti, Pelatih Real Madrid mengaku ia menarik keluar Isco di tengah pertandingan lawan Levante semata hanya karena ia ingin memasukkan pemain yang lebih segar saja. Madrid bermain tanpa Luka Modric saat bertamu ke markas Levante. Pemain asal Kroasia itu mengalami cedera.

Ancelotti pun akhirnya memilih memainkan Isco. Pemain 29 tahun itu ternyata mampu tampil ciamik. Isco membantu Madrid unggul di babak pertama. Sayangnya situasi berubah di babak kedua. Hal itu membuat Carlo Ancelotti harus beradaptasi dengan taktik Levante. Ia lalu menarik sejumlah pemain, salah satunya adalah Isco.

Keputusan ini disambut dengan kritikan karena dianggap tidak tepat. Carlo Ancelotti akhirnya angkat bicara dan mengatakan ia menarik keluar Isco bukan karena masalah personal tapi semata hanya karena ingin menjaga agar skuatnya dalam kondisi bugar.

“Lineup awal yang memulai permainan tidak akan pernah bermain sampai akhir. Saya ingin menggunakan lima pemain pengganti karena saya dapat menempatkan orang yang lebih segar,” kata Ancelotti seperti dilansir Football Espana.

“Asensio sudah tampil dengan sangat baik untuk saya. Isco, Gareth, dan Hazard memiliki permainan yang bagus,” kata Ancelotti.

Real Madrid sempat tertinggal dua kali dari Levante. Tapi dua kali juga mereka mampu menyamakan kedudukan. Semua itu terjadi berkat aksi ciamik Vinicius Junior. Carlo Ancelotti pun tidak sungkan memberikan pujian pada pemain muda asal Brasil itu.

“Vinicius Jr. punya kualitas dan dia sangat cepat. Apakah dia pencetak gol hebat? Saya tidak tahu, sebab dia menikmati kesempatan bermain melebar,” kata Ancelotti pada Realmadrid.com.

“Ia harus mencetak gol sama seperti gol pertamanya, yaitu dengan melewati lawan, karena ia lebih cepat dari lawan-lawannya,” kata Ancelotti.

Dengan hasil imbang lawan Levante itu, Real Madrid sekarang mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Pasukan Carlo Ancelotti sekarang berada di posisi kedua klasemen sementara La Liga 2021-22 dengan raihan empat angka dari dua pertandingan.

Kualitas Mbappe Bagus Tapi Akan Mendatangkan Masalah Buat Real Madrid

Saga Transfer Mbappe Memanas! Sang Bintang Ingin Segera ke Real Madrid

Kemungkinan kedatangan Kylian Mbappe ke Real Madrid membuat fans bersemangat. Tapi, ada risiko besar yang juga menyertai Mbappe andai jadi ke Madrid. Musim panas ini Los Blancos terbilang pasif di bursa transfer, lebih banyak melepas pemain daripada merekrut pemain baru. Kabarnya, Madrid sengaja menunggu dan menyiapkan uang untuk pembelian Mbappe.

PSG berikeras tidak mau menjual Mbappe, tapi situasinya menguntungkan Madrid karena kontrak penyerang Prancis itu tersisa setahun lagi. Seharusnya Madrid masih bisa mendesak PSG. Kedatangan Mbappe akan luar biasa, ketajaman lini serang Madrid mungkin bertambah. Tapi, menurut Marca, Mbappe akan memanaskan persaingan lini depan. Mbappe dan Benzema sudah pasti bermain, artinya hanya tersisa satu spot yang direbutkan 5 pemain.

Hazard dan Vinicius

Hal pertama yang mengundang keraguan adalah bagaimana nasib Eden Hazard. Hazard biasa bermain di sisi kiri, tapi di posisi itu pula Mbappe paling berbahaya bagi lawan. Masalah yang sama juga dialami Vinicius Junior. Dia paling nyaman bermain di kiri. Kedua pemain ini bisa digeser ke kanan, tapi kontribusi mereka tidak akan maksimal. Mbappe penyerang serbabisa yang mampu mengisi setiap posisi di lini serang. Tapi, musim lalu dia hanya empat kali bermain di sayap kanan.

Bale dan Asensio

Gareth Bale dan Marco Asensio sama-sama nyaman bermain di sisi kanan. Mereka adalah dua penyerang dengan dominan kaki kiri yang, bermain sebagai inverted winger yang siap menusuk ke dalam. Persaingan antara dua pemain ini saja sudah sangat ketat. Keduanya bisa bergantian bermain, saling menggeser posisi satu sama lain. Kedatangan Mbappe akan menambah rumit persaingan itu. Asensio dan Bale harus bermain sempurna di sayap kanan.

Rodrygo

Nah panasnya persaingan antar-penyerang itu mungkin paling merugikan bagi Rodrygo Goes. Winger muda Madrid ini tidak banyak mendapatkan kesempatan sejak musim lalu. Rodrygo bahkan harus berjuang bersaing dengan Bale dan Asensio, artinya kedatangan Mbappe akan semakin mempersulit posisinya. Bahkan, bukan tidak mungkin kedatangan Mbappe berarti Madrid akan menjual salah satu winger muda mereka. Rodrygo mungkin jadi salah satu pemain yang dikorbankan.