Apa Sebabnya Xavi Tolak Barcelona Sampai Dua Kali

Xavi Hernandez, mantan kapten Barcelona, tampil cemerlang bersama klub Qatar, Al-Sadd. Pria Spanyol berusia 41 tahun itu membawa Al-Sadd menuai 6 gelar hanya dalam dua tahun sejak dilantik sebagai pelatih pada 2019.

Sehingga tidak mengherankan apabila Barca tertarik untuk memulangkan Xavi ke Camp Nou guna memandu tim di balik kemudi. Sebelumnya Xavi terus-terusan dihubungkan dengan sang mantan hingga tengah tahun ini saat klub-klub lain gencar melakoni revolusi di bench.

Kepada La Vanguardia, legenda Liga Spanyol tersebut mengungkapkan Barcelona memang ngebet ingin merekrutnya. Beberapa waktu lalu, sempat heboh berita Xavi bakal menggantikan posisi Ronald Koeman ketika dirinya tepergok mendarat di bandara Barcelona.

Posisi Koeman saat itu memang sedang dalam sorotan seturut belum adanya kepastian dia bakal dipertahankan atau didepak Barca. Namun, Xavi menegaskan kedatangannya kembali ke Spanyol hanya untuk berlibur.

Dia menyadari munculnya euforia soal gosip kepulangannya ke Camp Nou. Namun, bukan karena tidak sayang, Xavi menilai belum saatnya dia menerima pekerjaan sebagai pelatih Barcelona.

Pelatih Al-Sadd yang juga legenda Barcelona, Xavi Hernandez, saat memberikan instruksi dalam pertandingan.

“Saya mengatakan tidak kepada Barcelona sebanyak dua kali. Itu karena alasan keluarga dan situasi profesional,” ujar Xavi, yang baru memperbarui kontrak bersama Al-Sadd Maret lalu untuk mengikatnya sampai 2023.

“Saya harus mengakui sangat sulit menolaknya (tawaran melatih) karena saya fan Barcelona, tetapi sekarang bukan waktunya.”

“Saya tidak datang ke sana untuk berbicara kepada Barcelona. Pertama karena mereka masih punya pelatih, Koeman, dan Anda harus menghormatinya.”

“Kedua, saya tidak terburu-buru untuk melatih Barca,” kata pemilik 25 gelar sebagai pemain Blaugrana tersebut, dikutip dari Sky Italia.

Xavi sampai saat ini belum berpikir kembali ke Spanyol karena memiliki kehidupan yang nyaman di Qatar.

“Di sana, saya dan keluarga merasa bahagia. Saya juga memiliki peran penting untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022,” tuturnya lagi.

Di pihak lain, Barcelona melalui presiden klub, Joan Laporta, juga sudah mengonfirmasi Koeman akan bertahan, setidaknya hingga kontraknya kelar tahun depan.

“Saya ingin mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kontrak dan proyek yang saat ini dimiliki Ronald Koeman,” kata Laporta, Kamis kemarin.

“Kami sangat puas bahwa percakapan yang kami lakukan telah membuahkan hasil,” ujarnya memberi kesempatan kedua bagi Koeman, yang hanya memberi trofi Copa del Rey musim ini.

Resmi Ke Barcelona, Inilah Klausul Sergio Aguero, wow..!

Sebuah pengumuman yang telah ditunggu-tunggu oleh fans Barcelona akhirnya dirilis. Beberapa saat yang lalu, Barcelona resmi memperkenalkan Sergio Aguero sebagai rekrutan pertama mereka di musim panas ini.

Aguero merupakan salah satu striker yang menjadi ikon Manchester City. Namun ia memutuskan untuk hengkang dari Etihad Stadium usai final Liga Champions di akhir pekan kemarin.

Aguero sendiri menjadi ajang perebutan klub-klub top Eropa. Karena ia dinilai masih belum habis kemampuannya.

Namun seperti gosip yang beredar belakangan ini, Barcelona keluar sebagai pemenang transfer Aguero. Itu resmi diumumkan oleh Barcelona pada hari Senin (31/5) malam.

Capai Kesepakatan

Melalui pengumuman resmi itu, Barcelona resmi memperkenalkan Aguero sebagai striker baru mereka.

Sang striker resmi dikontrak dengan durasi dua tahun. Jadi ia akan membela Barcelona hingga tahun 2022/23.

Nantinya ia baru bergabung dengan Barcelona pada tanggal 1 Juli mendatang saat kontraknya bersama Manchester City sudah resmi habis.

Klausul Rilis Wah

Ada salah satu aspek yang cukup mengejutkan dalam perekrutan Aguero adalah klausul rilisnya yang fantastis.

Barcelona mengumumkan bahwa jika ada klub yang ingin membajak Aguero, maka mereka harus menyetor sekitar 100 juta Euro.

Langkah ini diambil Barcelona untuk mengamankan jasa sang striker untuk dua tahun ke depan.

Turun Gaji

Menurut pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, Aguero membuat pengorbanan untuk bergabung dengan Barcelona.

Ia kabarnya rela potong gaji demi melanjutkan karir bersama El Blaugrana.

Ini Dua Bek Murah Solusi Untuk Keuangan Barcelona

Untuk menyongsong kompetisi musim 2020-2021, Barcelona diyakini banyak pihak akan memperbaiki lini belakang mereka. 

Terlebih, sejumlah bek Barca berada dalam kondisi yang tidak sepenuhnya fit. Gerard Pique masih dibayang-bayangi cedera. Demikian juga dengan Samuel Umtiti yang penampilannya banyak menuai kritik dari penggemar musim ini.

Kondisi tersebut membuat pelatih Ronald Koeman kerap mengubah rekan duet Clement Lenglet di lini belakang termasuk dengan memasukkan pemain muda, Oscar Mingueza. Saking urgentnya, sang pelatih bahkan memaksa Frenkie de Jong untuk mengawal di lini pertahanan.

Tentu, Barca musim depan tak bisa dibiarkan dengan kondisi skuad yang seperti itu. Bek baru harus segera didatangkan. 

Dilansir dari Barca Blaugranes, dua bek murah ini bisa jadi solusi klub yang kabarkan tengah mengalami krisis keuangan belakangan ini.

Pertama adalah Lisandro Martinez, bek muda Ajax Amsterdam yang merupakan junior Lionel Messi di timnas Argentina itu, bisa diboyong dengan harga tak lebih dari 25 juta euro (Rp438 miliar).

 Sementara pada posisi bek kiri, Barca disebut tengah tertarik dengan pemain Atalanta, Robin Gosens.

Harga Gosens mungkin tak benar-benar murah yakni mencapai 40 juta euro. Namun, klub asal Italia itu disebut terbuka dengan skenario pertukaran yang bisa memangkas harga sang pemain.

Martin Braithwaite Berharap Tidak Dijual

Martin Braithwaite, penyerang klub raksasa Spanyol Barcelona, memiliki keinginan untuk tetap tinggal di klub pada musim depan.

Martin Braithwaite didatangkan Barcelona sebagai striker darurat pada Februari 2020. Hal tersebut dikarenakan Blaugrana tidak memiliki banyak stok di lini depan usai dilanda badai cedera.

Braithwaite kini menyisakan kontrak hingga tahun 2024. Akan tetapi, di bawah asuhan pelatih Ronald Koeman dirinya jarang mendapatkan kesempatan bermain.

Tetapi Braithwaite tidak bisa memungkiri dirinya ingin tetap berada di Camp Nou pada musim depan.

“Kami memenangkan trofi lain untuk lemari di museum klub,” tulis Braithwaite di akun Instagramnya.

“Akhir musim liga tidak bagus dan kami harus bertanggung jawab karena tidak mencapai tujuan sebagai juara. Namun, ini adalah motivasi yang harus kami gunakan untuk musim depan,” ujarnya.

Pemain Denmark tersebut telah bermain 42 kali di semua kompetisi musim ini. Dirinya berhasil mencetak tujuh gol dan empat assist.

Braithwaite juga berharap agar penonton dapat segera kembali mendukung di stadion secara langsung.

“Tahun ini sangat sulit bagi semua orang tetapi sepertinya semuanya membaik, kami berharap Anda (suporter) kembali ke tribune Camp Nou lagi,” ia melanjutkan.

“Saya yakin kita semakin dekat untuk memenangkan kompetisi. Selamat menikmati musim panas!” ucap Braithwaite.

Barcelona berhasil menjuarai Copa del Rey musim ini. Akan tetapi, mereka hanya finis di tempat ketiga Liga Spanyol dan tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.

Ter Stegen Tak Akan Dijual Barcelona

Klub raksasa La Liga Barcelona dikabarkan dalam situasi apa pun pada musim panas ini mereka tak akan pernah mempertimbangkan untuk menjual kipernya yakni Marc-Andre Ter Stegen

Ter Stegen tetap sebagai kiper nomor satu Barcelona. Ia sudah mengawal gawang Blaugrana sejak tahun 2014 silam.

Rumor belakangan ini mengatakan bahwa ia akan segera berpisah dengan Barcelona. Meskipun kontraknya dengan Blaugrana masih berlaku empat tahun lagi.

Hal ini tak lepas dari masalah keuangan yang dialami oleh Blaugrana. Mereka disebut butuh menjual pemain sebelum bisa mendatangkan pemain baru.

Ter Stegen Tidak Dijual

Marc-Andre Ter Stegen termasuk pemain yang disebut bisa dikorbankan oleh Barcelona. Uangnya sendiri akan bisa dimanfaatkan untuk mengisi kas tim.

Barcelona juga disebutkan tak perlu repot berburu kiper lagi. Sebab ada kandidat yang siap mereka datangkan secara gratis dari AC Milan yakni Gigi Donnarumma.

Namun sekarang ada kabar baru soal masa depan Ter Stegen. Barcelona diklaim tak akan melepas kiper asal Jerman tersebut.

Kabar itu dilansir oleh jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano. Ia mengatakan Blaugrana masih menganggap Ter Stegen sebagai salah satu pemain kunci di skuatnya.

Ter Stegen sendiri dikabarkan juga tak ingin memperkuat klub lain. Yang ia inginkan hanyalah bertahan di Barcleona.

Barca Beruntung Punya Ter Stegen

Pelatih Barcelona Ronald Koeman sebelumnya pernah memuji Marc-Andre Ter Stegen. Ia mengatakan Blaugrana beruntung memiliki kiper sekaliber Ter Stegen.

Hal itu terucap darinya setelah Barcelona berduel lawan Elche pada awal April kemarin. Saat itu Blaugrana memang 2-0.

“Mereka tidak punya banyak peluang, hanya satu peluang dan itu datang dari kesalahan lini pertahanan kami,” kata Koeman kepada Marca.

“Namun, Ter Stegen sangatlah bagus dalam situasi satu lawan satu. Untungnya kami punya kiper bagus, sebab mereka bisa saja menyamakan kedudukan saat itu.”

Marc-Andrea Ter Stegen sejauh ini telah tampil sebanyak 278 kali bagi Barcelona di semua ajang kompetisi. Ia mencatatkan 114 clean sheet.

Setelah Gagal Rekrut Flick, Barca Beralih ke Mikel Arteta

Spekulasi tentang siapa nantinya yang menjadi manajer baru Barcelona kembali berlanjut. Terbaru, tim asal Catalunya itu membidik manajer Arsenal, Mikel Arteta menjadi juru taktik mereka yang baru.

Seperti yang sudah diketahui, musim ini menjadi musim yang kurang baik bagi Barcelona. Sehingga banyak beredar kabar bahwa Koeman akan dipecat manajemen El Blaugrana di musim panas nanti.

Banyak gosip mengabarkan Barcelona sudah punya satu target, yaitu Hansi Flick. Namun eks manajer Bayern Munchen itu lebih memilih menangani Timnas Jerman di musim panas nanti.

Mundo Deportivo mengklaim bahwa Barcelona punya target lain. Mereka tertarik untuk mempekerjakan Mikel Arteta.

Apa alasan Barcelona tertarik mendatangkan Mikel Arteta? Simak ulasan berikut.

Murid Guardiola

Menurut Mundo Deportivo, pertimbangan utama Barcelona merekrut Arteta karena ia merupakan murid Josep Guardiola.

Setelah pensiun, Arteta sempat tiga tahun menjadi asisten Guardiola. Sebelum menangani Arsenal di tahun 2019 silam.

Barcelona percaya bahwa Mikel Arteta bisa mereplikasi apa yang dilakukan Guardiola di Barcelona, dan itulah mengapa mereka tertarik merekrutnya.

Peluang Terbuka

Mundo Deportivo juga mengklaim bahwa Barcelona punya kans yang besar untuk mempekerjakan Arteta di musim panas nanti.

Sang manajer saat ini terancam dipecat oleh manajemen Arsenal. Setelah ia gagal meraih satupun trofi juara dan gagal lolos ke Eropa.

Jadi Barcelona tengah menunggu situasi Arteta sebelum bergerak untuk mendapatkan jasanya.

Opsi Lain

Arteta bukan satu-satunya manajer yang masuk daftar tunggu Barcelona.

El Blaugrana juga dilaporkan tertarik mempekerjakan Roberto Martinez dan Xavi di musim panas nanti.

Atletico Madrid Juara Setelah Melalui Drama Sampai Detik Terakhir

Setelah menjalani musim yang panjang, Atletico Madrid resmi menjadi juara La Liga musim 2020/21.

Sejak awal musim, Atletico Madrid cukup diperhitungkan menjadi calon juara La Liga musim ini. Terutama setelah mereka kedatangan striker Barcelona, Luis Suarez.

Namun perjalanan Atletico Madrid untuk menjadi juara La Liga musim ini tidak berjalan mulus. Mereka harus bersaing dengan sang tetangga Real Madrid, untuk menjadi juara La Liga musim 2020/21 hingga jornada ke-38 La Liga.

Di pertandingan terakhir La Liga musim ini, tim besutan Diego Simeone berhasil mengamankan gelar juara mereka. Setelah mereka menang melawan Real Valladolid dengan skor 2-1.

Start Impresif

 Keberhasilan Atletico Madrid menjadi juara La Liga tidak terlepas dari start impresif mereka. Hingga jornada ke-12, Los Rojiblancos tidak sekalipun kalah dengan detail 10 kemenangan dan dua hasil imbang.

Namun perjalanan mereka mulai tersendat di jornada ke-13. Pada saat itu mereka kalah dari sang tetangga, Real Madrid dengan skor 2-0.

Namun pekan ke-14 Atletico kembali tancap gas hingga jornada ke-23 di mana mereka meraih sembilan kemenangan dan dua hasil imbang.

 Periode Habis Bensin
 Atletico Madrid pada saat itu unggul jauh dari Barcelona dan Real Madrid. Namun perolehan poin mereka mulai terkejar sejak bulan Februari.

Itu diawali dari hasil imbang 2-2 melawan Celta Vigo. Sejak saat itu mereka hanya meraih empat kemenangan dari 11 pertandingan La Liga.

Kans juara Atletico Madrid itu sempat nyaris sirna saat mereka kalah dari Athletic Bilbao di jornada ke-32 dan ditahan imbang Barcelona di jornada ke-35.

Alhasil perburuan gelar juara harus berlanjut hingga pekan ke-38, di mana Real Madrid berhasil memperkecil ketertinggalan poin menjadi dua poin saja.

Laga Terakhir Penuh Drama

 Di jornada terakhir ini, Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama mendapatkan lawan yang berat. Atletico Madrid berhadapan dengan Real Valladolid sementara Real Madrid menghadapi Vilalrreal.

Atletico Madrid harus menang di laga ini. Karena jika poin mereka sama dengan Real Madrid, maka Madrid akan dinyatakan menjadi juara karena unggul head to head.

Di laga ini, Atletico menjalani start yang buruk. Setelah mereka kebobolan terlebih dahulu di babak pertama.

Namun Los Rojiblancos tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil mencetak dua gol di babak kedua melalui Angel Correa dan Luis Suarez.

Berkat hasil ini Atletico Madrid dinobatkan menjadi jaura La Liga musim ini dengan raihan 86 poin. 

Ini merupakan gelar La Liga ke-11 Atletico Madrid.

Mereka terakhir kali memenangkan gelar itu di tahun 2014 silam.

Barcelona Tanpa Messi Adalah Hal Yang Mustahil

Lionel Messi sangat diharapkan untuk tidak meninggalkan Barcelona, itulah harapan besar Ronald Koeman menjelang akhir musim 2020/2021 ini. Sebab, sang pelatih menilai Messi masih sangat vital bagi Barcelona dan masih yang terbaik di dunia.

La Liga musim 2020/2021 kini masuk fase akhir. Barcelona baru saja memainkan laga pekan ke-37 saat menjamu Celta Vigo, Minggu (16/5/2021) dini hari WIB di Camp Nou.

Barcelona kalah dengan skor 2-1 pada duel tersebut. Lionel Messi sempat membawa Barcelona unggul. Namun, brace Santi Mina membuat Barcelona kalah dan kehilangan peluang meraih gelar juara.

Lionel Messi Tinggalkan Barcelona?

Barcelona sekarang hanya memiliki satu laga tersisa pada musim 2020/2021. Akhir pekan depan, Los Cules akan melawat ke kandang Eibar. Jika situasinya tidak berubah, maka ini akan jadi laga terakhir Messi untuk Barcelona.

Kami berharap Lionel Messi tidak pergi karena dia masih pemain terbaik di dunia. Hari ini dia telah menunjukkan bahwa mustahil bermain tanpanya,” ucap Koeman dikutip dari Marca.

“Messi sekarang telah mencetak 30 gol yang memberi tim ini banyak poin. Ini pertanyaan untuknya.”

“Bagi saya dan klub, kami berharap dia terus bersama kami. Sebab, jika kami tidak memiliki Messi, kami ragu siapa yang akan mencetak gol sebanyak itu,” tegas Koeman.

Masa Depan Ronald Koeman

Walaupun sebenarnya bukan hanya Lionel Messi yang masa depannya di Barcelona diragukan. Ronald Koeman pun demikian. Kegagalan meraih gelar juara bisa memberi vonis buruk akan jabatannya sebagai pelatih Barcelona.

Beberapa sumber mengatakan Koeman tidak mendapat cukup dukungan dari direksi Barcelona. Namun, catatan apik menjadi juara Copa del Rey dan keputusan Xavi meneken kontrak baru di Al Sadd bisa jadi faktor lain.

“Saya tidak akan menjawab [pertanyaan soal masa depan] karena kemarin saya sudah mengatakan apa yang saya pikirkan dan saya tidak perlu mengulanginya lagi,” tegas Koeman.

Prediksi Atletico Madrid vs Osasuna, LaLiga 16 Mei 2021

Prediksi berikut ini mengenai pertandingan Laga lanjutan La Liga Spanyol 16 Mei 2021 pekan ke-37. Akhir pekan ini Atletico Madrid akan menjalani laga mudah dengan menjamu tim papan bawah Osasuna, Pertandingan antara Atletico Madrid vs Osasuna akan dilangsungkan Minggu, 16 Mei 2021 pada pkl 23:30 Wib di Estadio Wanda Metropolitano.

Menjelang pertandingan melawan Osasuna malam nanti pasukan Atletico baru saja menjalani laga hidup mati kontra Barcelona, untung saja hasil nya imbang 0-0 sehingga Atletico masih mampu mempertahankan posisinya di puncak klasemen, akhir pekan ini Atletico akan menjamu Osasuna dan wajib menang karena jika sampai kalah peluang meraih juara La Liga Spanyol semakin sulit.

Sementara Osasuna datang kemarkas Atletico dengan membawa bekal positif usai meraih kemenangan 3-0 saat menjamu Cadiz, dengan kemenangan tersebut skuat Osasuna optimis mampu mengalahkan Atletico dan menggagalkan mereka meraih juara musim ini.

Dalam lima pertandingan terakhirnya Atletico berhasil meraih 3 kemenangan 1 kali imbang dan 1 kali kalah, sementara Osasuna dalam lima pertandingan terakhirnya hanya mampu meraih 2 kemenangan 2 kali kalah dan 1 kali imbang, dengan melihat catatan tersebut seharunya Atletico mampu meraih kemenangan dengan mudah dalam laga ini.

Pada papan klasemen sementara La Liga Spanyol saat ini Atletico masih kokoh di puncak klasemen sementara la Liga Spanyol dengan 77 poin, hanya terpaut 1 poin dengan musuh abadinya Barcelona dan unggul 2 poin dari Real Madrid, sejauh ini Atletico berhasil meraih 23 kemenangan 8 klai imbang dan 4 kali kalah.

Sementara Osasuna yang berada di peringkat 11 klasemen sementara La Liga Spanyol dengan 44 poin dari 36 laga, sejauh ini skuat Osasuna berhasil meraih 11 kemenangan 11 kali imbang dan 14 kali kalah.

Atletico pada paruh pertama musim ini berhasil mengalahkan Osasuna dengan skor 1-3, akhir pekan ini di putaran kedua La Liga Spanyol Atletico akan menjamu Osasuna jelas akan menjadi laga yang sangat mudah, di lihat dari lima pertemuan kedua tim jelas Atletico jauh lebih mendominasi dengan memborong lima laga dengan kemenangan.

Head To Head Atletico Madrid vs Osasuna :

01/11/20 Osasuna 1 – 3 Atlético Madrid
18/06/20 Osasuna 0 – 5 Atlético Madrid
15/12/19 Atlético Madrid 2 – 0 Osasuna
15/04/17 Atlético Madrid 3 – 0 Osasuna
27/11/16 Osasuna 0 – 3 Atlético Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Atlético Madrid :

18/04/21 Atlético Madrid 5 – 0 Eibar
23/04/21 Atlético Madrid 2 – 0 Huesca
26/04/21 Athletic Club 2 – 1 Atlético Madrid
01/05/21 Elche 0 – 1 Atlético Madrid
08/05/21 Barcelona 0 – 0 Atlético Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Osasuna :

22/04/21 Osasuna 3 – 1 Valencia
25/04/21 Celta de Vigo 2 – 1 Osasuna
02/05/21 Real Madrid 2 – 0 Osasuna
09/05/21 Athletic Club 2 – 2 Osasuna
12/05/21 Osasuna 3 – 2 Cádiz

Prediksi Susunan pemain:

Atlético Madrid :

Oblak; Trippier, Savic, Gimenez, Lodi; Correa, Llorente, Torreira, Koke; Felix, Suarez

Osasuna :

Herrera; Roncaglia, U Garcia, D Garcia, Cruz; Vidal, Oier, Perez, Jony; Gallego, R Garcia.

Prediksi Skor:

Atletico Madrid 2 – 0 Osasuna

Prediksi Levante vs Barcelona, LaLiga 12 Mei 2021

Berikut ini kita sajikan prediksi pertandingan pekan ke-36 La Liga 2020/21, pada hari Rabu (12/5/2021)antar peringkat 3 Barcelona yang akan bertandang ke markas tim peringkat 14 Levante. Barcelona perlu memenangi pertandingan di Ciutat de Valencia ini sambil mengharapkan terpelesetnya dua rival mereka.

Akhir pekan lalu, Lionel Messi dan kawan-kawan memiliki kesempatan untuk menggusur pemimpin klasemen Atletico Madrid. Namun disayangkan, mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Atletico Madrid di Camp Nou. Beruntung, Real Madrid juga bermain imbang dengan Sevilla.

Saat ini, Atletico Madrid tetap memimpin klasemen dengan 77 poin. Real Madrid dan Barcelona masing-masing memiliki 75 poin di peringkat 2 dan 3, sedangkan Sevilla berada di tangga ke-4 dengan 71 poin.

Barcelona saat ini wajib untuk terus meraih kemenangan sambil berharap duo Madrid terpeleset dan kehilangan poin. Namun, mengalahkan Levante sepertinya bakal sedikit sulit.

Pada pertemuan pertama musim ini, Barcelona hanya bisa menang tipis 1-0 atas Levante di Camp Nou lewat gol tunggal Messi. Sedangkan musim lalu, Barcelona malah harus menyerah 1-3 oleh Levante di tempat ini. Barcelona sebaiknya berharap itu tidak terulang kembali.

Perkiraan Susunan Pemain

Levante (3-4-1-2):

Fernandez; Vezo, Duarte, Coke; Tono, Melero, Pier, Son; Rochina; Morales, Marti.

Pelatih: Paco Lopez.

Info skuad: Campana (meragukan), Vukcevic (meragukan), Radoja (meragukan), Portigo (meragukan).

Barcelona (3-5-2):

Ter Stegen; Lenglet, Pique, Araujo; Alba, Pedri, Moriba, De Jong, Roberto; Messi, Griezmann.

Pelatih: Ronald Koeman.

Info skuad: Coutinho (cedera), Fati (cedera), Busquets (meragukan).

Head-to-Head dan Performa

Head-to-Head di La Liga

  • Pertemuan: 29
  • Levante menang: 3
  • Gol Levante: 32
  • Imbang: 4
  • Barcelona menang: 22
  • Gol Barcelona: 86.

5 Pertemuan Terakhir

  • 14-12-2020 Barcelona 1-0 Levante (La Liga)
  • 03-02-2020 Barcelona 2-1 Levante (La Liga)
  • 02-11-2019 Levante 3-1 Barcelona (La Liga)
  • 28-04-2019 Barcelona 1-0 Levante (La Liga)
  • 18-01-2019 Barcelona 3-0 Levante (Copa del Rey).

5 Pertandingan Terakhir Levante (K-K-K-K-S)

  • 19-04-21 Levante 1-5 Villarreal (La Liga)
  • 22-04-21 Levante 0-1 Sevilla (La Liga)
  • 24-04-21 Elche 1-0 Levante (La Liga)
  • 01-05-21 Celta Vigo 2-0 Levante (La Liga)
  • 08-05-21 Alaves 2-2 Levante (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Barcelona (M-M-K-M-S)

  • 23-04-21 Barcelona 5-2 Getafe (La Liga)
  • 25-04-21 Villarreal 1-2 Barcelona (La Liga)
  • 30-04-21 Barcelona 1-2 Granada (La Liga)
  • 03-05-21 Valencia 2-3 Barcelona (La Liga)
  • 08-05-21 Barcelona 0-0 Atletico (La Liga).

Statistik dan Prediksi Skor

Tak ada hasil seri dalam 15 pertemuan terakhir Levante dan Barcelona di semua kompetisi; Levante menang 3 kali, Barcelona menang 12 kali.

Levante tanpa kemenangan dalam 5 laga terakhirnya di La Liga (M0 S1 K4).

Levante selalu kalah dalam 3 laga kandang terakhirnya di La Liga: 0-2 vs Huesca, 1-5 vs Villarreal, 0-1 vs Sevilla.

Barcelona memenangi 11 dari 12 laga tandang terakhirnya di La Liga (M11 S0 K1).

Barcelona selalu mencetak minimal 2 gol dalam 9 dari 10 laga tandang terakhirnya di La Liga.

Barcelona selalu gagal clean sheet, alias selalu kebobolan, dalam 4 laga tandang terakhirnya di La Liga.

Prediksi skor akhir:

Levante 0 – 1 Barcelona.

Hasil Pertandingan Real Madrid vs Real Betis 0 – 0

Pertandingan antara Real Madrid melawan Real Betis berakhir dengan skor 0-0 dalam duel lanjutan Liga Spanyol.

Real Madrid dikandang sendiri tak mampu meruntuhkan benteng Real Betis pada pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (24/4/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Walau tercatat ada 16 tembakan dengan 5 buah di antaranya tepat sasaran, Los Blancos tetap gagal cetak gol. Kondisi ini diwarnai kegagalan dua pemuda Brasil cetak gol; Vinicius Junior melewatkan 3 peluang bagus, juga satu tembakan Rodrygo yang menghantam mistar. Adapun Real Betis mempunyai 2 peluang on target dari total 6 percobaan.

Di babak pertama, laga berjalan membosankan tidak terlihat peluang bagus dari kedua tim. Madrid mendominasi 54 persen penguasaan bola dan memiliki 6 peluang berbanding sebiji saja milik Betis yang hanya satu upaya yang mengenai sasaran. Upaya itu adalah percobaan akurat Karim Benzema digagalkan secara apik oleh kiper Betis yang juga eks Barcelona, Claudio Bravo.

Bomber Prancis berusia 33 tahun itu meliuk-liuk melewati penjagaan pemain-pemain lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang mampu diamankan Bravo. Tidak menunggu lama, Betis mendapatkan satu-satunya peluang di babak pertama ini via tembakan roket Sergio Canales yang meleset di sisi kiri gawang Thibaut Courtois. Tak ada menit tambahan waktu di babak ini dan skor 0-0 menjadi penanda akhir.

Masuk babak kedua, Madrid dan Betis lebih berani saling melancarkan serangan-serangan frontal.

Los Blancos mendapatkan peluang emas 10 menit pascajeda ketika bola tembakan Rodrygo gagal dijangkau Bravo dan memantul kena mistar.

Lima menit berselang, gantian Betis mencatat kans terbaik pertamanya dalam laga ini. Setelah melakukan kerja sama rapi di sisi kiri pertahanan Madrid, Guido Rodriguez lepas dari jepitan dua pemain lawan dan mendapatkan ruang menembak leluasa. Upayanya mampu diamankan Courtois dengan postur solid.

Courtois kemudian melakukan penyelamatan krusial saat menghalau tembakan pelan Borja Iglesias dalam situasi satu lawan satu.

Betis membangun serangan via Canales di sisi kanan yang membidik Borja tanpa terkawal di kotak penalti. Bermaksud menceploskan bola ke bawah sang kiper, Courtois mampu menghalanginya dengan betis kiri.

Menit ke-66, gantian kiper Betis, Bravo, melakukan aksi blok terhadap tembakan jarak jauh Luka Modric. Kemudian Vinicius Jr mendapat tiga peluang, tetapi semuanya berakhir mengecewakan dan penyelesaiannya masih kacau.

Yang pertama, setelah ngebut melakukan solo run dari wilayah tim sendiri, dia tinggal melepas tembakan, tetapi sangat lemah sehingga mudah diamankan Bravo. Alih-alih mengoper kepada Benzema yang tanpa kawalan di sebelah kanannya, Vinicius malah mengeksekusi peluang sendiri di tengah jepitan pemain lawan.

Vinicius Junior (kanan) bereaksi menyesal dalam laga Real Madrid vs Real Betis, 24 April 2021.
Disusul sepakannya yang melenceng amat jauh dari gawang ketika mendapat ruang tembak bagus. Ketiga, Vini terpeleset saat menerima umpan brilian hasil Eden Hazard mengobrak-abrik pertahanan musuh. Padahal, pemuda Brasil tersebut berada dalam posisi ideal di kotak penalti Betis. Angka di papan skor tidak berubah sampai akhir pertandingan.

Hasil imbang saja tak mampu membawa Real Madrid (71 poin) menyalip Atletico Madrid (73) ke pucuk klasemen.

HASIL PERTANDINGAN

Real Madrid 0-0 Real Betis

Susunan Pemain Real Madrid vs Real Betis

Madrid (4-3-3):

1-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal (Alvaro Odriozola 68′), 5-Raphael Varane, 3-Eder Militao, 6-Nacho; 10-Luka Modric (Antonio Blanco 77′), 14-Casemiro, 22-Isco (Marcelo 68′); 25-Rodrygo (Vinicius Junior 59′), 9-Karim Benzema, 11-Marco Asensio (Eden Hazard 77′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Betis (4-2-3-1):

25-Claudio Bravo; 22-Emerson, 23-Aissa Mandi, 6-Victor Ruiz, 33-Juan Miranda; 21-Guido Rodriguez, 18-Andres Guardado (William Carvalho 88′); 17-Joaquin (Aitor Ruibal 59′), 10-Sergio Canales, 20-Diego Lainez (Juanmi 80′); 9-Borja (Loren Moron 80′).

Pelatih: Manuel Pellegrini