Alasan Donnarumma Tidak Selebrasi Setelah Berhasil Menahan Bola Timnas Inggris

Mengapa Gianluigi Donnarumma Tak Selebrasi Usai Tepis Penalti Bukayo Saka?  | Goal.com

Gianluigi Donnarumma, Gestur aneh ditunjukkan kiper Italia, dalam drama penalti melawan Inggris di babak final Euro 2020. Mantan pemain AC Milan itu kelihatan dingin dan tidak ikut berselebrasi usai menahan sepakan penalti Bukayo Saka. Seperti yang diketahui, pertandingan antara Inggris melawan Italia hari Senin (12/7/2021) di Wembley Stadium berakhir seri 1-1 pada waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Alhasil pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Italia sempat berada di posisi terpojok saat penendang kedua, Andrea Belotti, gagal melaksanakan tugasnya. Sementara dua penendang Inggris, Harry Maguire dan Harry Kane, berhasil mencetak gol. Tapi, semuanya berubah saat sepakan Marcus Rashford mengenai tiang gawang. Donnarumma berhasil menghentikan dua penendang lainnya, yaitu Jadon Sancho dan Bukayo Saka. Pada akhirnya, Italia menang dengan skor 3-2.

Gemuruh pemain serta fans Italia langsung meledak saat Donnarumma berhasil menghentikan eksekusi Bukayo Saka. Rasa lega memuncak karena adu penalti bisa menjadi lebih pajang kalau Donnarumma gagal menghentikan penalti Saka. Para penggawa Gli Azzurri langsung menyerbu Donnaruma dengan suka cita. Tapi tidak dengan Donnarumma, yang kelihatan dingin dan tidak ikuk merayakan keberhasilan itu sembari berjalan dengan tenang menjauhi gawang.

Fans mengungkapkan beberapa dugaan soal ‘selebrasi’ dingin tersebiuut. Tapi ternyata, seperti yang dikutip dari Metro.co.uk, Donnarumma hanya tidak mengetahui kalau adu tos-tosan itu sudah berakhir ketika dirinya menghentikan sepakan Saka.

Asumsi Donnarumma saat itu adalah Italia masih harus mencetak satu penalti lagi agar bisa meraih kemenangan. Itu terjadi saat Italia melawan Spanyol pada babak semifinal, di mana Jorginho menjadi penentu kemenangan.

“Saya tidak ikut merayakan karena saya tidak sadar kalau kami sudah menang!” kata Donnarumma.

Ini bukan kali pertama seorang kiper tidak menyadari kalau timnya telah memenangkan adu penalti setelah melakukan penyelamatan. Kejadian serupa juga terjadi pada legenda Inggris, David Seaman, saat melawan Spanyol di Euro 96.

Ada Beberapa Rekor Tercipta Dalam Laga Semifinal Euro 2020 Inggris vs Denmark

5 Fakta Menarik dari Laga Inggris vs Denmark, England Akhirnya ke Final  Euro untuk Kali Pertama - Tribunnews.com Mobile

Gelaran Euro 2020 sudah memasuki tahap akhir. Turnamen sepak bola antarnegara paling akbar di Benua Eropa itu sudah menuntaskan pertandingan semifinal. Terakhir, ajang ini sudah menuntaskan pertandingan semifinal kedua mereka, antara Inggris dan Denmark.

Inggris memastikan diri menyusul Italia ke partai puncak Euro 2020. The Three Lions mendapat tiket ke final setelah mengalahkan Denmark dengan skor 2-1.

Tidak hanya memastikan tiket bagi Inggris, pertandingan kedua Semifinal Euro 2020 ini juga menghasilkan sejumlah rekor. Ada sejumlah rekor positif. Ada juga beberapa rekor negatif yang tercipta.

Siapa saja para pencetak rekor dan rekor apa saja yang dicatatkan pada Semifinal Euro 2020, antara Inggris dan Denmark itu?

Inggris dan Denmark

Pertandingan antara Inggris dan Denmark pada Semifinal Euro 2020 harus melalui babak perpanjangan waktu. Ini menjadi perpanjangan waktu ketujuh yang terjadi pada Euro 2020. Sepanjang catatan sejarah, Euro 2020 ini adalah Piala Eropa dengan babak tambahan waktu terbanyak.

Sementara, sepanjang sejarah turnamen-turnamen besar, hanya Piala Dunia 1990 dan 2014 yang harus memiliki pertandingan dengan babak tambahan waktu lebih banyak. Ada delapan pertandingan pada masing-masing edisi Piala Dunia itu yang harus melalui fase perpanjangan waktu.

Simon Kjaer

Simon Kjaer mencetak gol bunuh diri yang membuat Inggris mampu menyamakan kedudukan pada pertandingan melawan Denmark. Gol ini merupakan gol bunuh diri kesebelas yang terjadi pada Euro 2020, sekaligus menghabiskan gelaran ini merupakan edisi Piala Eropa dengan gol bunuh diri terbanyak.

Inggris

Inggris sukses mengalahkan Denmark dan melaju ke Final Euro 2020. Bagi Inggris, ini merupakan kali pertama mereka bisa melaju sampai partai puncak turnamen sepak bola antarnegara paling akbar di Eropa itu. Selain itu, ini merupakan kali pertama The Three Lions melaju ke partai final dari dua turnamen besar, Piala Eropa dan Piala Dunia.

Inggris terakhir kali maju ke final pada gelaran Piala Dunia 1966 lalu.

Harry Kane

Tambahan satu gol yang dicetaknya pada Semifinal Euro 2020 menjadikan Harry Kane menambah pundi-pundi golnya pada rangkaian ajang ini menjadi 16 gol. Catatan ini sama dengan raihan Cristiano Ronaldo pada ajang ini. Saat ini, bersama dengan Gary Lineker, Kane berstatus sebagai pemain Inggris dengan catatan gol paling banyak di putaran final dua turnamen besar, Piala Dunia dan Piala Eropa.

Kane dan Lineker sama-sama mencatatkan sepuluh gol bagi The Three Lions.

Harry Kane

Kane menjadi pemain pertama yang gagal mencetak gol pada babak tambahan waktu sepanjang sejarah Piala Eropa. Pemain Timnas Inggris ini pun menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Eropa yang mampu mencetak gol memanfaatkan bola rebound, setelah gagal mencetak penalti.

Mikkel Damsgaard

Damsgaard sukses mencetak gol melalui tendangan bebas ke gawang Inggris. Ini adalah gol pertama pada Euro 2020 yang dicetak melalui sepakan bebas langsung.

Denmark

Denmark menjadi tim pertama yang mampu membobol gawang Inggris sejak Maret lalu. Tim Dinamit memungkasi catatan tidak kebobolan selama 691 menit Timnas Inggris.

Chelsea

Chelsea menjadi satu-satunya klub yang memiliki perwakilan di keempat semifinalis Euro 2020. Di skuad Denmark ada nama pemain belakang Andreas Christensen. Di tim Inggris, Chelsea mengirimkan dua pemainnya, Ben Chilwell dan Mason Mount. Sementara, di skuad Spanyol ada nama Cesar Azpilicueta dan di skuad Italia ada nama Jorginho.

Prediksi Wales vs Denmark, 16 Besar Euro 2020, 26 Juni 2021

Akhir pekan ini EURO 2020 akan memasuki babak 16 besar. Prediksi pertandingan kali ini membahas laga hidup mati antara timnas Wales melawan Timnas Denmark. Pertandingan ini di jadwalkan akan di langsungkan Sabtu, 26 Juni 2021 pada pkl 23:00 Wib di Johan Crujff Arena.

Timnas Wales yang sebelumnya tergabung di grup A bersama Italia, Swiss dan Turki  dan berhasil melangkah ke babak 16 besar EURO 2020 berkat raihan peringkat 2 klasemen dengan mengantongi 4 poin dari 3 laga yang telah dengan 1 kali menang, 1 kali imbang dan 1 kali kalah. Wales dan Swiss sama-sama mendapatkan 4 poin dan Italia yang tampil sempurna dengan 9 poin berhasil melangkah kebabak 16 besar, perjuangan pun belum berakhir dan akan semakin memanas.

Untuk timnas Denmark yang tergabung di grup B berhasil melangkah ke babak 16 besar dengan posisi runner up grup B dengan meraih 3 poin dari 3 laga di fase grup. Persaingan ketat grup B akhirnya berhasil dimenangkan timnas Denmark dengan melangkah kebabak 16 besar berbekal keunggulan produktifitas 5 gol yang berhasil mereka ciptakan dan 4 gol kebobolan, melihat perjuangan skuat timnas Denmark di laga fese grup sepertinya akan kesulitan di babak 16 besar nanti di laga kontra Wales.

Jika melihat dari lima pertemuan kedua timnas dimana mereka saling mengalahkan akan tetapi skuat timnas Denmark masih unggul dengan 3 kali meraih kemenangan sementara timnas Wales meraih 2 kemenangan, terakhir kedua timnas bertemu dalam ajang UEFA National League dimana skuat timnas Denmark berhasil mengalahkan Wales dengan skor 1-2, dengan melihat catatan tersebut laga ini di prediksi akan berlangsung seru tetapi tetap saja timnas Wales akan lebih diunggulkan.

Head To Head Wales vs Denmark :

10/10/1998 Denmark 1-2 Wales
09/06/1999 Denmark 2-0 Wales
19/11/2008 Denmark 0-1 Wales
09/09/2018 Denmark 2-0 Wales
16/11/2018 Denmark 2-1 Wales

Lima pertandingan Terakhir Wales :

03/06/2021 Prancis 3-0 Wales
05/06/2021 Wales 0-0 Albania
12/06/2021 Wales 1-1 Swiss
16/06/2021 Turki 0-2 Wales
20/06/2021 Italia 1-0 Wales

Lima pertandingan Terakhir Denmark :

03/06/2021 Jerman 1-1 Denmark
06/06/2021 Denmark 2-0 Bosnia Herzegovina
12/06/2021 Denmark 0-1 Finlandia
17/06/2021 Denmark 1-2 Belgia
22/06/2021 Rusia 1-4 Denmark

Perkiraan Susunan pemain :

Wales (4-2-3-1):

Danny Ward; Ben Davies, Joe Rodon, Chris Mepham, Connor Roberts; Joe Morrell, Joe Allen; Aaron Ramsey, Gareth Bale, Daniel James; Kieffer Moore

Denmark (3-4-3):

Kasper Schmeichel; Simon Kjaer, Jannik Vestergaard, Andreas Christensen; Daniel Wass, Pierre-Emile Hojbjerg, Thomas Delaney, Joakim Maehle; Yussuf Poulsen, Mikkel Damsgaard, Martin Braithwaite

Prediksi Skor Akhir :

Wales  2 – 1  Denmark

Prediksi Italia vs Wales, Grup A Euro 2020, 20 Juni 2021

Kali ini kita akan menyajikan prediksi pertandingan EURO 2020 grup A akhir pekan ini antara timnas Italia melawan timnas Wales, pertandingan kedua tim dijadwalkan akan di gelar Minggu, 20 Juni 2021 pada pkl 23:00 Wib di Stadio Olimpico.

Timnas Italia dalam pertandingan pembuka kemarin berhasil meraih kemenangan 3-0 saat melawan timnas Turki dan di laga kedua melumat Swiss dengan skor sama 3-0, di pertandingan ketiga nanti skuat timnas Italia akan bertemu timnas Wales jelas akan lebih diunggulkan, pasalnya skuat Italia akan bermain di negara nya sendiri.

Sementara Wales dalam dua laga sebelumnya di EURO 2020 juga tampil cukup baik setelah di tahan imbang Swiss dengan skor 1-1, timnas Wales berhasil memperbaiki penampilanya saat melawan timnas Turki setelah berhasil meraih kemenangan dengan skor 0-2, dengan hasil tersebut saat ini di grup A timnas Wales menghuni peringkat 2 dengan 4 poin dari 2 laga yang telah di lakoninya, melawan Italia nanti skuat Wales masih membutuhkan 1 poin untuk bisa lolos kebabak selanjutnya.

Dalam lima pertandingan terakhirnya timnas Italia berhasil meraih lima kemenangan secara beruntun, dua di laga EURO 2020 2 laga ujicoba dan 1 laga kualifikasi Piala Dunia 2022, dengan catatan imprensif tersebut timnas Italia di prediksi akan mampu mengalahkan skuat timnas Wales di pertandingan terakhir fase grup A akhir pekan ini.

Sementara timnas Wales dalam lima pertandingan terakhirnya hanya mampu meraih 2 kemenangan 2 kali imbang dan 1 kali kalah, 2 kemenangan di EURO 2020 sekali dan kualifikasi Piala duania sekali, dua kali imbang di laga EURO dan Ujicoba sementara satu kekalahan di laga ujicoba jelang EURO 2020 kemarin, dengan catatan tersebut timnas Wales lebih berkonsentrsi di laga-laga penting termauk laga EURO 2020 kontra Italia esok.

Timnas Italia masih mendominasi di lima pertemuan kontra timnas Wales dengan meraih 4 kemenangan, sementara timnas Wales hanya mampu meraih 1 kemenangan saja, di pertemuan terakhir kedua timnas terjadi di septeber 2003 lalu dalam laga kualifikasi EURO, dalam pertandingan terabut timnas Italia berhasil meraih kemenangan 4-0.

Head to head Italia vs Wales :

07/09/2003 Italia 4-0 Wales
17/10/2002 Wales 2-1 Italia
06/06/1999 Italia 4-0 Wales
06/09/1998 Wales 0-2 Italia
04/11/1969 Italia 4-1 Wales

Lima pertandingan terakhir Italia :

01/04/2021 Lithuania 0-2 Italia
29/05/2021 Italia 7-0 San Marino
05/06/2021 Italia 4-0 Republik Ceko
12/06/2021 Turki 0-3 Italia
16/06/2021 Italia 3-0 Swiss

Lima pertandingan terakhir Wales :

31/03/2021 Wales 1-0 Republik Ceko
03/06/2021 Prancis 3-0 Wales
05/06/2021 Wales 0-0 Albania
12/06/2021 Wales 1-1 Swiss
16/06/2021 Turki 0-2 Wales

Perkiraan susunan pemain :

Italia :

Gianluigi Donnarumma, Giovanni Di Lorenzo, Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini, Emerson, Nicolo Barella, Manuel Locatelli, Lorenzo Pellegrini, Federico Chiesa, Ciro Immobile, Federico Bernardeschi.

Wales :

Danny Ward; Joe Rodon, Tom Lockyer, Chris Mepham, Ben Davies; Aaron Ramsey, Joe Morrell, Joe Allen; Harry Wilson, Gareth Bale, Daniel James.

Prediksi Skor Akhir

Italia  2  –  1 Wales

Turki Sudah Dilewati Saatnya Italia Benamkan Swiss Lagi

Hadangan pertama sudah dilewati Timnas Italia pada fase grup Euro 2020. Sekarang adalah waktunya buat Giorgio Chiellini dkk untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya yakni Swiss. Italia digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Euro 2020. Terlebih setelah mereka menunjukkan aksi yang impresif saat menghadapi Turki pada pertandingan pembuka di Stadio Olimpico hari Sabtu (12/6/2021) lalu.

Gli Azzurri, julukannya, menunjukkan diri sebagai sisi yang lebih superior ketimbang lawannya. Mereka melepaskan total 24 tembakan dan mencatatkan penguasaan bola sebesar 64 persen selama pertandingan berlangsung. Pada akhirnya, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0. Kemenangan mereka dibuka gol bunuh diri Merih Demiral, sebelum kedua penyerangnya yakni Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne menyusul.

Masa euforia Italia sudah berakhir. Di hadapan mereka saat ini ada Swiss yang sedang menunggu. Mereka tidak berada dalam kondisi bagus karena hanya bermain imbang 1-1 saat bertemu Wales pada akhir pekan kemarin. Dalam situasi seperti ini, Italia sangat berhak untuk bersikap jumawa. Tapi Roberto Mancini sebagai pelatih tidak ingin terlena dengan situasi itu dan tetap memandang Swiss sebagai lawan yang berbahaya.

“Pertandingan melawan Swiss akan terasa sulit, mereka adalah tim hebat dengan banyak pemain yang mengerti cara bermain,” kata Mancini dalam konferensi persnya.

“Pelatih mereka [Vladimir Petkovic] adalah sosok yang punya banyak pengalaman, kami meyakini pertandingan ini bakalan berjalan berat,” jelasnya.

Mancini dihadapkan dengan dilema kecil mengingat bek sayap, Alessandro Florenzi, diragukan bisa tampil. Ia masih belum tahu siapa yang akan mengisi posisinya, antara Rafael Toloi atau Giovanni Di Lorenzo.

“Satu-satunya keraguan, saya kira, adalah antara Toloi dan Di Lorenzo. Salah satunya bisa memberikan dorongan, sementara yang lainnya akan menjamin cakupan yang lebih besar buat kami,” katanya lagi.

Pria berusia 50 tahun itu juga membawakan kabar baik soal salah satu pemain pentingnya, Marco Verratti. Pemain PSG itu tidak disertakan dalam pertandingan melawan Turki mengingat dirinya belum pulih pasca mengalami cedera.

“Verratti sudah berlatih bersama tim selama tiga atau empat hari, ada dua sesi latihan yang tersisa dan waktunya masih cukup untuk memahami beberapa hal,” katanya.

Prediksi Finlandia vs Rusia, Grup B Euro 2020, 16 Juni 2021

Prediksi kali adalah pertandingan kedua EURO 2020 dari grup B babak penyisihan grup yang akan mempertemukan skuat timnas Finlandia melawan skuat timnas Rusia, laga ini akan di langsungkan Rabu, 16 Juni 2021 pada pkl 20:00 Wib di Stadion Krestovsky.

Skuat timnas Finlandia Tergabung di grup B bersama Rusia, Denmark dan belgia telah berhasil membuka laga pertama EURO 2020 dengan hasil yang baik dengan mengalahkan timnas Denmark dengan skor 0-1, berbekal kemenangan tersebut skuat timnas Finlandia akan lebih percaya diri menjalani laga kedua pertengahan pekan ini melawan timnas Rusia.

Timnas Rusia sendiri membuka EURO 2020 dengan hasil yang sangat buruk, kekalahan telak 3-0 melawan Timnas Belgia membuat skuat timnas Rusia sedikit goyang, pasalnya mereka tak mampu membalas sebiji gol pun, melawan Finlandia nanti timnas Rusia akan berusaha untuk bisa meraih poin penuh untuk mengembalikan kepercayaan tim, apa lagi peluang semakin sulit jika sampai kalah dua kali di fase grup B ini.

Bermain di Stadion Krestovsky ketika melawan Belgia, timnas Rusia di buat tak berdaya, penguasaan bola pun berbanding sangat jauh dimana timnas Belgia 66% seemntara timnas Rusia hanya 33%, namun kompetisi baru di mulai dan di pertandingan kedua kontra Finlandia nanti skuat timnas Rusia akan berjuang untuk bisa meraih poin pertama.

Penampilan buruk di empat laga sebelumnya di kualifikasi Piala Dunia dan Ujicoba jelang EURO tak membuat skuat timnas Finlandia akan tampil buruk di laga EURO 2020 musim ini, buktinya mereka berhasil membuka EURO 2020 dengan hasil yang sangat bagus, di lima laga terakhirnya skuat timnas Finlandia hanya meraih 1 kemenangan 3 kali kalah dan 1 kali imbang.

Sementara timnas Rusia tampil cukup baik di laga ujicoba namun tampil sangat buruk di laga pembuka EURO 2020, di laga kontra Finlandia nanti jelas akan menjadi laga yang sangat berat bagi skuat timnas Rusia.

Dilihat dari empat pertemuan kedua timnas atau negara Timnas Rusia masih mendominasi dengan 4 kali meraih kemenangan, sementara timnas Finlandia belum sekali pun mampu meraih kemenangan, terakhir kedua tim bertemu di kualifikasi Piala Dunia 2019 lalu dimana timnas Finlandia yang menjamu Rusia justru kecolongan dengan skor 0-3.

Head to head Finlandia vs Rusia :

11/06/2009 Finlandia 0-3 Rusia
15/10/2008 Rusia 3-0 Finlandia
15/11/1995 Rusia 3-1 Finlandia
16/08/1995 Finlandia 0-6 Rusia

Lima pertandingan terakhir Finlandia :

29/03/2021 Ukraina 1-1 Finlandia
01/04/2021 Swiss 3-2 Finlandia
29/05/2021 Swedia 2-0 Finlandia
04/06/2021 Finlandia 0-1 Estonia
12/06/2021 Denmark 0-1 Finlandia

Lima pertandingan terakhir Rusia :

27/03/2021 Rusia 2-1 Slovenia
31/03/2021 Slowakia 2-1 Rusia
02/06/2021 Polandia 1-1 Rusia
05/06/2021 Rusia 1-0 Bulgaria
13/06/2021 Belgia 3-0 Rusia

Perkiraan susunan pemain:

Finlandia : Lukas Hradecky; Paulus Arajuuri, Juhani Ojala, Daniel O’Shaughnessy, Pyry Soiri, Onni Valakari, Thomas Lam, Joni Kauko, Lassi Lappalainen, Roope Riski, Marcus Forss.

Rusia : Andrey Lunyov, Igor Diveyev, Georgi Dzhikiya, Roman Yevgenyev, Mario Fernandes, Daniil Fomin, Magomed Ozdoyev, Aleksandr Golovin, Denis Cheryshev, Aleksei Miranchuk, Anton Zabolotny.

Prediksi Skor Akhir

Finlandia  1 – 0  Rusia

Christian Eriksen Jatuh Pingsan, Laga Denmark vs Finlandia Dihentikan

Setelah Christian Eriksen pingsan di tengah lapangan, pertandingan Denmark vs Finlandia di Euro 2020 terpaksa dihentikan pada akhir babak pertama.

Denmark dan Finlandia saling berhadapan dalam pertandingan pertama Grup B Euro 2020. Laga ini dilangsungkan di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6/2021) malam.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-42, Eriksen tiba-tiba terjatuh di lapangan. Bintang Inter Milan itu kemudian langsung mendapatkan perawatan medis yang intensif.

Rekan-rekan setimnya di Denmark dan para pendukung tampak terpukul saat Eriksen mendapatkan perawatan.

Pertandingan Dihentikan

Sementara itu pihak penyelenggara Euro 2020 memutuskan untuk menghentikan pertandingan antara Denmark melawan Finlandia ini.

Laga Kembali Dilanjutkan

Lewat pengumuman resmi mereka, UEFA menyatakan bahwa laga Denmark vs Finlandia akan dilanjutkan pada Sabtu (12/6/2021) pukul 20:30 waktu setempat atau Minggu (13/6/2021) pukul 01:30 dini hari WIB.

“Mengikuti permintaan yang dibuat oleh pemain kedua tim, UEFA telah setuju untuk memulai kembali pertandingan antara Denmark dan Finlandia malam ini pukul 20:30 CET (pengumuman menyusul),”

“Empat menit terakhir babak pertama akan dimainkan, kemudian akan ada jeda 5 menit babak pertama diikuti oleh babak kedua.”

Skuad Denmark Sudah Sepakat

Sementara itu, federasi sepak bola Denmark menyatakan bahwa skuad tim Dinamit sudah mengonfirmasi bahwa Eriksen berada dalam kondisi OK sebelum sepakat melanjutkan laga.

Ketika dihentikan, pertandingan Denmark vs Finlandia ini sendiri masih bertahan dengan kedudukan imbang tanpa gol 0-0.

Susunan Pemain

Denmark XI (4-3-3): Schmeichel; Maehle, Christensen, Kjaer, Wass; Hojbjerg, Delaney, Eriksen; Braithwaite, Poulsen, Wind.

Finlandia XI (4-2-2-2): Hradecky; Uronen, O’Shaughnessy, Arajuuri, Raitala; Sparv, Kamara; Toivoi, Lod; Pukki, Pohanpalo.

Daftar Pencetak Gol Bersejarah Piala Eropa, Ada Xavi Dan Nani

Turnamen Euro 2020 akhirnya berhasil diselenggarakan setelah setahun tertunda. Sebelas kota di sebelas negara bakal menjadi tuan rumah bagi turnamen sepak bola antar negara di Benua Eropa tersebut.

Pesta sepakbola ini akan menjadi turnamen yang ke-16 kalinya diadakan, yang pertama kali dihelat pada 1960 tersebut. Dalam 15 edisi sebelumya, sudah tercipta 687 gol dari 286 pertandingan di putaran final.

International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) memprediksi bahwa pada gelaran Euro 2020 ini akan ada catatan sejarah menyangkut gol yang terjadi pada putaran final Piala Eropa. IFFHS yakin bahwa gol ke-700 sepanjang gelaran Piala Eropa akan tercipta pada fase grup Euro 2020.

Sebelum gol ke-700 ini, ada sejumlah gol yang menjadi milestone dalam gelaran Piala Eropa. Siapa saja para para pencetak gol yang menjadi milestone tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Milan Galic

Milan Galic mencetak gol pertama dalam sejarah gelaran Piala Eropa. Pemain asal Yugoslavia ini mencetak gol pada menit ke-11 pada laga kontra Prancis. Dalam laga yang dihelat di Parc des Princes, Paris, 6 Juli 1960 tersebut, Yugoslavia menang dengan skor 5-4.

Alain Giresse

Gol keseratus di ajang Piala Eropa dicetak oleh Alain Giresse. Pemain asal Prancis ini mencetak gol bersejarah tersebut pada laga kontra Belgia di gelaran Euro 1984. Dalam laga yang dihelat 16 Juni 1984 tersebut, Prancis mengalahkan Belgia lima gol tanpa balas.

Kim Vilfort

Gol ke-200 di ajang Piala Eropa dicetak oleh Kim Vilfort. Penggawa Timnas Denmark tersebut mencetak gol ini ke gawang Timnas Jerman pada partai puncak Euro 1992. Gol ini memastikan kemenangan dua gol tanpa balas Tim Dinamit pada laga yang dihelat 26 Juni 1992 tersebut.

Zlatko Zahovic

Zlatko Zahovic mencatatkan namanya sebagai pencetak gol ke-300 sepanjang gelaran Piala Eropa. Penggawa Timnas Slovenia tersebut mencetak gol ini ke gawang Spanyol di fase grup Euro 2000. Dalam laga yang dihelat 18 Juni 2000 tersebut, Slovenia harus menelan kekalahan 1-2.

Thierry Henry

Pencetak gol ke-400 pada gelaran Piala Eropa adalah Thierry Henry. Bintang Timnas Prancis ini mencetak gol tersebut pada laga fase grup Euro 2004, kontra Swiss. Dalam pertandingan yang digelar 21 Juni 2004 tersebut, Les Bleus sukses mengalahkan Swiss dengan skor 3-1.

Xavi Hernandez

Xavi mencatatkan namanya di Piala Eropa sebagai pencetak gol ke-500 sepanjang gelaran turnamen antarnegara paling mentereng di Benua Eropa tersebut. Penggawa Timnas Spanyol ini mencetak gol tersebut pada Semifinal Euro 2008, kontra Rusia. Dalam pertandingan yang digelar 26 Juni 2008 tersebut, La Furia Roja meraih kemenangan tiga gol tanpa balas.

Nani

Pencetak gol ke-600 pada gelaran Piala Eropa adalah Nani. Pemain Timnas Portugal tersebut mencetak gol ini pada laga fase grup Euro 2016, kontra Islandia. Dalam pertandingan yang dihelat 14 Juni 2016 ini, Portugal bermain imbang 1-1 kontra Islandia.

Inilah Para Pemain Tua Yang Pernah Ikut Pagelaran Euro

Turnamen kompetisi antar Eropa / EURO 2020 akan segera dimulai akhir pekan ini. Setelah terjadi penundaan selama setahun akibat pandemi Covid-19, turnamen sepak bola antarnegara paling akbar ini bakal dihelat di sebelas kota di sebelas negara berbeda.

Turnamen ini akan menjadi yang ke-16 kali sepanjang perhelatan Piala Eropa. Perhelatan ini pertama kali digelar pada 1960 lalu.

Sudah ada ratusan pemain yang terlibat dalam gelaran ini, baik dalam putaran final maupun pada ajang kualifikasi.

Dari sekian banyak pemain tersebut, ada juga termasuk sosok pemain senior. Bahkan, tak jarang, ada juga pemain-pemain berusia senja -untuk ukuran pesepak bola profesional- yang masih ambil bagian di ajang ini.

Kali ini kita akan bahas siapa saja para pemain tertua tersebut yang berlaga di Piala Eropa termasuk di ajang kualifikasi? Mari kita simak.

Maik Taylor

Peringkat kesembilan dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Maik Taylor.

Penjaga gawang Irlandia Utara ini bermain di kualifikasi Piala Eropa 2012 ketika usianya mencapai 40 tahun dan 37 hari. Terakhir, ia membela timnya kala menghadapi Italia pada 11 Oktober 2011.

Jim Leighton

Leighton menempati posisi delapan dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Penjaga gawang Skotlandia ini bermain di kualifikasi Piala Eropa 2000 ketika usianya 40 tahun 78 hari. Terakhir, Leighton membela panji Skotlandia di ajang Piala Eropa adalah kala menghadapi Estonia pada 10 Oktober 1998.

Gabor Kiraly

Peringkat ketujuh dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Gabor Kiraly.

Penjaga gawang Hongaria ini bermain di putaran final Piala Eropa 2016 ketika usianya 40 tahun dan 86 hari. Laga terakhir Kiraly di Piala Eropa terjadi pada 26 Juni 2016, kala menghadapi Belgia.

Serghei Stroenco

Stroenco menempati posisi keenam dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Moldova ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2008 kala berusia 40 tahun dan 237 hari. Laga terakhir Stroenco di Piala Eropa terjadi pada 17 Oktober 2007 kala menghadapi Malta.

Roman Berezovski

Peringkat kelima dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Berezovski.

Pemain asal Armenia ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 kala berusia 40 tahun dan 312 hari. Laga terakhir Berezovski di Piala Eropa terjadi pada laga kontra Portugal, 13 Juni 2015.

Juli Sanchez Soto

Soto menempati posisi empat dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Andorra ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020 pada usia 40 tahun dan 356 hari. Laga terakhir Soto di Piala Eropa terjadi pada 11 Juni 2019, kala ia membela Andorra dalam laga kontra Prancis.

Jakup Mikkelsen

Peringkat ketiga dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Jakup Mikkelsen.

Penggawa Kepulauan Faroe tersebut bermain pada kualifikasi Piala Eropa 2012 ketika usianya telah mencapa 40 tahun dan 359 hari. Laga pamungkas Mikkelsen di rangkaian Piala Eropa terjadi ketika ia membela negaranya menghadapi Irlandia utara pada 10 Agustus 2011.

Mario Frick

Frick menempati posisi dua dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Liechtenstein tersebut bermain pada kualifikasi Piala Eropa 2016 dalam usia 41 tahun 35 hari. Laga terakhir Soto di rangkaian Piala Eropa terjadi pada 12 Oktober 2015, kala ia membela Liechtenstein menghadapi Austria.

Dino Zoff

Peringkat pertama dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati Dino Zoff.

Kiper legendaris asal Italia ini bermain pada kualifikasi Piala Eropa 1984 dalam usia 41 tahun dan 90 hari. Laga pamungkas Zoff di Piala Eropa ini terjadi pada 29 Mei 1983, kala ia membela Gli Azzurri pada laga kontra Swedia.

Inilah Pencetak Gol Tercepat Piala Eropa, Termasuk Lewandowski

Pagelaran turnamen Piala Eropa bakal segera bergulir. Setelah sempat tertunda selama setahun akibat pandemi Covid-19, ajang sepak bola antarnegara paling akbar di Benua Eropa ini bakal dilaksanakan pada akhir pekan ini. Sebelas kota di sebelas negara berbeda akan menjadi tuan rumah gelaran ini.

Ajang ini akan menjadi pagelaran ke-16 sepanjang sejarah perhelatan Piala Eropa. Dalam 15 ajang sebelumnya, menurut laman International Federation of Football History and Statistics, sudah 687 gol tercipta dari 286 pertandingan.

Dari nyaris 700 gol tercipta ini ada sejumlah gol yang tercipta ketika laga baru berjalan. Gol-gol cepat ini tak jarang mampu menentukan jalannya pertandingan.

Kali ini kita akan tampilkan siapa saja para pencetak gol tercepat pada putaran final Piala Eropa. Mari kita simak.

 Paul Scholes

Paul Scholes berada di urutan kesembilan dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Gelandang Timnas Inggris ini mencetak gol kala laga berlangsung dua menit 42 detik kala menghadapi Timnas Portugal di fase grup Euro 2000.

Sayangnya, gol Scholes tak mampu membawa Inggris menang. Pada laga yang dihelat 12 Juni 2000 tersebut, The Three Lions harus menelan kekalahan 2-3 dari Portugal.

Hristo Stoichkov

Posisi delapan dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati oleh Hristo Stoichkov.

Penyerang Timnas Bulgaria ini mencetak gol saat pertandingan baru berlangsung dua menit dan 27 detik pada laga kontra Rumania di fase grup Euro 1996. Dalam pertandingan yang dihelat 13 Juni 1996 tersebut, Bulgaria sukses mengalahkan Rumania dengan skor 1-0.

Michael Owen

Michael Owen menempati peringkat ketujuh dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa.

Penyerang Timnas Inggris ini mencetak gol kala laga kontra Portugal di Perempat Final Euro 2004 baru berlangsung dua menit dan 25 detik. Pada laga yang dihelat pada 24 Juni 2004 ini, Owen dan kawan-kawan harus rela berbagi angka 2-2 dengan Portugal dalam waktu normal.

Petr Jiracek

Posisi enam dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati Petr Jiracek.

Gelandang Timnas Ceko ini mencetak gol kala pertandingan kontra Yunani di fase grup Euro 2012 baru berlangsung dua menit 14 detik. Dalam laga yang dihelat 12 Juni 2012 ini, Ceko sukses meraih kemenangan 2-1 dari Yunani.

Alan Shearer

Alan Shearer berada di peringkat kelima dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa.

Penyerang Timnas Inggris ini sempat mencetak gol kala menghadapi Timnas Jerman di Semifinal Euro 1996. Ia mencetak gol tersebut kala laga baru berlangsung dua menit 14 detik. Dalam laga yang digelar 26 Juni 1996 tersebut, kedua tim mengakhiri waktu normal laga dengan skor 1-1.

Sergei Aleinikov

Aleinikov menempati posisi keempat dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Pemain bertahan Timnas Uni Soviet ini mencetak gol cepatnya tersebut pada laga kontra Timnas Inggris. Pada laga fase grup Euro 1988 ini, Aleinikov mencetak gol kala pertandingan baru berlangsung dua menit tujuh detik.

Pada laga yang digelar 18 Juni 1988 tersebut, Aleinikov sukses mengantarkan timnya meraih kemenangan dengan skor 3-1.

Robbie Brady

Peringkat ketiga dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati oleh Robbie Braddy. Gelandang Timnas Irlandia ini mencetak gol cepatnya kala menghadapi Timnas Prancis. Dalam laga Babak 16 Besar tersebut, Brady membobol gawang Les Bleus kala laga baru berlangsung dua menit.

Namun, gol Brady ini gagal membantu timya meraih kemenangan. Dalam laga yang dihelat 26 Juni 2016 tersebut, Irlandia harus menelan kekalahan dengan skor 1-2.

Robert Lewandowski

Lewandowski menempati posisi dua dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Penyerang Timnas Polandia tersebut mencetak gol cepat pada laga kontra Timnas Portugal di Perempat Final Euro 2016. Ia mencetak gol kala laga yang digelar 30 Juni 2016 ini baru berlangsung satu menit 40 detik.

Gol Lewandowski ini membuat Polandia mampu menahan imbang Portugal 1-1 pada waktu normal laga tersebut.

Dmitri Kirichienko

Peringkat pertama dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa diisi oleh Dmitri Kirichenko. Penyerang Timnas Rusia ini mencatatkn rekor gol cepatnya pda laga kontra Yunani di fase grup Euro 2004. Dalam pertandingan yang dihelat 20 Juni 2004 ini, Kirichenko mencetak gol kala laga baru berlangsung semenit tujuh detik.

Gol Kirichenko sendiri sukses membawa timnya meraih kemenangan 2-1 atas Yunani.