Ucapan Jahat Pendukung Atletico Madrid Mengenai Antoine Griezmann

Pada menit-menit akhir bursa transfer musim panas 2021,Antoine Griezmann mengejutkan banyak orang dengan memutuskan untuk pulang ke Atletico Madrid.

 

Keputusan Griezmann untuk kembali tersebut mengejutkan banyak pihak mengingat hubungannya dengan para pendukung Atletico Madrid sangat buruk.Hubungan Griezmann dengan para pendukung Atletico Madrid menjadi butuk setelah dirinya memutuskan untuk pindah ke Barcelona pada 2019.

Padahal, setahun sebelumnya, Griezmann menyampaikan keinginannya untuk terus bertahan di Atletico Madrid.
Kebencian para pendukung Atletico Madrid terhadap Griezmann terlihat pada laga Liga Champions melawan FC Porto, Rabu (15/9/2021) waktu setempat.

Begitu pula saat dirinya masuk menggantikan Joao Felix pada babak kedua, Griezmann mendapat teriakan dan celaan dari para pendukung Los Rojiblancos.

Bersumber dari Marca, pada Kamis (16/9/2021) waktu setempat, penyerang Atletico Madrid nampak keluar dari tempat latihan.Felix yang mengendarai mobilnya disambut oleh sejumlah pendukung Atletico Madrid di luar tempat latihan.

Mulanya Felix menyambut para pendukung tersebut dengan ramah hingga reaksinya berubah ketika salah seorang fans berteriak kepada dirinya untuk mencederai Griezmann.

“Joao, lukai Griezmann, seolah-olah kamu tidak mau bermain dengannya,” ucap penggemar tersebut.

Felix pun sempat emosi dan meminta pendukung tersebut untuk menghormati Griezmann.

“Anda harus lebih menghormati Griezmann,” jawab Felix.

Tetapi pendukung lainnya juga meneriakkan hal serupa bahkan meminta penyerang yang disebut-sebut sebagai titisan Cristiano Ronaldo tersebut untuk mencederai tulang kering Griezmann.

“Jangan lupa untuk mencederai tulang kering Griezmann, Joao,” ujar penggemar tersebut.

Atletico Madrid Tidak Sudi Griezmann Ditukar Dengan Joao Felix

Chelsea Tak Mau Apes, Ingin Pinjam Griezmann Dulu

Atletico Madrid, Jawara La Liga, dikabarkan menolak proposal pertukaran pemain dari Barcelona yang melibatkan Joao Felix dengan Antoine Griezmann. Barcelona memang diklaim akan melepas Griezmann pada jendela transfer musim panas ini untuk mengurangi beban gaji mereka, yang akan berimbas pada kontrak baru Lionel Messi.

Barcelona saat ini masih mengusahakan pemotongan gaji dan menjual beberapa pemain. Langkah ini perlu untuk menyesuaikan beban gaji dengan salary cap La Liga. Menjual Griezmann adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan Blaugrana.

Belakangan muncul kabar yang menyebut kalau Barcelona dan Atletico sedang membuka peluang untuk melakukan pertukaran Griezmann dan Saul Niguez. Sekarang, seperti dilansir Marca, ternyata nama pertama yang diinginkan Barcelona untuk ditukar dengan Griezmann bukanlah Saul, melainkan Joao Felix.

Tapi, Atletico menolak permintaan itu, terlepas dari berita yang menyebut Felix tidak betah di Wanda Metropolitano dan berselisih dengan sang pelatih, Diego Simeone. Setelah itu barulah muncul nama Saul. Walau begitu, sepertinya rencana pertukaran pemain ini juga tidak akan menjadi kenyataan pada musim panas ini.

Saul sendiri memang diyakini ingin pergi dari Atletico, apalagi dengan fakta kalau sang jawara bertahan baru saja meresmikan perekrutan Rodrigo de Paul dari Udinese. Saul kabarnya merapat ke klub Premier League, Liverpool yang memang sedang mencari pemain tengah untuk menggantikan Giorginio Wijnaldum.

Atletico Madrid Juara Setelah Melalui Drama Sampai Detik Terakhir

Setelah menjalani musim yang panjang, Atletico Madrid resmi menjadi juara La Liga musim 2020/21.

Sejak awal musim, Atletico Madrid cukup diperhitungkan menjadi calon juara La Liga musim ini. Terutama setelah mereka kedatangan striker Barcelona, Luis Suarez.

Namun perjalanan Atletico Madrid untuk menjadi juara La Liga musim ini tidak berjalan mulus. Mereka harus bersaing dengan sang tetangga Real Madrid, untuk menjadi juara La Liga musim 2020/21 hingga jornada ke-38 La Liga.

Di pertandingan terakhir La Liga musim ini, tim besutan Diego Simeone berhasil mengamankan gelar juara mereka. Setelah mereka menang melawan Real Valladolid dengan skor 2-1.

Start Impresif

 Keberhasilan Atletico Madrid menjadi juara La Liga tidak terlepas dari start impresif mereka. Hingga jornada ke-12, Los Rojiblancos tidak sekalipun kalah dengan detail 10 kemenangan dan dua hasil imbang.

Namun perjalanan mereka mulai tersendat di jornada ke-13. Pada saat itu mereka kalah dari sang tetangga, Real Madrid dengan skor 2-0.

Namun pekan ke-14 Atletico kembali tancap gas hingga jornada ke-23 di mana mereka meraih sembilan kemenangan dan dua hasil imbang.

 Periode Habis Bensin
 Atletico Madrid pada saat itu unggul jauh dari Barcelona dan Real Madrid. Namun perolehan poin mereka mulai terkejar sejak bulan Februari.

Itu diawali dari hasil imbang 2-2 melawan Celta Vigo. Sejak saat itu mereka hanya meraih empat kemenangan dari 11 pertandingan La Liga.

Kans juara Atletico Madrid itu sempat nyaris sirna saat mereka kalah dari Athletic Bilbao di jornada ke-32 dan ditahan imbang Barcelona di jornada ke-35.

Alhasil perburuan gelar juara harus berlanjut hingga pekan ke-38, di mana Real Madrid berhasil memperkecil ketertinggalan poin menjadi dua poin saja.

Laga Terakhir Penuh Drama

 Di jornada terakhir ini, Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama mendapatkan lawan yang berat. Atletico Madrid berhadapan dengan Real Valladolid sementara Real Madrid menghadapi Vilalrreal.

Atletico Madrid harus menang di laga ini. Karena jika poin mereka sama dengan Real Madrid, maka Madrid akan dinyatakan menjadi juara karena unggul head to head.

Di laga ini, Atletico menjalani start yang buruk. Setelah mereka kebobolan terlebih dahulu di babak pertama.

Namun Los Rojiblancos tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil mencetak dua gol di babak kedua melalui Angel Correa dan Luis Suarez.

Berkat hasil ini Atletico Madrid dinobatkan menjadi jaura La Liga musim ini dengan raihan 86 poin. 

Ini merupakan gelar La Liga ke-11 Atletico Madrid.

Mereka terakhir kali memenangkan gelar itu di tahun 2014 silam.