Apa Sebabnya Xavi Tolak Barcelona Sampai Dua Kali

Xavi Hernandez, mantan kapten Barcelona, tampil cemerlang bersama klub Qatar, Al-Sadd. Pria Spanyol berusia 41 tahun itu membawa Al-Sadd menuai 6 gelar hanya dalam dua tahun sejak dilantik sebagai pelatih pada 2019.

Sehingga tidak mengherankan apabila Barca tertarik untuk memulangkan Xavi ke Camp Nou guna memandu tim di balik kemudi. Sebelumnya Xavi terus-terusan dihubungkan dengan sang mantan hingga tengah tahun ini saat klub-klub lain gencar melakoni revolusi di bench.

Kepada La Vanguardia, legenda Liga Spanyol tersebut mengungkapkan Barcelona memang ngebet ingin merekrutnya. Beberapa waktu lalu, sempat heboh berita Xavi bakal menggantikan posisi Ronald Koeman ketika dirinya tepergok mendarat di bandara Barcelona.

Posisi Koeman saat itu memang sedang dalam sorotan seturut belum adanya kepastian dia bakal dipertahankan atau didepak Barca. Namun, Xavi menegaskan kedatangannya kembali ke Spanyol hanya untuk berlibur.

Dia menyadari munculnya euforia soal gosip kepulangannya ke Camp Nou. Namun, bukan karena tidak sayang, Xavi menilai belum saatnya dia menerima pekerjaan sebagai pelatih Barcelona.

Pelatih Al-Sadd yang juga legenda Barcelona, Xavi Hernandez, saat memberikan instruksi dalam pertandingan.

“Saya mengatakan tidak kepada Barcelona sebanyak dua kali. Itu karena alasan keluarga dan situasi profesional,” ujar Xavi, yang baru memperbarui kontrak bersama Al-Sadd Maret lalu untuk mengikatnya sampai 2023.

“Saya harus mengakui sangat sulit menolaknya (tawaran melatih) karena saya fan Barcelona, tetapi sekarang bukan waktunya.”

“Saya tidak datang ke sana untuk berbicara kepada Barcelona. Pertama karena mereka masih punya pelatih, Koeman, dan Anda harus menghormatinya.”

“Kedua, saya tidak terburu-buru untuk melatih Barca,” kata pemilik 25 gelar sebagai pemain Blaugrana tersebut, dikutip dari Sky Italia.

Xavi sampai saat ini belum berpikir kembali ke Spanyol karena memiliki kehidupan yang nyaman di Qatar.

“Di sana, saya dan keluarga merasa bahagia. Saya juga memiliki peran penting untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022,” tuturnya lagi.

Di pihak lain, Barcelona melalui presiden klub, Joan Laporta, juga sudah mengonfirmasi Koeman akan bertahan, setidaknya hingga kontraknya kelar tahun depan.

“Saya ingin mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kontrak dan proyek yang saat ini dimiliki Ronald Koeman,” kata Laporta, Kamis kemarin.

“Kami sangat puas bahwa percakapan yang kami lakukan telah membuahkan hasil,” ujarnya memberi kesempatan kedua bagi Koeman, yang hanya memberi trofi Copa del Rey musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *