Xavi Hernandez Cocok Gantikan Ronald Koeman Latih Barcelona

Xavi Hernandez Anggap Kemenangan Madrid Atas PSG Tidak Adil

Barcelona meraih hasil yang kurang baik dalam awal musim ini, karenanya posisi Ronald Koeman sebagai pelatih menjadi terancam. Kini muncul tagar #KoemanOUT menggema di media sosial usai hasil mengecewakan Barcelona di markas Cadiz, Jumat (24/9/2021) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut Barcelona dan tim tuan rumah Cadiz tidak menghasilkan gol, dan laga berakhir dengan skor 0-0.Laga tersebut diwarnai kartu merah Frenkie de Jong, serta pengusiran Koeman.

Menurut kabar yang beredar, Barcelona kabarnya tengah mencari pelatih baru menggantikan Ronald Koeman. Xavi Hernandez dianggap paling cocok untuk menangani Blaugrana saat ini.

Ronald Koeman menjadi sasaran kambing hitam atas jebloknya performa Barcelona. Banyak dari pendukung meminta juru taktik 58 tahun itu segera didepak dan diputus kontraknya lebih cepat.

Para penggemar Barcelona tidak puas dengan performa yang ditunjukkan tim. Blaugrana sudah puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir, serta tertahan di urutan ketujuh klasemen dengan 9 poin, tertinggal 7 angka dari Real Madrid di posisi puncak.

Kubu Barcelona diklaim mulai bersiap mencopot Koeman dari jabatannya. Sejumlah nama calon pelatih anyar tim mencuat, mulai Roberto Martinez hingga Xavi Hernandez.

Martinez telah menanggapi isu ini dan menegaskan posisinya untuk tidak mengomentari situasi klub asal Catalunya tersebut. Adapun Xavi belum berbicara soal itu dan masih fokus membesut klub Qatar, Al Sadd.

Mencuatnya nama Xavi sebagai calon pelatih anyar Barcelona mendapat respon positif dari Andres Iniesta. Dia menilai mantan tandem duetnya itu paham banget Los Cules dan bakal kembali ke Camp Nou dengan status entrenador.

“Saya pikir [dia siap], ya. Jika anda bertanya kepada saya apakah saya membayangkan Xavi di bangku cadangan Barca,” kata Andres Iniesta kepada SPORT, dilansir dari Daily Star.

“Dia telah mempersiapkan diri dan berlatih untuk membesut Barca. Dia memiliki kepercayaan diri buat menghadapi tantangan ini,” ujarnya soal Xavi Hernandez.

Apa Sebabnya Xavi Tolak Barcelona Sampai Dua Kali

Xavi Hernandez, mantan kapten Barcelona, tampil cemerlang bersama klub Qatar, Al-Sadd. Pria Spanyol berusia 41 tahun itu membawa Al-Sadd menuai 6 gelar hanya dalam dua tahun sejak dilantik sebagai pelatih pada 2019.

Sehingga tidak mengherankan apabila Barca tertarik untuk memulangkan Xavi ke Camp Nou guna memandu tim di balik kemudi. Sebelumnya Xavi terus-terusan dihubungkan dengan sang mantan hingga tengah tahun ini saat klub-klub lain gencar melakoni revolusi di bench.

Kepada La Vanguardia, legenda Liga Spanyol tersebut mengungkapkan Barcelona memang ngebet ingin merekrutnya. Beberapa waktu lalu, sempat heboh berita Xavi bakal menggantikan posisi Ronald Koeman ketika dirinya tepergok mendarat di bandara Barcelona.

Posisi Koeman saat itu memang sedang dalam sorotan seturut belum adanya kepastian dia bakal dipertahankan atau didepak Barca. Namun, Xavi menegaskan kedatangannya kembali ke Spanyol hanya untuk berlibur.

Dia menyadari munculnya euforia soal gosip kepulangannya ke Camp Nou. Namun, bukan karena tidak sayang, Xavi menilai belum saatnya dia menerima pekerjaan sebagai pelatih Barcelona.

Pelatih Al-Sadd yang juga legenda Barcelona, Xavi Hernandez, saat memberikan instruksi dalam pertandingan.

“Saya mengatakan tidak kepada Barcelona sebanyak dua kali. Itu karena alasan keluarga dan situasi profesional,” ujar Xavi, yang baru memperbarui kontrak bersama Al-Sadd Maret lalu untuk mengikatnya sampai 2023.

“Saya harus mengakui sangat sulit menolaknya (tawaran melatih) karena saya fan Barcelona, tetapi sekarang bukan waktunya.”

“Saya tidak datang ke sana untuk berbicara kepada Barcelona. Pertama karena mereka masih punya pelatih, Koeman, dan Anda harus menghormatinya.”

“Kedua, saya tidak terburu-buru untuk melatih Barca,” kata pemilik 25 gelar sebagai pemain Blaugrana tersebut, dikutip dari Sky Italia.

Xavi sampai saat ini belum berpikir kembali ke Spanyol karena memiliki kehidupan yang nyaman di Qatar.

“Di sana, saya dan keluarga merasa bahagia. Saya juga memiliki peran penting untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022,” tuturnya lagi.

Di pihak lain, Barcelona melalui presiden klub, Joan Laporta, juga sudah mengonfirmasi Koeman akan bertahan, setidaknya hingga kontraknya kelar tahun depan.

“Saya ingin mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kontrak dan proyek yang saat ini dimiliki Ronald Koeman,” kata Laporta, Kamis kemarin.

“Kami sangat puas bahwa percakapan yang kami lakukan telah membuahkan hasil,” ujarnya memberi kesempatan kedua bagi Koeman, yang hanya memberi trofi Copa del Rey musim ini.