Prediksi Finlandia vs Rusia, Grup B Euro 2020, 16 Juni 2021

Prediksi kali adalah pertandingan kedua EURO 2020 dari grup B babak penyisihan grup yang akan mempertemukan skuat timnas Finlandia melawan skuat timnas Rusia, laga ini akan di langsungkan Rabu, 16 Juni 2021 pada pkl 20:00 Wib di Stadion Krestovsky.

Skuat timnas Finlandia Tergabung di grup B bersama Rusia, Denmark dan belgia telah berhasil membuka laga pertama EURO 2020 dengan hasil yang baik dengan mengalahkan timnas Denmark dengan skor 0-1, berbekal kemenangan tersebut skuat timnas Finlandia akan lebih percaya diri menjalani laga kedua pertengahan pekan ini melawan timnas Rusia.

Timnas Rusia sendiri membuka EURO 2020 dengan hasil yang sangat buruk, kekalahan telak 3-0 melawan Timnas Belgia membuat skuat timnas Rusia sedikit goyang, pasalnya mereka tak mampu membalas sebiji gol pun, melawan Finlandia nanti timnas Rusia akan berusaha untuk bisa meraih poin penuh untuk mengembalikan kepercayaan tim, apa lagi peluang semakin sulit jika sampai kalah dua kali di fase grup B ini.

Bermain di Stadion Krestovsky ketika melawan Belgia, timnas Rusia di buat tak berdaya, penguasaan bola pun berbanding sangat jauh dimana timnas Belgia 66% seemntara timnas Rusia hanya 33%, namun kompetisi baru di mulai dan di pertandingan kedua kontra Finlandia nanti skuat timnas Rusia akan berjuang untuk bisa meraih poin pertama.

Penampilan buruk di empat laga sebelumnya di kualifikasi Piala Dunia dan Ujicoba jelang EURO tak membuat skuat timnas Finlandia akan tampil buruk di laga EURO 2020 musim ini, buktinya mereka berhasil membuka EURO 2020 dengan hasil yang sangat bagus, di lima laga terakhirnya skuat timnas Finlandia hanya meraih 1 kemenangan 3 kali kalah dan 1 kali imbang.

Sementara timnas Rusia tampil cukup baik di laga ujicoba namun tampil sangat buruk di laga pembuka EURO 2020, di laga kontra Finlandia nanti jelas akan menjadi laga yang sangat berat bagi skuat timnas Rusia.

Dilihat dari empat pertemuan kedua timnas atau negara Timnas Rusia masih mendominasi dengan 4 kali meraih kemenangan, sementara timnas Finlandia belum sekali pun mampu meraih kemenangan, terakhir kedua tim bertemu di kualifikasi Piala Dunia 2019 lalu dimana timnas Finlandia yang menjamu Rusia justru kecolongan dengan skor 0-3.

Head to head Finlandia vs Rusia :

11/06/2009 Finlandia 0-3 Rusia
15/10/2008 Rusia 3-0 Finlandia
15/11/1995 Rusia 3-1 Finlandia
16/08/1995 Finlandia 0-6 Rusia

Lima pertandingan terakhir Finlandia :

29/03/2021 Ukraina 1-1 Finlandia
01/04/2021 Swiss 3-2 Finlandia
29/05/2021 Swedia 2-0 Finlandia
04/06/2021 Finlandia 0-1 Estonia
12/06/2021 Denmark 0-1 Finlandia

Lima pertandingan terakhir Rusia :

27/03/2021 Rusia 2-1 Slovenia
31/03/2021 Slowakia 2-1 Rusia
02/06/2021 Polandia 1-1 Rusia
05/06/2021 Rusia 1-0 Bulgaria
13/06/2021 Belgia 3-0 Rusia

Perkiraan susunan pemain:

Finlandia : Lukas Hradecky; Paulus Arajuuri, Juhani Ojala, Daniel O’Shaughnessy, Pyry Soiri, Onni Valakari, Thomas Lam, Joni Kauko, Lassi Lappalainen, Roope Riski, Marcus Forss.

Rusia : Andrey Lunyov, Igor Diveyev, Georgi Dzhikiya, Roman Yevgenyev, Mario Fernandes, Daniil Fomin, Magomed Ozdoyev, Aleksandr Golovin, Denis Cheryshev, Aleksei Miranchuk, Anton Zabolotny.

Prediksi Skor Akhir

Finlandia  1 – 0  Rusia

Christian Eriksen Jatuh Pingsan, Laga Denmark vs Finlandia Dihentikan

Setelah Christian Eriksen pingsan di tengah lapangan, pertandingan Denmark vs Finlandia di Euro 2020 terpaksa dihentikan pada akhir babak pertama.

Denmark dan Finlandia saling berhadapan dalam pertandingan pertama Grup B Euro 2020. Laga ini dilangsungkan di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6/2021) malam.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-42, Eriksen tiba-tiba terjatuh di lapangan. Bintang Inter Milan itu kemudian langsung mendapatkan perawatan medis yang intensif.

Rekan-rekan setimnya di Denmark dan para pendukung tampak terpukul saat Eriksen mendapatkan perawatan.

Pertandingan Dihentikan

Sementara itu pihak penyelenggara Euro 2020 memutuskan untuk menghentikan pertandingan antara Denmark melawan Finlandia ini.

Laga Kembali Dilanjutkan

Lewat pengumuman resmi mereka, UEFA menyatakan bahwa laga Denmark vs Finlandia akan dilanjutkan pada Sabtu (12/6/2021) pukul 20:30 waktu setempat atau Minggu (13/6/2021) pukul 01:30 dini hari WIB.

“Mengikuti permintaan yang dibuat oleh pemain kedua tim, UEFA telah setuju untuk memulai kembali pertandingan antara Denmark dan Finlandia malam ini pukul 20:30 CET (pengumuman menyusul),”

“Empat menit terakhir babak pertama akan dimainkan, kemudian akan ada jeda 5 menit babak pertama diikuti oleh babak kedua.”

Skuad Denmark Sudah Sepakat

Sementara itu, federasi sepak bola Denmark menyatakan bahwa skuad tim Dinamit sudah mengonfirmasi bahwa Eriksen berada dalam kondisi OK sebelum sepakat melanjutkan laga.

Ketika dihentikan, pertandingan Denmark vs Finlandia ini sendiri masih bertahan dengan kedudukan imbang tanpa gol 0-0.

Susunan Pemain

Denmark XI (4-3-3): Schmeichel; Maehle, Christensen, Kjaer, Wass; Hojbjerg, Delaney, Eriksen; Braithwaite, Poulsen, Wind.

Finlandia XI (4-2-2-2): Hradecky; Uronen, O’Shaughnessy, Arajuuri, Raitala; Sparv, Kamara; Toivoi, Lod; Pukki, Pohanpalo.

Daftar Pencetak Gol Bersejarah Piala Eropa, Ada Xavi Dan Nani

Turnamen Euro 2020 akhirnya berhasil diselenggarakan setelah setahun tertunda. Sebelas kota di sebelas negara bakal menjadi tuan rumah bagi turnamen sepak bola antar negara di Benua Eropa tersebut.

Pesta sepakbola ini akan menjadi turnamen yang ke-16 kalinya diadakan, yang pertama kali dihelat pada 1960 tersebut. Dalam 15 edisi sebelumya, sudah tercipta 687 gol dari 286 pertandingan di putaran final.

International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) memprediksi bahwa pada gelaran Euro 2020 ini akan ada catatan sejarah menyangkut gol yang terjadi pada putaran final Piala Eropa. IFFHS yakin bahwa gol ke-700 sepanjang gelaran Piala Eropa akan tercipta pada fase grup Euro 2020.

Sebelum gol ke-700 ini, ada sejumlah gol yang menjadi milestone dalam gelaran Piala Eropa. Siapa saja para para pencetak gol yang menjadi milestone tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Milan Galic

Milan Galic mencetak gol pertama dalam sejarah gelaran Piala Eropa. Pemain asal Yugoslavia ini mencetak gol pada menit ke-11 pada laga kontra Prancis. Dalam laga yang dihelat di Parc des Princes, Paris, 6 Juli 1960 tersebut, Yugoslavia menang dengan skor 5-4.

Alain Giresse

Gol keseratus di ajang Piala Eropa dicetak oleh Alain Giresse. Pemain asal Prancis ini mencetak gol bersejarah tersebut pada laga kontra Belgia di gelaran Euro 1984. Dalam laga yang dihelat 16 Juni 1984 tersebut, Prancis mengalahkan Belgia lima gol tanpa balas.

Kim Vilfort

Gol ke-200 di ajang Piala Eropa dicetak oleh Kim Vilfort. Penggawa Timnas Denmark tersebut mencetak gol ini ke gawang Timnas Jerman pada partai puncak Euro 1992. Gol ini memastikan kemenangan dua gol tanpa balas Tim Dinamit pada laga yang dihelat 26 Juni 1992 tersebut.

Zlatko Zahovic

Zlatko Zahovic mencatatkan namanya sebagai pencetak gol ke-300 sepanjang gelaran Piala Eropa. Penggawa Timnas Slovenia tersebut mencetak gol ini ke gawang Spanyol di fase grup Euro 2000. Dalam laga yang dihelat 18 Juni 2000 tersebut, Slovenia harus menelan kekalahan 1-2.

Thierry Henry

Pencetak gol ke-400 pada gelaran Piala Eropa adalah Thierry Henry. Bintang Timnas Prancis ini mencetak gol tersebut pada laga fase grup Euro 2004, kontra Swiss. Dalam pertandingan yang digelar 21 Juni 2004 tersebut, Les Bleus sukses mengalahkan Swiss dengan skor 3-1.

Xavi Hernandez

Xavi mencatatkan namanya di Piala Eropa sebagai pencetak gol ke-500 sepanjang gelaran turnamen antarnegara paling mentereng di Benua Eropa tersebut. Penggawa Timnas Spanyol ini mencetak gol tersebut pada Semifinal Euro 2008, kontra Rusia. Dalam pertandingan yang digelar 26 Juni 2008 tersebut, La Furia Roja meraih kemenangan tiga gol tanpa balas.

Nani

Pencetak gol ke-600 pada gelaran Piala Eropa adalah Nani. Pemain Timnas Portugal tersebut mencetak gol ini pada laga fase grup Euro 2016, kontra Islandia. Dalam pertandingan yang dihelat 14 Juni 2016 ini, Portugal bermain imbang 1-1 kontra Islandia.

Inilah Para Pemain Tua Yang Pernah Ikut Pagelaran Euro

Turnamen kompetisi antar Eropa / EURO 2020 akan segera dimulai akhir pekan ini. Setelah terjadi penundaan selama setahun akibat pandemi Covid-19, turnamen sepak bola antarnegara paling akbar ini bakal dihelat di sebelas kota di sebelas negara berbeda.

Turnamen ini akan menjadi yang ke-16 kali sepanjang perhelatan Piala Eropa. Perhelatan ini pertama kali digelar pada 1960 lalu.

Sudah ada ratusan pemain yang terlibat dalam gelaran ini, baik dalam putaran final maupun pada ajang kualifikasi.

Dari sekian banyak pemain tersebut, ada juga termasuk sosok pemain senior. Bahkan, tak jarang, ada juga pemain-pemain berusia senja -untuk ukuran pesepak bola profesional- yang masih ambil bagian di ajang ini.

Kali ini kita akan bahas siapa saja para pemain tertua tersebut yang berlaga di Piala Eropa termasuk di ajang kualifikasi? Mari kita simak.

Maik Taylor

Peringkat kesembilan dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Maik Taylor.

Penjaga gawang Irlandia Utara ini bermain di kualifikasi Piala Eropa 2012 ketika usianya mencapai 40 tahun dan 37 hari. Terakhir, ia membela timnya kala menghadapi Italia pada 11 Oktober 2011.

Jim Leighton

Leighton menempati posisi delapan dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Penjaga gawang Skotlandia ini bermain di kualifikasi Piala Eropa 2000 ketika usianya 40 tahun 78 hari. Terakhir, Leighton membela panji Skotlandia di ajang Piala Eropa adalah kala menghadapi Estonia pada 10 Oktober 1998.

Gabor Kiraly

Peringkat ketujuh dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Gabor Kiraly.

Penjaga gawang Hongaria ini bermain di putaran final Piala Eropa 2016 ketika usianya 40 tahun dan 86 hari. Laga terakhir Kiraly di Piala Eropa terjadi pada 26 Juni 2016, kala menghadapi Belgia.

Serghei Stroenco

Stroenco menempati posisi keenam dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Moldova ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2008 kala berusia 40 tahun dan 237 hari. Laga terakhir Stroenco di Piala Eropa terjadi pada 17 Oktober 2007 kala menghadapi Malta.

Roman Berezovski

Peringkat kelima dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Berezovski.

Pemain asal Armenia ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 kala berusia 40 tahun dan 312 hari. Laga terakhir Berezovski di Piala Eropa terjadi pada laga kontra Portugal, 13 Juni 2015.

Juli Sanchez Soto

Soto menempati posisi empat dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Andorra ini bermain di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020 pada usia 40 tahun dan 356 hari. Laga terakhir Soto di Piala Eropa terjadi pada 11 Juni 2019, kala ia membela Andorra dalam laga kontra Prancis.

Jakup Mikkelsen

Peringkat ketiga dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati oleh Jakup Mikkelsen.

Penggawa Kepulauan Faroe tersebut bermain pada kualifikasi Piala Eropa 2012 ketika usianya telah mencapa 40 tahun dan 359 hari. Laga pamungkas Mikkelsen di rangkaian Piala Eropa terjadi ketika ia membela negaranya menghadapi Irlandia utara pada 10 Agustus 2011.

Mario Frick

Frick menempati posisi dua dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa.

Pemain asal Liechtenstein tersebut bermain pada kualifikasi Piala Eropa 2016 dalam usia 41 tahun 35 hari. Laga terakhir Soto di rangkaian Piala Eropa terjadi pada 12 Oktober 2015, kala ia membela Liechtenstein menghadapi Austria.

Dino Zoff

Peringkat pertama dalam daftar pemain tertua yang bermain di Piala Eropa ditempati Dino Zoff.

Kiper legendaris asal Italia ini bermain pada kualifikasi Piala Eropa 1984 dalam usia 41 tahun dan 90 hari. Laga pamungkas Zoff di Piala Eropa ini terjadi pada 29 Mei 1983, kala ia membela Gli Azzurri pada laga kontra Swedia.

Inilah Pencetak Gol Tercepat Piala Eropa, Termasuk Lewandowski

Pagelaran turnamen Piala Eropa bakal segera bergulir. Setelah sempat tertunda selama setahun akibat pandemi Covid-19, ajang sepak bola antarnegara paling akbar di Benua Eropa ini bakal dilaksanakan pada akhir pekan ini. Sebelas kota di sebelas negara berbeda akan menjadi tuan rumah gelaran ini.

Ajang ini akan menjadi pagelaran ke-16 sepanjang sejarah perhelatan Piala Eropa. Dalam 15 ajang sebelumnya, menurut laman International Federation of Football History and Statistics, sudah 687 gol tercipta dari 286 pertandingan.

Dari nyaris 700 gol tercipta ini ada sejumlah gol yang tercipta ketika laga baru berjalan. Gol-gol cepat ini tak jarang mampu menentukan jalannya pertandingan.

Kali ini kita akan tampilkan siapa saja para pencetak gol tercepat pada putaran final Piala Eropa. Mari kita simak.

 Paul Scholes

Paul Scholes berada di urutan kesembilan dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Gelandang Timnas Inggris ini mencetak gol kala laga berlangsung dua menit 42 detik kala menghadapi Timnas Portugal di fase grup Euro 2000.

Sayangnya, gol Scholes tak mampu membawa Inggris menang. Pada laga yang dihelat 12 Juni 2000 tersebut, The Three Lions harus menelan kekalahan 2-3 dari Portugal.

Hristo Stoichkov

Posisi delapan dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati oleh Hristo Stoichkov.

Penyerang Timnas Bulgaria ini mencetak gol saat pertandingan baru berlangsung dua menit dan 27 detik pada laga kontra Rumania di fase grup Euro 1996. Dalam pertandingan yang dihelat 13 Juni 1996 tersebut, Bulgaria sukses mengalahkan Rumania dengan skor 1-0.

Michael Owen

Michael Owen menempati peringkat ketujuh dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa.

Penyerang Timnas Inggris ini mencetak gol kala laga kontra Portugal di Perempat Final Euro 2004 baru berlangsung dua menit dan 25 detik. Pada laga yang dihelat pada 24 Juni 2004 ini, Owen dan kawan-kawan harus rela berbagi angka 2-2 dengan Portugal dalam waktu normal.

Petr Jiracek

Posisi enam dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati Petr Jiracek.

Gelandang Timnas Ceko ini mencetak gol kala pertandingan kontra Yunani di fase grup Euro 2012 baru berlangsung dua menit 14 detik. Dalam laga yang dihelat 12 Juni 2012 ini, Ceko sukses meraih kemenangan 2-1 dari Yunani.

Alan Shearer

Alan Shearer berada di peringkat kelima dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa.

Penyerang Timnas Inggris ini sempat mencetak gol kala menghadapi Timnas Jerman di Semifinal Euro 1996. Ia mencetak gol tersebut kala laga baru berlangsung dua menit 14 detik. Dalam laga yang digelar 26 Juni 1996 tersebut, kedua tim mengakhiri waktu normal laga dengan skor 1-1.

Sergei Aleinikov

Aleinikov menempati posisi keempat dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Pemain bertahan Timnas Uni Soviet ini mencetak gol cepatnya tersebut pada laga kontra Timnas Inggris. Pada laga fase grup Euro 1988 ini, Aleinikov mencetak gol kala pertandingan baru berlangsung dua menit tujuh detik.

Pada laga yang digelar 18 Juni 1988 tersebut, Aleinikov sukses mengantarkan timnya meraih kemenangan dengan skor 3-1.

Robbie Brady

Peringkat ketiga dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa ditempati oleh Robbie Braddy. Gelandang Timnas Irlandia ini mencetak gol cepatnya kala menghadapi Timnas Prancis. Dalam laga Babak 16 Besar tersebut, Brady membobol gawang Les Bleus kala laga baru berlangsung dua menit.

Namun, gol Brady ini gagal membantu timya meraih kemenangan. Dalam laga yang dihelat 26 Juni 2016 tersebut, Irlandia harus menelan kekalahan dengan skor 1-2.

Robert Lewandowski

Lewandowski menempati posisi dua dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa. Penyerang Timnas Polandia tersebut mencetak gol cepat pada laga kontra Timnas Portugal di Perempat Final Euro 2016. Ia mencetak gol kala laga yang digelar 30 Juni 2016 ini baru berlangsung satu menit 40 detik.

Gol Lewandowski ini membuat Polandia mampu menahan imbang Portugal 1-1 pada waktu normal laga tersebut.

Dmitri Kirichienko

Peringkat pertama dalam daftar pemain yang mencetak gol tercepat di Piala Eropa diisi oleh Dmitri Kirichenko. Penyerang Timnas Rusia ini mencatatkn rekor gol cepatnya pda laga kontra Yunani di fase grup Euro 2004. Dalam pertandingan yang dihelat 20 Juni 2004 ini, Kirichenko mencetak gol kala laga baru berlangsung semenit tujuh detik.

Gol Kirichenko sendiri sukses membawa timnya meraih kemenangan 2-1 atas Yunani.

Inilah Daftar Skuad Lengkap 24 Negara Peserta Euro 2020

Semua negera peserta Euro 2020 akhirnya lengkap menyerahkan data final pemain yang akan dibawa bermain di turnamen EURO 2020.

Berikut akan ditampilkan daftar lengkap skuad negara yang akan tampil di Euro 2020. Yang mendapatkan banyak sorotan adalah skuad Timnas Inggris dan Timnas Italia karena diumumkan pada hari terakhir masa pendaftaran pemain.

Inggris terpaksa mencoret Mason Greenwood dari daftar pemain karena cedera. Selain itu, Jese Linggard juga harus mengubur mimpinya untuk tampil di Euro 2020 karena tidak masuk skuad.

Gareth Southgate menumpuk pemain di posisi bek kanan. Tercatat, ada empat pemain di posisi itu yakni Kyle Walker, Reece James, Trent Alexander-Arnold, dan Kieran Tripper.

Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini menjadikan pemain Juventus sebagai pilar utama dalam skuadnya. Juventus menyumbang empat pemain. Inter Milan, sebagai peraih scudetto, hanya punya tiga wakil di timnas Italia.

Simak daftar lengkap skuad akhir 24 negara yang akan tampil pada ajang Euro 2020 di bawah ini.

Italia

Kiper: Gianluigi Donnarumma, Alex Meret, Salvatore Sirigu

Bek: Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Giovanni Di Lorenzo, Emerson Palmieri, Alessandro Florenzi, Leonardo Spinazzola, Rafael Toloi

Gelandang: Nicolo Barella, Bryan Cristante, Jorginho, Manuel Locatelli, Lorenzo Pellegrini, Stefano Sensi, Marco Verratti

Penyerang: Andrea Belotti, Domenico Berardi, Federico Bernardeschi, Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne, Giacomo Raspadori

Swiss

Kiper: Yann Sommer, Jonas Omlin, Yvon Mvogo, Gregor Kobel

Bek: Fabian Schar, Ricardo Rodriguez, Manuel Akanji, Nico Elvedi, Jordan Lotomba, Becir Omeragic, Silvan Widmer, Loris Benito, Kevin Mbabu, Eray Comert

Gelandang: Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, Steven Zuber, Denis Zakaria, Remo Freuler, Edimilson Fernandes, Djibril Sow

Penyerang: Haris Seferovic, Admir Mehmedi, Breel Embolo, Mario Gavranovic, Ruben Vargas, Christian Fassnacht, Dan Ndoye, Andy Zeqiri.

Turki

Kiper: Altay Bayindir, Mert Gunok, Ugurcan Cakır

Bek: Zeki Celik, Caglar Soyuncu, Kaan Ayhan, Merih Demiral, Mert Muldur, Ozan Kabak, Ridvan Yilmaz, Umut Meras

Gelandang: Yusuf Yazici, Dorukhan Tokoz, Irfan Can Kahveci, Okay Yokuslu, Orkun Kokcu, Ozan Tufan, Taylan Antalyali, Hakan Calhanoglu

Penyerang: Burak Yilmaz, Cengiz Under, Enes Unal, Abdulkadir Omur, Kerem Akturkoglu, Halil Dervisoglu, Kenan Karaman

Wales

Kiper: Wayne Hennessey, Danny Ward, Adam Davies

Bek: Chris Gunter, Ben Davies, Connor Roberts, Ethan Ampadu, Chris Mepham, Joe Rodon, James Lawrence, Neco Williams, Rhys Norrington-Davies, Ben Cabango

Gelandang: Aaron Ramsey, Joe Allen, Jonny Williams, Harry Wilson, Daniel James, David Brooks, Joe Morrell, Matt Smith, Dylan Levitt, Rubin Colwill

Penyerang: Gareth Bale, Kieffer Moore, Tyler Roberts

Belgia

Kiper: Thibaut Courtois, Simon Mignolet, Matz Sels

Bek: Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Thomas Meunier, Jason Denayer, Dedryck Boyata, Leander Dendoncker, Timothy Castagne

Gelandang: Axel Witsel, Kevin De Bruyne, Nacer Chadli, Yannick Carrasco, Youri Tielemans, Thorgan Hazard, Dennis Praet, Hans Vanaken

Penyerang: Eden Hazard, Dries Mertens, Romelu Lukaku, Christian Benteke, Michy Batshuayi, Jeremy Doku, Leandro Trossard

Denmark

Kiper: Kasper Schmeichel, Frederik Ronnow, Jonas Lossl

Bek: Daniel Wass, Joakim Maehle, Jens Stryger, Nicolai Boilesen, Simon Kjaer, Andreas Christensen, Jannik Vestergaard, Joachim Andersen, Mathias Zanka

Gelandang: Pierre-Emile Hojbjerg, Thomas Delaney, Mathias Jensen, Christian Eriksen, Christian Norgaard, Anders Christiansen

Penyerang: Youssef Poulsen, Martin Braithwaite, Jonas Wind, Kasper Dolberg, Andreas Skov Olsen, Mikkel Damsgaard, Robert Skov, Andreas Cornelius

Finlandia

Kiper: Lukas Hradecky, Jesse Joronen, Anssi Jaakkola

Bek: Thomas Lam, Paulus Arajuuri, Jere Uronen, Juhani Ojala, Sauli Vaisanen, Nikolai Alho, Daniel O’Shaughnessy, Niko Hamalainen, Leo Vaisanen, Robert Ivanov

Gelandang: Jasin Assehnoun, Onni Valakari, Pyry Soiri, Fredrik Jensen, Joni Kauko, Glen Kamara, Rasmus Schuller, Tim Sparv

Penyerang: Teemu Pukki, Lassi Lappalainen, Marcus Forss, Joel Pohjanpalo

Rusia

Kiper: Anton Shunin, Andrey Lunyov, Yury Dyupin, Matvei Safonov

Bek: Yuri Zhirkov, Fyodor Kudryashov, Georgi Dzhikiya, Mario Fernandes, Andrei Semyonov, Vyacheslav Karavayev, Igor Diveyev, Roman Yevgenyev, Ilya Samoshnikov

Gelandang: Aleksandr Golovin, Aleksei Ionov, Roman Zobnin, Daler Kuzyayev, Aleksei Miranchuk, Denis Cheryshev, Magomed Ozdoyev, Andrei Mostovoy, Dmitri Barinov, Daniil Fomin, Rifat Zhemaletdinov, Maksim Mukhin Arsenal, Denis Zakarovry,

Penyerang: Artem Dzyuba, Anton Zabolotny, Aleksandr Sobolev

Austria

Kiper: Daniel Bachmann, Pavao Pervan, Alexander Schlager

Bek: David Alaba, Aleksandar Dragovic, Marco Friedl, Martin Hinteregger, Stefan Lainer, Philipp Lienhart, Stefan Posch, Christopher Trimmel, Andreas Ulmer

Gelandang: Julian Baumgartlinger, Christoph Baumgartner, Florian Grillitsch, Stefan Ilsanker, Konrad Laimer, Valentino Lazaro, Marcel Sabitzer, Louis Schaub, Xaver Schlager, Alessandro Schopf

Penyerang: Marko Arnautovic, Michael Gregoritsch, Sasa Kalajdzic, Karim Onisiwo

Belanda

Kiper: Jasper Cillessen, Maarten Stekelenburg, Tim Krul

Bek: Daley Blind, Stefan de Vrij, Joel Veltman, Matthijs de Ligt, Nathan Ake, Denzel Dumfries, Patrick van Aanholt, Owen Wijndal, Jurrien Timber

Gelandang: Georginio Wijnaldum, Frenkie de Jong, Davy Klaassen, Marten de Roon, Donny van de Beek, Ryan Gravenberch, Teun Koopmeiners

Penyerang: Memphis Depay, Quincy Promes, Luuk de Jong, Steven Berghuis, Donyell Malen, Wout Weghorst, Cody Gakpo

Makedonia Utara

Kiper: Mencuri Dimitrievski, Damjan Siskovski, Riste Jankov

Bek: Stefan Ristovski, Visar Musliu, Egzon Bejtulai, Kire Ristevski, Gjoko Zajkov, Darko Velkovski, Ezdzan Alioski

Gelandang: Arijan Ademi, Enis Bardhi, Stefan Spirovski, Boban Nikolov, Tihomir Kostadinov, Ferhan Hasani, Eljif Elmas, Daniel Avramovski, Darko Curlinov, Marjan Radeski

Penyerang: Goran Pandev, Aleksandar Trajkovski, Ivan Trickovski, Vlatko Stojanovski, Krste Velkovski, Milan Ristovski

Ukraina

Kiper: Andriy Pyatov, Andriy Lunin, Heorhiy Bushchan, Anatoliy Trubin

Bek: Mykola Matviyenko, Oleksandr Karavayev, Serhiy Kryvtsov, Eduard Sobol, Vitaliy Mykolenko, Bohdan Mykhaylichenko, Illya Zabarnyi, Oleksandr Tymchyk, Viktor Korniyenko, Denys Popov, Oleksandr Syrota

Gelandang: Andriy Yarmolenko, Yevhen Konoplyanka, Taras Stepanenko, Oleksandr Zinchenko, Ruslan Malinovskyi, Serhiy Sydorchuk, Viktor Kovalenko, Viktor Tsyhankov, Marlos, Yevhenii Makarenko, Mykola Shaparenko, Vitaliy Bondiy Buyalskyi, Artelyevandriy Buyalskyi, Olerdanriy Buyalskyi Lyednyev, Heorhiy Sudakov

Penyerang: Roman Yaremchuk, Artem Besyedin, Artem Dovbyk

Kroasia

Kiper: Lovre Kalinic, Dominik Livakovic, Simon Sluga

Bek: Domagoj Vida, Dejan Lovren, Sime Vrsaljko, Borna Barisic, Duje Caleta-Car, Josip Juranovic, Domagoj Bradaric, Mile Skoric, Josko Gvardiol

Gelandang: Luka Modric, Mateo Kovacic, Marcelo Brozovic, Milan Badelj, Mario Pasalic, Nikola Vlasic, Luka Ivanusec

Penyerang: Ivan Perisic, Andrej Kramaric, Ante Rebic, Josip Brekalo, Bruno Petkovic, Mislav Orsic, Ante Budimir

Republik Ceko

Kiper: Tomas Vaclik, Jiri Pavlenka, Ales Mandous

Bek: Vladimir Coufal, Pavel Kaderabek, Ondrej Celustka, Tomas Kalas, David Zima, Jan Boril, Ales Mateju, Jakub Brabec

Gelandang: Lukas Masopust, Vladimir Darida, Tomas Soucek, Antonin Barak, Alex Kral, Tomas Holes, Petr Sevcik, Jakub Jankto, Adam Hlozek, Jakub Pesek, Michal Sadilek

Penyerang: Patrik Schick, Michael Krmencik, Matej Vydra, Tomas Pekhart

Inggris

Kiper: Dean Henderson, Sam Johnstone, Jordan Pickford

Bek: Trent Alexander-Arnold, Ben Chilwell, Conor Coady, Reece James, Harry Maguire, Tyrone Mings, Luke Shaw, John Stones, Kieran Trippier, Kyle Walker

Gelandang: Jude Bellingham, Jordan Henderson, Mason Mount, Kalvin Phillips, Declan Rice

Penyerang: Dominic Calvert-Lewin, Phil Foden, Jack Grealish, Harry Kane, Marcus Rashford, Bukayo Saka, Jadon Sancho, Raheem Sterling

Skotlandia

Kiper: Craig Gordon, David Marshall, Jon McLaughlin

Bek: Nathan Patterson, Stephen O’Donnell, Andy Robertson, Kieran Tierney, Greg Taylor, Liam Cooper, Grant Hanley, Declan Gallagher, Scott McKenna, Jack Hendry

Gelandang: Billy Gilmour, Callum McGregor, Scott McTominay, Stuart Armstrong, John McGinn, John Fleck, David Turnbull

Penyerang: Che Adams, James Forrest, Ryan Christie, Ryan Fraser, Lyndon Dykes, Kevin Nisbet

Polandia

Kiper: Lukasz Fabianski, Wojciech Szczesny, Lukasz Skorupski

Bek: Jan Bednarek, Bartosz Bereszynski, Pawel Dawidowicz, Kamil Glik, Michal Helik, Tomasz Kedziora, Kamil Piatkowski, Tymoteusz Puchacz, Maciej Rybus

Gelandang: Przemysaw Frankowski, Kamil Jozwiak, Mateusz Klich, Kacper Kozlowski, Grzegorz Krychowiak, Karol Linetty, Jakub Moder (Brighton), Przemyslaw Placheta, Piotr Zielinski

Penyerang: Dawid Kownacki, Robert Lewandowski, Arkadiusz Milik, Karol Swiderski, Jakub Swierczok

Slowakia

Penjaga gawang: Martin Dubravka, Marek Rodak, Dusan Kuciak

Bek: Peter Pekarik, Lubomir Satka, Denis Vavro, Milan Skriniar, Tomas Hubocan, Jakub Holubek

Gelandang: Marek Hamsik, Stanislav Lobotka, Patrik Hrosovsky, Juraj Kucka, Ondrej Duda, Robert Mak, Vladimir Weiss, Laszlo Benes, Lukas Haraslin, Tomas Suslov, Matus Bero, Erik Jirka

Penyerang: Michal Duris, Robert Bozenik, David Strelec

Spanyol

Kiper: David de Gea, Robert Sanchez, Unai Simon

Bek: Aymeric Laporte, Jose Gaya, Jordi Alba, Pau Torres, Eric Garcia, Diego Llorente, Cesar Azpilicueta

Gelandang: Marcos Llorente, Sergio Busquets, Rodri, Pedri, Thiago, Koke, Fabian

Penyerang: Dani Olmo, Mikel Oyarzabal, Gerard Moreno, Alvaro Morata, Ferran Torres, Adama Traore, Pablo Sarabia

Swedia

Kiper: Karl-Johan Johnsson, Kristoffer Nordfeldt, Robin Olsen

Bek: Emil Krafth, Victor Lindelof, Marcus Danielson, Martin Olsson, Ludwig Augustinsson, Pontus Jansson, Filip Helander, Mikael Lustig, Andreas Granqvist

Gelandang: Emil Forsberg, Ken Sema, Viktor Claesson, Dejan Kulusevski, Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Kristoffer Olsson, Jens-Lys Cajuste, Mattias Svanberg, Gustav Svensson

Penyerang: Marcus Berg, Alexander Isak, Robin Quaison, Jordan Larsson

Prancis

Kiper: Hugo Lloris, Steve Mandanda, Mike Maignan

Bek: Lucas Digne, Leo Dubois, Lucas Hernandez, Presnel Kimpembe, Jules Kounde, Clement Lenglet, Benjamin Pavard, Raphael Varane, Kurt Zouma

Gelandang: N’Golo Kante, Thomas Lemar, Paul Pogba, Adrien Rabiot, Moussa Sissoko, Corentin Tolisso

Penyerang: Wissam Ben Yedder, Karim Benzema, Kingsley Coman, Ousmane Dembele, Olivier Giroud, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, Marcus Thuram

Jerman

Kiper: Bernd Leno, Manuel Neuer, Kevin Trapp

Bek: Matthias Ginter, Robin Gosens, Christian Gunter, Marcel Halstenberg, Mats Hummels, Lukas Klostermann, Robin Koch, Antonio Rudiger, Niklas Sule

Gelandang: Emre Can, Leon Goretzka, Ilkay Gundogan, Kai Havertz, Jonas Hofmann, Joshua Kimmich, Toni Kroos, Florian Neuhaus

Penyerang: Serge Gnabry, Thomas Muller, Jamal Musala, Timo Werner, Leroy Sane, Kevin Volland

Hungaria

Kiper: Peter Gulacsi, Adam Bogdan, Denes Dibusz, Balazs Toth

Bek: Gergo Lovrencsics, Adam Lang, Attila Fiola, Willi Orban, Attila Szalai, Szilveszter Hangya, Endre Botka, Akos Kecskes, Bendeguz Bolla, Csaba Spandler

Gelandang: Adam Nagy, Laszlo Kleinheisler, Filip Holender, David Siger, Dominik Szoboszlai, Loic Nego, Daniel Gazdag, Andras Schafer, Tamas Cseri

Penyerang: Adam Szalai, Nemanja Nicolic, Roland Sallai, Roland Varga, Kevin Varga, Janos Hahn, Szabolcs Schon

Portugal

Kiper: Anthony Lopes, Rui Patricio, Rui Silva

Bek: Joao Cancelo, Nelson Semedo, Jose Fonte, Pepe, Ruben Dias, Nuno Mendes, Raphael Guerreiro

Gelandang: Danilo Pereira, Joao Palhinha, Ruben Neves, Bruno Fernandes, Joao Moutinho, Renato Sanches, Sergio Oliveira, William Carvalho

Penyerang: Pedro Goncalves, Andre Silva, Bernardo Silva, Cristiano Ronaldo, Diogo Jota, Goncalo Guedes, Joao Felix, Rafa Silva

Euro 2020 Grup A: Skuad Sementara Timnas Italia, Moise Kean Dibuang

Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini telah mengumumkan update skuad sementara terbaru timnas Italia untuk Euro 2020 yang berjumlah 28 pemain usai laga persahabatan melawan San Marino akhir pekan kemarin.

Sebelum laga kontra San Marino, skuad Italia masih dihuni 33 pemain. Mancini kini masih harus menentukan siapa dua pemain yang tidak dipilih sebelum deadline pengumuman skuad pada 1 Juni besok.

Di Euro 2020, Italia sendiri tergabung di Grup A bersama Turki, Swiss, dan Wales. Gli Azzurri bakal bertindak sebagai tuan rumah di babak penyisihan grup.

Skuad Pilihan Mancini

Dalam tampilan skuad terbaru ini, Mancini memutuskan untuk mencoret nama bomber PSG, Moise Kean. Selain itu, penyerang muda Sassuolo Giacomo Raspadori juga dicoret karena bergabung dengan tim Italia U-21.

Nama-nama lain yang juga dicoret dari skuad Italia untuk Euro 2020 adalah Alessio Cragno, Manuel Lazzarri, Vincenzo Grifo, Cristiano Biraghi, dan Gian Marco Ferrari.

Sementara itu, dua pemain asal Chelsea, Jorginho dan Emerson Palmieri diberi waktu istirahat 24 jam lebih banyak karena baru memperkuat The Blues di final Liga Champions.

Italia masih akan melakoni satu laga persahabatan lagi sebelum turun di pentas Euro 2020, yakni menghadai Republik Ceko pada 4 Juni mendatang.

Skuad Sementara Italia

Kiper: Gianluigi Donnarumma (Milan), Alex Meret (Napoli), Salvatore Sirigu (Torino)

Bek: Francesco Acerbi (Lazio), Alessandro Bastoni (Inter), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Giovanni Di Lorenzo (Napoli), Emerson Palmieri (Chelsea), Alessandro Florenzi (Paris Saint Germain), Gianluca Mancini (Roma), Leonardo Spinazzola (Roma), Rafael Toloi (Atalanta)

Gelandang: Nicolò Barella (Inter), Bryan Cristante (Roma), Jorginho (Chelsea), Manuel Locatelli (Sassuolo), Lorenzo Pellegrini (Roma), Matteo Pessina (Atalanta), Stefano Sensi (Inter), Marco Verratti (Paris Saint Germain);

Penyerang: Andrea Belotti (Torino), Domenico Berardi (Sassuolo), Federico Bernardeschi (Juventus), Federico Chiesa (Juventus), Ciro Immobile (Lazio), Lorenzo Insigne (Napoli), Matteo Politano (Napoli)

Legenda Piala Eropa: Zidane Antar Prancis Raih Juara Eropa 2000

Zinedine Zidane dalam dunia sepakbola memiliki dua momen di mana mampu menarik perhatian dunia. Yang masih segar dan agak susah dilupakan yaitu saat dirinya menanduk bek Italia, Marco Materazzi, pada final Piala Dunia 2006 lalu. Namun yang paling mengesankan adalah ketika Zidane menunjukkan kemampuannya yang mampi menyihir penonton di Piala Eropa tahun 2000 silam.

Zidane berhasil menunjukkan dirinya sebagai seorang trequartista yang memiliki atribut lengkap: dribbling, visi, hingga akurasi umpan luar biasa. Tidak jarang juga ia menampilkan ketajamannya dalam urusan mencetak gol.

Zidane sendiri namanya di kancah internasional sebenarnya telah harum sejak dua tahun sebelumnya. Kala itu, ia berkontribusi besar dalam kesuksesan Timnas Prancis menjuarai ajang Piala Dunia. Bahkan dia mempersembahkan dua gol pada babak final dan membantu Les Blues mengalahkan Brasil dengan skor 3-0.

Serangkaian penampilannya di level klub bersama Juventus pun membuat dirinya datang ke pentas Piala Eropa 2000 membawa status salah satu pemain terbaik dunia. Tidak heran, kemilau Zidane sangat dinantikan di ajang tersebut.

Zidane mampu mewujudkan harapan penikmat sepak bola dengan sajian penampilan yang memanjakan mata para penikmat sepak bola. Ia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam ajang tersebut.

Kemilau Piala Eropa 2000

Prancis menghuni Grup D bersama Belanda, Republik Ceko, dan Denmark memulai awal kompetisi. Torehan mereka dinodai oleh kekalahan di tangan Belanda, namun aksi individu Zidane dalam setiap pertandingan hampir tak ada cacatnya.

Zidane mencatatkan dua gol di sepanjang kompetisi, yang semuanya dibukukan pada fase gugur. Setiap golnya begitu krusial dan dilesakkan dengan sangat indah oleh maestro. Salah satunya adalah ketika Prancis bertemu Spanyol pada babak perempat final.

Prancis keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut dengan skor 2-1, di mana gol pertamanya dicetak melalui tendangan bebas Zidane. Sepakan melengkungnya tak mampu dijangkau oleh Santiago Canizares yang telah melakukan aksi terbang demi menghalaunya.

Babak semifinal berlangsung dramatis, dan Zidane punya andil besar di baliknya. Pada saat itu, Prancis bertemu Portugal yang keluar dari fase grup dengan raihan poin sempurna, sembilan, dan menyingkirkan Turki di perempat final dengan skor 2-0.

Portugal pastinya menjadi tim yang sangat sulit untuk ditaklukkan Les Blues. Selama 90 menit, kedua tim hanya bermain imbang 1-1. Di mana kedua gol dicetak oleh Thierry Henry dan Nuno Gomes.

Kedudukan imbang itu bertahan cukup lama. Aromanya seperti kedua tim bakal berlanjut sampai babak adu penalti. Namun semuanya berubah di menit ke-117, ketika pemain Portugal, Abel Xavier, melakukan handsball di kotak terlarang.

Momen itu menjadi sangat mendebarkan. Inilah kesempatan buat Prancis untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat karena aturan golden goal. Kendati demikian, Zidane tidak tertekan dan mampu melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor penalti dengan sangat baik. Prancis pun keluar sebagai pemenang.

Prancis pada babak final, bertemu dengan Italia yang dikenal sebagai salah satu rival terberatnya. Pertandingan berlangsung intens. Zidane berkali-kali dihadang Demetrio Albertini. Akan tetapi, butuh lebih dari sekadar Albertini untuk menghentikan dirinya di pertandingan tersebut.

Zidane memang tidak menghaslkan gol maupun assist. Malah David Trezeguet yang lebih dikenang karena mencetak golden goal pada menit ke-103. Meski begitu, aksi Zidane di partai puncak itu pantas dilabeli masterclass tanpa perlu diragukan lagi.