Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool

Hasil Prediksi Mantan Asisten Benitez Ini Dibenci Oleh Liverpool | Berita  Bola 2021 SatuPedia.Com

Mantan asisten pelatih Liverpool di era Rafael Benitez yaitu Pako Ayestaran merasa tidak yakin The Reds akan bisa membalikkan ketertinggalannya dari Real Madrid di Liga Champions. Liverpool bertandang ke markas Madrid pada pekan lalu di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-21. The Reds tampil buruk di pertandingan itu.
Mereka akhirnya dipermak dengan skor 3-1 oleh Los Blancos. Gol-gol Madrid dicetak oleh Vinicius Junior (dua gol) dan Marco Asensio.

Liverpool memang masih punya kesempatan membalas di leg kedua di Anfield. Mereka cukup menang dengan skor 2-0. Pako Ayestaran pernah bekerja di Liverpool dari tahun 2004 sampai 2007. Ia ikut mengantarkan The Reds juara Liga Champions 2005.
Pria asal Spanyol ini kemudian menyebut kalau Liverpool akan kesulitan untuk bisa membalikkan situasi walau nanti bermain di Anfield. Hal itu tidak lepas dari absennya para suporter di dalam stadion.

“Real Madrid mendapatkan banyak keuntungan saat Anfield kosong. Suasana yang saya alami di perempat final bersama Juve dan di semifinal bersama Chelsea, wow, berat sekali. Itu sangat mendorong tim Anda,” tuturnya seperti dilansir Marca, via Liverpool Echo.

Tapi Ayestaran menambahkan, kalau para suporter hadir di stadion sekalipun, hal itu kelihatannya juga tidak akan terlalu berpengaruh. Pasalnya para pemain Madrid memiliki mentalitas yang kuat.

“Pertandingan di Anfield itu tidak mudah. Tapi Madrid sangat berani untuk hidup dalam atmosfer seperti itu dengan para pemain top.

Pako Ayestaran menambahkan ada situasi yang berbeda di skuat Real Madrid dan Liverpool saat ini. Ia mengatakan komposisi pemain Madrid tidak mengalami banyak perubahan saat ini. Selain itu para pemainnya juga sedang tampil dalam performa terbaiknya. Hal itu berbanding terbalik dengan situasi di Liverpool.

“Tapi sekarang mereka menang. Sekarang mereka memiliki momentum positif. Mereka memiliki pemain di lini tengah seperti Casemiro, Kroos dan Modric yang berada pada level yang diharapkan dari mereka,” katanya.

“Dan tidak adanya perubahan itu berarti kalau elemen apa pun yang masuk ke tim dapat bekerja dengan baik,” kata Ayestaran.

“Mereka (Liverpool) berada di titik yang berlawanan, dengan banyak keraguan sepanjang tahun. Ketidakhadiran membuat mereka berada dalam lautan keraguan,” jelas Ayestaran.

Liverpool sendiri sebelumnya pernah menjalani comeback epik saat jumpa rival abadi Real Madrid yaitu Barcelona. Di semifinal Liga Champions 2019-20, setelah tertinggal 3-0 di leg pertama, pasukan Jurgen Klopp berbalik menang 4-0 di leg kedua di Anfield.

Prediksi Liverpool vs Real Madrid, Liga Champions 15 April 2021

Berikut akan kita sajikan prediksi pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions Eropa musim 2020-2021 antara tuan rumah Liverpool vs Real Madrid yang akan digelar di Anfield Stadium, Kamis (15/4/2021) pukul 02.00 dini hari WIB.

Pada leg pertama, walaupun dihajar Real Madrid dengan skor 3-1, Liverpool dibawah kendali Jurgen Klopp tetap belum menyerah. Saat ini The Reds telah mendapatkan kepercayaan diri setelah berhasil meraih kemenangan kandang pertama di tahun 2021.

Dengan kemenangan 2-1 diraih atas Aston Villa di lanjutan pekan ke-31 Liga Inggris. Tentu akan membangkitkan motivasi pasukan Jurgen Klopp untuk melakukan comeback atas Real Madrid.

Liverpool memiliki sejarah manis jika berbicara masalah comeback, dulu mereka pernah mempecundangi Barcelona dengan skor 4-0 di leg kedua semifinal Liga Champions musim 2018-2019 lalu. Comeback itu kemudian berhasil membuat mereka lolos ke final dan menjadi juara.

Jurgen Klopp juga mengabarkan para pemainnya telah siap tempur dan akan melakukan apa saja demi bisa meraih kemenangan di kandang.

“Apapun yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan. Kami membutuhkan penampilan yang sempurna. Kami ingin memiliki kesempatan itu,” kata Klopp, dilansir dari Daily Mail.

Sementara itu, Real Madrid akan datang ke markas Liverpool dengan membawa aura positif. Pasukan Zinedine Zidane itu baru saja mendulang kemenangan 2-1 atas Barcelona di laga El Clasico pada lanjutan pekan ke-31 LaLiga Spanyol.

Namun, Zidane tengah bingung karena krisis bek di tim yang dibesutnya. Lucas Vazquez yang selama ini bermain di posisi fullback dikabarkan harus menepi akibat cedera pasca laga El Clasico.

Real Madrid mengalami krisis pemain belakang karena sebelumnya Odriozola, Carvajal, Sergio Ramos dan Raphael Varane yang juga mengalami cedera.

Prediksi Susunan Pemain

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Andrew Robertson, Ozan Kabak, Nathaniel Phillips, Trent Alexander-Arnold; Fabinho, Georginio Wijnaldum, Thiago Alcantara; Sadio Mane, Diogo Jota, Mohamed Salah.

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Ferland Mendy, Nacho, Raphael Varane, Alvaro Odriozola; Casemiro, Luka Modric, Toni Kroos; Marco Asensio, Vinicius Junior, Karim Benzema.

Player to Watch

Mohamed Salah (Liverpool)

Mohamed Salah merupakan lumbung gol Liverool musim ini. Di Liga Inggris, Salah sukses menempati posisi daftar top skor sementara dengan koleksi 19 gol dari 30 laga.

Karim Benzema (Real Madrid)

Bomber asal Prancis ini harus mendapatkan pengawalan ketat barisan belakang Liverpool. Karim Benzema merupakan striker berbahaya yang kini telah mencetak 25 gol untuk Madrid di semua kompetisi musim ini.

5 Pertandingan Terakhir Liverpool

(10/4/2021) Liverpool 2-1 Aston Villa

(7/4/2021) Real Madrid 3-1 Liverpool

(4/4/2021) Arsenal 0-3 Liverpool

(16/3/2021) Wolverhampton Wanderers 0-1 Liverpool

(11/3/2021) Liverpool 2-0 RB Leipzig

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid

(11/4/2021) Real Madrid 2-1 Barcelona

(7/4/2021) Real Madrid 3-1 Liverpool

(3/4/2021) Real Madrid 2-0 Eibar

(20/3/2021) Celta Vigo 1-3 Real Madrid

(17/3/2021) Real Madrid 3-1 Atalanta

Head to Head

(6/4/2021) Real Madrid 3-1 Liverpool

(26/5/2018) Real Madrid 3-1 Liverpool

(4/11/2014) Real Madrid 1-0 Liverpool

(22/10/2014) Liverpool 0-3 Real Madrid

(10/3/2009) Liverpool 4-0 Real Madrid

Prediksi Skor :

Liverpool 1 – 0 Real Madrid

Lucas Vazquez Tidak Bisa Main Lagi Sampai Akhir Musim

Lucas Vazquez hanya bermain selama 43 menit pada pertandingan melawan Barcelona dalam partai bertajuk el clasico di Stadion Alfredo di Stefano, Sabtu (10/4/2021) atau Minggu dini hari WIB. Vazquez didiagnosis mengalami cedera ligamen setelah bertabrakan dengan Sergio Busquets. Pemain berusia 29 tahun tersebut pun diprediksi akan absen sampai akhir musim 2020-2021.

“Setelah menjalani tes oleh staf medis Real Madrid, Lucas Vazquez dinyatakan mengalami cedera pada bagian ligamen lututnya,” kata perwakilan klub Real Madrid dalam pernyataan resmi mereka.

“Pihak klub akan terus memonitor kondisi kesembuhan Vazquez.”

Vazquez tidak menampik kekesalannya karena cedera yang ia alami. Perasaan itu ia tuangkan pada unggahan di Instagram.

“Saya akan membantu tim dari sisi pinggir lapangan untuk sementara. Cedera ini membuat saya sedih, tetapi saya tidak pernah menyerah,” kata Vazquez dalam caption-nya.

“Mulai hari ini saya akan melakukan segalanya untuk bisa kembali secepat mungkin dan membantu tim pada tahap-tahap akhir musim.”

“Tujuan Real Madrid jelas. Kami akan berjuang untuk Liga Spanyol dan Liga Champions,” kata Vazquez lagi.

Vazquez sendiri sudah bermain 24 kali di Liga Spanyol dan mencetak dua gol serta lima assist. Tapi, masa depannya sendiri belum jelas. Ia belum mendapatkan kontrak baru walau ikatan kerjanya saat ini akan habis pada akhir musim 2020-2021.

Karim Benzema Korban Dari Cristiano Ronaldo Demi Real Madrid

Benzema mungkin sering dipandang sebelah mata, dianggap tidak cukup bagus. Namun, sebenarnya dia memegang peran yang sangat penting di Los Blancos.

Real Madrid dinilai sangat beruntung memiliki Karim Benzema karena striker Prancis ini jadi salah satu alasan Madrid bisa berjaya beberapa tahun lalu, di era Cristiano Ronaldo.

Hal ini diamati langsung oleh analis sepakbola Spanyol, Tom Allnutt. Menurutnya, Benzema seharusnya mendapatkan apresiasi lebih untuk segala hal yang telah dia korbankan demi Madrid.

Menurut Alnutt, peran Benzema terhadap kejayaan Madrid beberapa tahun lalu sangatlah besar. Benzema adalah striker serbabisa yang sengaja mengubah gaya mainnya demi membantu memaksimalkan potensi Ronaldo.

“Ketika Ronaldo masih di Real Madrid, Benzema lebih banyak bermain sebagai pendukung, dan dia menerima peran itu,” kata Allnutt kepada Sky Sports.

“Pada awalnya dia tiba di Real Madrid sebagai pencetak gol, tapi dia harus menyesuaikan permainannya demi Ronaldo.”

“Jika Anda sering menonton Real Madrid, dia adalah pemain yang berlari di sisi sayap, membuka ruang kosong untuk Ronaldo di tengah,” imbuhnya.

Allnutt yakin Benzema dengan sadar mengubah permainannya demi Ronaldo, dan dengan demikian dia juga berkorban untuk Real Madrid. Akibatnya Benzema jadi sering diabaikan, torehannya kurang maksimal.

“Benzema kemudian menyadari bahwa jika ingin bermain bersama Ronaldo di Madrid, dia harus jadi pemain seperti itu. Di satu sisi, ini jadi bukti bahwa dia adalah pemain sebabisa,” lanjut Allnutt.

“Memang benar bahwa mayoritas karier Benzema berada di bawah bayang-bayang Ronaldo. Bukan hanya soal performa, melainkan juga soal torehannya.”

Lebih lanjut, Allnutt melihat sisi negatif di balik pengorbanan dan kerja keras Benzema itu. Benzema jadi terabaikan, dianggap tidak terlalu penting.

“Di satu sisi, Benzema adalah korban kehebatan Ronaldo, sama seperti striker-striker lain dalam 10 tahun terakhir,” tutup Allnutt.