Barcelona Ultimatum Wonderkid Mahalnya Karena Bandel

Barcelona would be foolish to let Ilaix Moriba leave

Barcelona kembali diguncang masalah pada bursa transfer musim panas 2021. Setelah berurusan dengan masalah utang dan tagihan gaji, Barcelona sekarang dihadapkan dengan permasalahan kontrak pemain. Dilansir dari Marca, Barcelona dikabarkan kesulitan untuk mengikat salah satu talenta muda berusia 18 tahun milik mereka, Ilaix Moriba.

Moriba disebut-sebut tidak ingin bertahan di Barcelona karena tidak kunjung memperpanjang kontraknya. Kontrak Moriba di Barcelona sendiri akan segera berakhir pada 30 Juni 2022. Artinya, Barcelona hanya memiliki waktu sampai Januari 2022 untuk mengikat Moriba tanpa gangguan klub lain.

Pasalnya, pada Januari 2022, kontrak Moriba bersama Barcelona hanya tersisa enam bulan. Dalam jangka waktu itu juga, pemain asal Spanyol itu berhak bernegosiasi dengan klub lain. Sampai saat ini, Moriba dikabarkan sudah diminati oleh beberapa klub besar, khususnya dari Liga Inggris.

Manchester City dan Chelsea menjadi dua klub yang paling terdepan memantau kondisi kontrak Moriba. Sementara itu, Barcelona terus berusaha untuk menjaga wonderkid mahal mereka itu. Barcelona mematok harga yang cukup tinggi bagi Moriba, yaitu sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun. Untuk mencegah Moriba pergi dengan gratis pada akhir musim depan, Blaugrana mengambil langkah tegas.

Langkah awal yang diambil oleh Barcelona adalah dengan melarang Moriba bermain untuk tim senior. Pemain timnas Spanyol U-19 itu akan terus bermain untuk tim Barcelona B yang diisi oleh pemain-pemain muda. Gertakan Barcelona itu ternyata tidak membuat Moriba lantas takluk dan mau memperpanjang kontraknya. Malahan, tidak ada kabar positif dari Moriba soal perpanjangan kontraknya bersama Barcelona.

Akhirnya, Barcelona mengambil langkah lebih gila lagi dengan tidak memasukkan nama Moriba ke skuad Barcelona B. Hal itu terlihat dari daftar skuad yang akan dibawa tim Barcelona B dalam pertandingan persahabatan melawan L’Escala pada Jumat (23/7/2021) waktu setempat. Keputusan Barcelona itu sepertinya membuat suasana semakin memanas. Moriba pun sampai saat ini belum menunjukkan batang hidungnya untuk memperpanjang masa bakti di Camp Nou.

Juventus Mau Miralem Pjanic Kembali Tapi Harus Gratis

Where could Barcelona flop Miralem Pjanic end up next season?

Spekulasi baru beredar terkait saga transfer Miralem Pjanic. Juventus diberitakan tertarik memulangkan sang pemain asalkan mereka dapat gratisan. Pjanic sebenarnya belum lama berada di Barcelona. Ia baru bergabung dengan El Blaugrana di musim panas tahun lalu.

Tapi sang gelandang ternyata tidak masuk dalam rencana Ronald Koeman. Alhasil ia akan dilepas oleh Barcelona di musim panas ini. Mundo Deportivo mengklaim kalau Juventus tertarik untuk memulangkan sang gelandang ke Turin. Tapi mereka tidak mau keluar biaya untuk memulangkan sang pemain.

Menurut laporan itu, Juventus dilaporkan siap menadah kembali Pjanic di musim panas ini. Tapi dana belanja Juventus di musim panas ini relatif terbatas. Mereka diberitakan akan keluar uang yang cukup besar untuk mendatangkan Manuel Locatelli di musim panas ini. Jadi mereka siap-siap saja memulangkan Pjanic asalkan mereka tidak perlu membayar mahar transfer sang pemain di musim panas ini.

Menurut laporan yang beredar, ada kesempatan bagi Juventus mendapatkan Pjanic secara gratis. Barcelona diberitakan siap memutus kontrak sang pemain di musim panas ini. Karena mereka menilai beban gaji sang gelandang terlalu besar. Sementara mereka tidak keluar uang saat merekrut sang pemain, jadi mereka tidak merasa rugi untuk melepas Pjanic secara cuma-cuma.

Barcelona memang diketahui sedang melakukan bersih-bersih tim di musim panas ini. Mereka butuh mengosongkan slot gaji mereka agar Lionel Messi dan pemain-pemain baru mereka bisa didaftarkan di musim depan.

Atletico Madrid Tidak Sudi Griezmann Ditukar Dengan Joao Felix

Chelsea Tak Mau Apes, Ingin Pinjam Griezmann Dulu

Atletico Madrid, Jawara La Liga, dikabarkan menolak proposal pertukaran pemain dari Barcelona yang melibatkan Joao Felix dengan Antoine Griezmann. Barcelona memang diklaim akan melepas Griezmann pada jendela transfer musim panas ini untuk mengurangi beban gaji mereka, yang akan berimbas pada kontrak baru Lionel Messi.

Barcelona saat ini masih mengusahakan pemotongan gaji dan menjual beberapa pemain. Langkah ini perlu untuk menyesuaikan beban gaji dengan salary cap La Liga. Menjual Griezmann adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan Blaugrana.

Belakangan muncul kabar yang menyebut kalau Barcelona dan Atletico sedang membuka peluang untuk melakukan pertukaran Griezmann dan Saul Niguez. Sekarang, seperti dilansir Marca, ternyata nama pertama yang diinginkan Barcelona untuk ditukar dengan Griezmann bukanlah Saul, melainkan Joao Felix.

Tapi, Atletico menolak permintaan itu, terlepas dari berita yang menyebut Felix tidak betah di Wanda Metropolitano dan berselisih dengan sang pelatih, Diego Simeone. Setelah itu barulah muncul nama Saul. Walau begitu, sepertinya rencana pertukaran pemain ini juga tidak akan menjadi kenyataan pada musim panas ini.

Saul sendiri memang diyakini ingin pergi dari Atletico, apalagi dengan fakta kalau sang jawara bertahan baru saja meresmikan perekrutan Rodrigo de Paul dari Udinese. Saul kabarnya merapat ke klub Premier League, Liverpool yang memang sedang mencari pemain tengah untuk menggantikan Giorginio Wijnaldum.

Barcelona Resmi Lepas Carles Alena, Semua Demi Messi Kembali

Alena sold to Getafe as Barcelona continue Messi fundraising mission |  Goal.com

Barcelona sedang mengupayakan segala cara agar bisa merekrut kembali sang bintang, Lionel Messi. Salah satunya adalah dengan menjual beberapa pemainnya ke klub lain. Seperti yang diketahui, Messi resmi menjadi pemain berstatus tanpa klub per tanggal 1 Juli 2021 lalu begitu kontraknya usai. Barcelona kesulitan mendapatkan formula kontrak baru yang pas untuk pria berusia 34 tahun itu.

Hantaman krisis finansial memperkeruh situasi. Sepertinya, Barcelona sudah menemukan cara untuk membayar Messi. Hanya saja kerugian satu milyar euro yang masuk dalam neraca keuangan membuat salary cap Barcelona berkurang. Barcelona sudah melakukan usaha negosiasi dengan La Liga agar salary cap mereka dilonggarkan. Sayang usaha yang satu ini tidak membuahkan hasil, di mana Javier Tebas selaku presiden La Liga menolaknya mentah-mentah.

Beruntung buat Barcelona, itu bukanlah satu-satunya cara untuk bisa memiliki Messi musim depan. Tapi cara lainnya cukup menyakitkan karena raksasa Spanyol itu harus melepas sejumlah pemainnya ke klub lain. Pihak klub sudah memutus kontrak Matheus Fernandes secara sepihak beberapa waktu lalu. Dan baru-baru ini, Barcelona mengumumkan kalau kesepakatan dengan Getafe soal transfer Carles Alena sudah tercapai.

“FC Barcelona dan Getafe FC sudah mencapai kesepakatan perihal transfer Carles Alena,” tulis pernyataan klub di situs resminya.

Barcelona tidak menjelaskan secara detail berapa uang yang didapatkan dari hasil penjualan Alena ke Getafe. Tapi, mereka mengantongi sejumlah klausul yang menguntungkan seperti persenan penjualan dan opsi pembelian kembali.

“Barca berhak atas 50 persen dari penjualan sang pemain di masa depan, opsi pembelian kembali ditambah hak pertama soal penolakan terhadap penawaran apapun.”

“FC Barcelona ingin berterima kasih kepada Carles Alena atas komitmen serta dedikasinya dan mendoakan yang terbaik buat dia di masa depan,” jelas pernyataan itu.

Sejumlah laporan mengungkapkan kalau Barcelona sudah memasukkan beberapa nama ke dalam daftar pemain yang akan dijual atau dilepas. Seperti Samuel Umtiti, Philippe Coutinho, sampai Miralem Pjanic.

Untuk Barcelona Mbappe Dinilai Lebih Cocok Ketimbang Haaland

Legenda Barcelona Andres Iniesta menilai Kylian Mbappe lebih cocok bermain di skuat Blaugrana ketimbang Erling Haaland. Mbappe dan Haaland adalah dua properti paling hot di dunia sepak bola saat ini. Keduanya adalah calon bintang kelas dunia di masa depan.
Mereka disebut akan jadi pewaris tahta Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo suatu saat nanti. Wajar kalau keduanya sering dikaitkan dengan banyak klub elit di penjuru Eropa.

Salah satunya tentu saja Barcelona. Tapi saat ini Barca mengalami kesulitan untuk bisa membawa salah satu dari mereka karena sedang mengalami kesulitan finansial. Andres Iniesta ditanya dari dua pemain ini, siapa yang lebih ingin ia lihat bermain di Barcelona.
Menurutnya, kalau ada rezeki, Blaugrana sebaiknya membeli Kylian Mbappe dari PSG.

Karena ia yakin ketimbang Erling Haaland, Mbappe lebih cocok bagi Barcelona. Ia yakin pemain Prancis itu akan bisa langsung nyetel dengan permainan Blaugrana.

“Mungkin karena karakteristiknya, Mbappe akan lebih cocok di Barca daripada Haaland,” kata Iniesta pada El Transistor.

“Mereka adalah dua pemain yang sangat bagus yang ada di bibir semua orang, kita akan melihat apakah mereka melanjutkan di tim mereka dan tidak berubah musim panas ini,” katanya.

Kylian Mbappe kelihatannya ingin cabut dari PSG. Karena ia kelihatannya tidak berniat untuk memperpanjang kontraknya di klub itu. Banyak klub disebut sudah berusaha untuk mendekati Mbappe. Tapi presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menegaskan ia tidak punya niatan untuk menjual Mbappe.

“Saya akan mengatakannya dengan jelas. Mbappe akan bertahan di Paris. Kami tidak akan pernah menjual dan dia tidak akan pergi secara gratis. Mbappe memiliki semua yang dibutuhkan di Paris,” kata Al-Khelaifi kepada L’Equipe.

Belakangan ini Kylian Mbappe disebut diminati Liverpool. Tapi ia disebut lebih condong pindah ke klub rival Barcelona, Real Madrid.

Barcelona Gagal Rekrut Wijnaldum, Sekarang Sasar Pemain AS Roma

Klub raksasa La Liga, Barcelona sekarang gerak cepat mencari pengganti Georginio Wijnaldum. El Blaugrana dilaporkan bakal memboyong Lorenzo Pellegrini dari AS Roma.

Barcelona memang diketahui sedang mencari gelandang baru. Ronald Koeman membutuhkan mesin baru di lini tengah mereka.

Barcelona seharusnya sudah bisa mengamankan jasa Georginio Wijnaldum. Namun mantan gelandang Liverpool itu ditikung oleh PSG di menit-menit akhir.

Dilansir Mundo Deportivo, Barcelona dikabarkan telah memiliki kandidat pengganti Wijnaldum. Mereka akan mencoba memboyong Lorenzo Pellegrini dari AS Roma.

Menurut laporan itu juga dikabarkan Barcelona sudah lumayan lama mengamati Pellegrini.

Gelandang 24 tahun itu tampil menawan di lini tengah AS Roma. Ia juga punya kemampuan di atas rata-rata dan visi permainan yang baik. Sehingga menjadi alasan Barcelona kesengsem dan ingin memboyongnya di musim panas ini.

Laporan Mundo Deportivo itu juga mengklaim bahwa kans Barcelona untuk merekrut Pellegrini cukup terbuka.

Kontrak sang gelandang akan habis di musim panas tahun depan. Sementara Pellegrini masih enggan untuk meneken kontrak baru. Alhasil kans Barcelona untuk mendapatkan jasanya cukup terbuka lebar.

Tentu saja, Barcelona harus siap keluar uang agak banyak untuk mendapatkan jasa Pellegrini. Pemain Timnas Italia itu dibanderol di kisaran angka 40 juta Euro.

Diluar Dugaan Hakan Calhanoglu Masuk Target Barcelona

Hakan Calhanoglu dikabarkan sedang dipertimbankan Barcelona tentang peluang untuk merekrut pemain tersebut dari AC Milan. Nama Calhanoglu muncul sebagai alternatif transfer Georginio Wijnaldum yang kian sulit karena gangguan tim lain.

Wijnaldum sudah masuk radar transfer Barca sejak kedatangan Ronald Koeman musim panas lalu. Namun, saat itu kondisi finansial Barca tidak mendukung untuk mewujudkan transfer.

Kini Wijnaldum sudah berpisah dengan Liverpool dan berstatus free transfer. Karena itu, Barca punya peluang lebih besar untuk merkekrut gelandang Belanda tersebut.

Masalahnya, Barca sekarang tidak sendiri dalam pemburuan Wijnaldum. Barca memang mengawali pemburuan Wijnaldum, tapi sekarang mereka tidak sendiri. Beberapa hari terakhir, kabarnya PSG juga ikut memburu Wijnaldum.

Pergerakan PSG sendiri tentunya membuat Barca sedikit kesulitan. PSG bisa menawarkan gaji yang lebih baik dan peluang untuk membentuk tim juara bersama Wijnaldum.

Barca tentunya tetap berharap bisa mendapatkan Wijnaldum. Namun, sekarang mereka juga mempersiapkan rencana cadangan andai Wijnaldum batal datang.

Rencana cadangan inilah yang menuntun Barca memilih nama Calhanoglu di AC Milan.

Calhanoglu telah bermain untuk Milan sejak tahun 2017. Dia termasuk salah satu pemain terpenting milan di musim 2020/21 kemarin dengan kontribusi 9 gol dan 12 assist dalam 43 pertandingan.

Status Calhanoglu saat ini masih menggantung. Kontraknya bakal kedaluwarsa di akhir bulan Juni 2021 dan sampai sekarang belum ada kesepakatan kontrak baru.

Negosiasi Milan dengan Calhanoglu dikabarkan macet karena masalah gaji. Karena itu, kemungkinan Calhanoglu meninggalkan Milan semakin besar di akhir musim nanti.

Kini Calhanoglu dilirik Barcelona sebagai alternatif, tapi masih tergantung pada bagaimana pemburuan Wijnaldum.

Apa Sebabnya Xavi Tolak Barcelona Sampai Dua Kali

Xavi Hernandez, mantan kapten Barcelona, tampil cemerlang bersama klub Qatar, Al-Sadd. Pria Spanyol berusia 41 tahun itu membawa Al-Sadd menuai 6 gelar hanya dalam dua tahun sejak dilantik sebagai pelatih pada 2019.

Sehingga tidak mengherankan apabila Barca tertarik untuk memulangkan Xavi ke Camp Nou guna memandu tim di balik kemudi. Sebelumnya Xavi terus-terusan dihubungkan dengan sang mantan hingga tengah tahun ini saat klub-klub lain gencar melakoni revolusi di bench.

Kepada La Vanguardia, legenda Liga Spanyol tersebut mengungkapkan Barcelona memang ngebet ingin merekrutnya. Beberapa waktu lalu, sempat heboh berita Xavi bakal menggantikan posisi Ronald Koeman ketika dirinya tepergok mendarat di bandara Barcelona.

Posisi Koeman saat itu memang sedang dalam sorotan seturut belum adanya kepastian dia bakal dipertahankan atau didepak Barca. Namun, Xavi menegaskan kedatangannya kembali ke Spanyol hanya untuk berlibur.

Dia menyadari munculnya euforia soal gosip kepulangannya ke Camp Nou. Namun, bukan karena tidak sayang, Xavi menilai belum saatnya dia menerima pekerjaan sebagai pelatih Barcelona.

Pelatih Al-Sadd yang juga legenda Barcelona, Xavi Hernandez, saat memberikan instruksi dalam pertandingan.

“Saya mengatakan tidak kepada Barcelona sebanyak dua kali. Itu karena alasan keluarga dan situasi profesional,” ujar Xavi, yang baru memperbarui kontrak bersama Al-Sadd Maret lalu untuk mengikatnya sampai 2023.

“Saya harus mengakui sangat sulit menolaknya (tawaran melatih) karena saya fan Barcelona, tetapi sekarang bukan waktunya.”

“Saya tidak datang ke sana untuk berbicara kepada Barcelona. Pertama karena mereka masih punya pelatih, Koeman, dan Anda harus menghormatinya.”

“Kedua, saya tidak terburu-buru untuk melatih Barca,” kata pemilik 25 gelar sebagai pemain Blaugrana tersebut, dikutip dari Sky Italia.

Xavi sampai saat ini belum berpikir kembali ke Spanyol karena memiliki kehidupan yang nyaman di Qatar.

“Di sana, saya dan keluarga merasa bahagia. Saya juga memiliki peran penting untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022,” tuturnya lagi.

Di pihak lain, Barcelona melalui presiden klub, Joan Laporta, juga sudah mengonfirmasi Koeman akan bertahan, setidaknya hingga kontraknya kelar tahun depan.

“Saya ingin mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kontrak dan proyek yang saat ini dimiliki Ronald Koeman,” kata Laporta, Kamis kemarin.

“Kami sangat puas bahwa percakapan yang kami lakukan telah membuahkan hasil,” ujarnya memberi kesempatan kedua bagi Koeman, yang hanya memberi trofi Copa del Rey musim ini.

Resmi Ke Barcelona, Inilah Klausul Sergio Aguero, wow..!

Sebuah pengumuman yang telah ditunggu-tunggu oleh fans Barcelona akhirnya dirilis. Beberapa saat yang lalu, Barcelona resmi memperkenalkan Sergio Aguero sebagai rekrutan pertama mereka di musim panas ini.

Aguero merupakan salah satu striker yang menjadi ikon Manchester City. Namun ia memutuskan untuk hengkang dari Etihad Stadium usai final Liga Champions di akhir pekan kemarin.

Aguero sendiri menjadi ajang perebutan klub-klub top Eropa. Karena ia dinilai masih belum habis kemampuannya.

Namun seperti gosip yang beredar belakangan ini, Barcelona keluar sebagai pemenang transfer Aguero. Itu resmi diumumkan oleh Barcelona pada hari Senin (31/5) malam.

Capai Kesepakatan

Melalui pengumuman resmi itu, Barcelona resmi memperkenalkan Aguero sebagai striker baru mereka.

Sang striker resmi dikontrak dengan durasi dua tahun. Jadi ia akan membela Barcelona hingga tahun 2022/23.

Nantinya ia baru bergabung dengan Barcelona pada tanggal 1 Juli mendatang saat kontraknya bersama Manchester City sudah resmi habis.

Klausul Rilis Wah

Ada salah satu aspek yang cukup mengejutkan dalam perekrutan Aguero adalah klausul rilisnya yang fantastis.

Barcelona mengumumkan bahwa jika ada klub yang ingin membajak Aguero, maka mereka harus menyetor sekitar 100 juta Euro.

Langkah ini diambil Barcelona untuk mengamankan jasa sang striker untuk dua tahun ke depan.

Turun Gaji

Menurut pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, Aguero membuat pengorbanan untuk bergabung dengan Barcelona.

Ia kabarnya rela potong gaji demi melanjutkan karir bersama El Blaugrana.

Ini Dua Bek Murah Solusi Untuk Keuangan Barcelona

Untuk menyongsong kompetisi musim 2020-2021, Barcelona diyakini banyak pihak akan memperbaiki lini belakang mereka. 

Terlebih, sejumlah bek Barca berada dalam kondisi yang tidak sepenuhnya fit. Gerard Pique masih dibayang-bayangi cedera. Demikian juga dengan Samuel Umtiti yang penampilannya banyak menuai kritik dari penggemar musim ini.

Kondisi tersebut membuat pelatih Ronald Koeman kerap mengubah rekan duet Clement Lenglet di lini belakang termasuk dengan memasukkan pemain muda, Oscar Mingueza. Saking urgentnya, sang pelatih bahkan memaksa Frenkie de Jong untuk mengawal di lini pertahanan.

Tentu, Barca musim depan tak bisa dibiarkan dengan kondisi skuad yang seperti itu. Bek baru harus segera didatangkan. 

Dilansir dari Barca Blaugranes, dua bek murah ini bisa jadi solusi klub yang kabarkan tengah mengalami krisis keuangan belakangan ini.

Pertama adalah Lisandro Martinez, bek muda Ajax Amsterdam yang merupakan junior Lionel Messi di timnas Argentina itu, bisa diboyong dengan harga tak lebih dari 25 juta euro (Rp438 miliar).

 Sementara pada posisi bek kiri, Barca disebut tengah tertarik dengan pemain Atalanta, Robin Gosens.

Harga Gosens mungkin tak benar-benar murah yakni mencapai 40 juta euro. Namun, klub asal Italia itu disebut terbuka dengan skenario pertukaran yang bisa memangkas harga sang pemain.

Martin Braithwaite Berharap Tidak Dijual

Martin Braithwaite, penyerang klub raksasa Spanyol Barcelona, memiliki keinginan untuk tetap tinggal di klub pada musim depan.

Martin Braithwaite didatangkan Barcelona sebagai striker darurat pada Februari 2020. Hal tersebut dikarenakan Blaugrana tidak memiliki banyak stok di lini depan usai dilanda badai cedera.

Braithwaite kini menyisakan kontrak hingga tahun 2024. Akan tetapi, di bawah asuhan pelatih Ronald Koeman dirinya jarang mendapatkan kesempatan bermain.

Tetapi Braithwaite tidak bisa memungkiri dirinya ingin tetap berada di Camp Nou pada musim depan.

“Kami memenangkan trofi lain untuk lemari di museum klub,” tulis Braithwaite di akun Instagramnya.

“Akhir musim liga tidak bagus dan kami harus bertanggung jawab karena tidak mencapai tujuan sebagai juara. Namun, ini adalah motivasi yang harus kami gunakan untuk musim depan,” ujarnya.

Pemain Denmark tersebut telah bermain 42 kali di semua kompetisi musim ini. Dirinya berhasil mencetak tujuh gol dan empat assist.

Braithwaite juga berharap agar penonton dapat segera kembali mendukung di stadion secara langsung.

“Tahun ini sangat sulit bagi semua orang tetapi sepertinya semuanya membaik, kami berharap Anda (suporter) kembali ke tribune Camp Nou lagi,” ia melanjutkan.

“Saya yakin kita semakin dekat untuk memenangkan kompetisi. Selamat menikmati musim panas!” ucap Braithwaite.

Barcelona berhasil menjuarai Copa del Rey musim ini. Akan tetapi, mereka hanya finis di tempat ketiga Liga Spanyol dan tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.