Penyebab Martin Odegaard Sering Dipinjamkan Real Madrid

Martin Odegaard resmi didatangkan oleh Real Madrid dari klub Norwegia, Stromsgodset pada jendela transfer musim dingin 2015 dengan biaya transfer sebesar 2,8 juta euro (sekitar Rp46 miliar). Mengingat potensi besar yang dimilikinya pada saat itu membuatnya digadang-gadang sukses bersama El Real di masa depan.

Penampilan perdana pemain asal Norwegia tersebut bersama tim senior Madrid terjadi pada 23 Mei 2015 ketika usianya baru menginjak 16 tahun dalam kemenangan 7-3 atas Getafe di Liga Spanyol.Namun, sesudahnya Odegaard justru menjadi pesakitan dan menghabiskan waktunya bermain di Real Madrid Castilla.

Laga kontra Getafe di Liga Spanyol menjadi yang pertama dan terakhir kalinya dirinya bisa bermain bersama dengan tim senior Real Madrid . Dirinya berakhir dengan lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pinjaman.

Pada Januari 2017, dia dipinjamkan ke klub Liga Belanda, Heerenveen.Peminjamannya berlangsung sampai kompetisi 2017-2018 berakhir.Di Vitesse, Odegaard tampil apik dengan membukukan 9 gol dan 12 assist di Liga Belanda.

Odegaard kembali menjadi pemain pinjaman menjelang musim 2019-2020 dirinya dilepas ke klub Liga Spanyol, Real Sociedad.

Odegaard justru tampil menjanjikan bersama Sociedad,dirinya menghasilkan 7 gol dan 9 assist dari 36 penampilan di semua kompetisi.

Di usianya yang menginjak usia 22 tahun,Arsenal lantas datang dengan proposal peminjaman pada bursa transfer musim dingin 2021.Odegaard bergabung ke Arsenal selama setengah musim pada musim 2021-2022.

Pada akhirnya di bursa transfer musim panas 2021, Arsenal memutuskan untuk mempermanenkan status Odegaard dengan menebus sang pemain senilai 35 juta euro (sekitar Rp586 miliar).

Dengan kepindahannya ke Arsenal secara permanen mengundang tanda tanya besar,apakah ada yang salah dengan Odegaard di Santiago Bernabeu menginngat talenta yang dimiliki oleh Odegaard dinilai bisa bersaing dengan para pemain utama Madrid yang kini dibesut oleh Carlo Ancelotti.

Eks pelatih Madrid, Santiago Solari, mencoba memberikan pandangannya terkait situasi yang dialami Odegaard.

“Odegaard tiba di Madrid sangat muda, pada usia 15 atau 16 tahun,” kata Solari yang dikutip dari Marca.

“Itu sulit baginya karena dia ingin berlatih dengan tim utama, sesuatu yang tidak dilakukan oleh orang seusianya.”

“Dia adalah pemain berbakat, tentu saja, tetapi kadang-kadang lebih mudah bagi mereka untuk memulai dengan pemain sebayanya daripada dengan tim utama.”

“Anda belajar hal yang berbeda karena Anda bersama tim utama dan Anda belajar dari yang terbaik.”

“Namun, berkali-kali, dia harus bermain dengan Castilla. Ini rumit karena dia tidak berlatih dengan para pemain itu sepanjang waktu,” ujar Solari .

Agen Ansu Fati Tiba Di Barcelona Bahas Kontrak Baru

Sebelumnya sempat muncul rumor bahwa Ansu Fati akan cabut dari Barcelona.Sang agen, Jorge Mendes dikabarkan mendorong Fati untuk hijrah ke Manchester City pada musim panas 2022, tepat saat kontraknya di Barcelona habis.

 

Rencana Mendes tersebut karena ingin kliennya bisa memperkuat tim dengan finansial yang jauh lebih baik dari Barcelona.Tetapi sang pemain tidak menyetujui rencana tersebut dirinya bertekad untuk tetap membela El Barca.

Terbaru ini agen Ansu Fati, Jorge Mendes, dilaporkan telah tiba di Barcelona untuk membahas perpanjangan kontrak kliennya

Keinginan Ansu Fati untuk bertahan juga karena dirinya telah dipercaya Barcelona untuk memakai nomor punggung 10 yang ditinggalkan Lionel Messi.

Fati dirasa tepat untuk mewarisi nomor keramat itu lantaran sudah menunjukkan penampilan menjanjikan sejak debut dengan tim senior Barcelona pada musim 2019-2020.Dengan melihat keinginan kuat Fati untuk bertahan di Barcelona, Mendes pun berubah pikiran.

Menurut laporan dari Marca, sang agen telah tiba di Barcelona pada Kamis (16/9/2021) waktu setempat untuk membahas perpanjangan kontrak baru Fati.

Sumber serupa juga mengklaim bahwa pertemuan tersebut tidak akan menjadi penutup negosiasi antara kedua belah pihak.

Masih akan ada pertemuan kedua yang diharapkan terjadi dalam beberapa hari mendatang untuk membahas rincian kontrak baru sang pemain.Menurut informasi Barcelona ingin memberikan kontrak panjang untuk Fati hingga Juni 2026.

Ucapan Jahat Pendukung Atletico Madrid Mengenai Antoine Griezmann

Pada menit-menit akhir bursa transfer musim panas 2021,Antoine Griezmann mengejutkan banyak orang dengan memutuskan untuk pulang ke Atletico Madrid.

 

Keputusan Griezmann untuk kembali tersebut mengejutkan banyak pihak mengingat hubungannya dengan para pendukung Atletico Madrid sangat buruk.Hubungan Griezmann dengan para pendukung Atletico Madrid menjadi butuk setelah dirinya memutuskan untuk pindah ke Barcelona pada 2019.

Padahal, setahun sebelumnya, Griezmann menyampaikan keinginannya untuk terus bertahan di Atletico Madrid.
Kebencian para pendukung Atletico Madrid terhadap Griezmann terlihat pada laga Liga Champions melawan FC Porto, Rabu (15/9/2021) waktu setempat.

Begitu pula saat dirinya masuk menggantikan Joao Felix pada babak kedua, Griezmann mendapat teriakan dan celaan dari para pendukung Los Rojiblancos.

Bersumber dari Marca, pada Kamis (16/9/2021) waktu setempat, penyerang Atletico Madrid nampak keluar dari tempat latihan.Felix yang mengendarai mobilnya disambut oleh sejumlah pendukung Atletico Madrid di luar tempat latihan.

Mulanya Felix menyambut para pendukung tersebut dengan ramah hingga reaksinya berubah ketika salah seorang fans berteriak kepada dirinya untuk mencederai Griezmann.

“Joao, lukai Griezmann, seolah-olah kamu tidak mau bermain dengannya,” ucap penggemar tersebut.

Felix pun sempat emosi dan meminta pendukung tersebut untuk menghormati Griezmann.

“Anda harus lebih menghormati Griezmann,” jawab Felix.

Tetapi pendukung lainnya juga meneriakkan hal serupa bahkan meminta penyerang yang disebut-sebut sebagai titisan Cristiano Ronaldo tersebut untuk mencederai tulang kering Griezmann.

“Jangan lupa untuk mencederai tulang kering Griezmann, Joao,” ujar penggemar tersebut.

Raheem Sterling Harus Tanggung Resiko Jika Gabung Barcelona

Raheem Sterling

Pada musim panas kemarin ada beberapa pemain Manchester City memutuskan cabut dari Etihad Stadium, hal tersebut sepetinya berlanjut dimana menurut kabar Raheem Sterling dilaporkan siap meluncur ke Catalunya di bulan Januari 2022 nanti.

Ada dua pemain City yang memutuskan cabut ke Barcelona. Mereka adalah Sergio Aguero dan Eric Gatcia uyang resmi menjadi pemain El Blaugrana.

Informasi dari Sport mengklaim bahwa Barcelona akan kedatangan pemain City lagi di bulan Januari nanti. Pemain tersebut adalah Raheem Sterling yang sudah lama dikabarkan ingin cabut dari Manchester City.

Minimnya jam bermain yang diberikan Pep Guardiola kepadanya menjadi latar belakang keinginannya untuk meninggalkan Man City.

Itulah mengapa Sterling mulai serius ingin hengkang di bulan Januari nanti.Laporan itu mengklaim bahwaw Barcelona mengamati situasi Sterling di City itu.

Mereka sudah lama tertarik merekrut Sterling. Mereka menilai sang winger bisa memberikan dampak yang besar bagi lini serang mereka yang ditinggal Lionel Messi.

Barcelona dilaporkan akan coba melobby City untuk mengamankan jasa sang winger sebagai pemain pinjaman di Januari nanti.

Namun jika Sterling ingin pindah ke Barcelona yang saat ini tengah mengalami kesulitan finansial, dirinya harus siap kalau Barca tidak sanggup membayar gajinya yang selangit itu.

Bernardo Silva Ingin Segera Angkat Kaki Dari Manchester City Karena Tidak Kerasan Lagi

Banyak spekulasi yang bertebaran terkait dengan nasib Bernardo Silva. Dikabarkan gelandang serang Manchester City tersebut tetap pergi dari Stadion Etihad pada jendela transfer mendatang.

 

Akhir-akhir ini beredar kabar bahwa Silva telah berbicara pada klub pihak City untuk bisa pergi pada musim panas 2021 kemarin.

Namun, tenggat waktu yang berlalu tak membuat Silva angkat koper dari Etihad. Bahkan, ia kerap masuk sebagai pilihan utama pelatih Josep Guardiola dengan mencatat lima penampilan di semua kompetisi.

Silva sendiri kerap dikaitkan dengan Atletico Madrid dan Barcelona, masih memiliki empat tahun tersisa untuk kontraknya bersama the Eastland.

Berdasarkan informasi dari Eurosport dikutip Sportsmole, Kamis (16/9) mengeklaim Silva tetap berkeinginan untuk meninggalkan tim besutan Guardiola pada 2022 mendatang lantaran tidak betah berada di Manchester.

Silva yang juga santer dikaitkan dengan Tottenham Hotspur dan AC Milan disinyalir ingin kembali ke daratan Eropa agar bisa lebih dekat dengan keluarganya.

Silva yang merupakan pemain asal Portugal tersebut sudah mencetak 36 gol dan mencatatkan 44 assist dalam 206 penampilan bersama Manchester City sejak pindah dari AS Monaco pada Juli 2017 lalu.

Bruno Fernandes Siap Tandatangani Perpanjangan Kontrak Baru Bersama MU

Setelah publik menunggu-nunggu kabar masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United, akhirnya beredar kabar menggembirakan bagi fans Setan Merah.

Negosiasi perpanjangan kontrak baru kabarnya telah mencapai kata sepakat dan gelandang serang asal Portugal ini siap menandatanganinya.

Beberapa bulan belakangan ini memang nama Bruno Fernandes dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa, termasuk Real Madrid dan Barcelona, karena belum ada kesepakatan antara sang pemain dan manajemen MU terkait gaji.

Manchester United sendiri ingin mempertahankan Bruno Fernandes. Salah satunya dengan mendatangkan beberapa pemain top, termasuk Cristiano Ronaldo.

Langkah terakhir MU inilah yang membuat Bruno Fernandes akhirnya sepakat untuk bertahan bersama Setan Merah.

Menurut laporan The Sun, Bruno Fernandes siap untuk menandatangani kontrak barunya yang dikabarkan akan berdurasi lima tahun, atau hingga 2026 mendatang.

Dalam kontrak itu, pemain berusia 27 tahun ini dikabarkan akan menerima kenaikan gaji hingga 100 ribu poundsterling, atau menjadi lebih dari 250 ribu poundsterling per pekan.

Dalam beberapa pekan ke depan, pihak Manchester United dan Bruno Fernandes akan melakukan penandatanganan kerja sama baru ini.

Manchester United mendatangkan Bruno Fernandes dari Sporting CP pada Januari 2020 lalu dengan biaya mencapai 55 juta euro.

Sejak berseragam Manchester United, Bruno Fernandes telah tampil sebanyak 85 kali, dan mencetak 44 gol.

Virgil van Dijk Hanya Dicadangkan Lawan AC Milan, Ini Penjelasan Jurgen Klopp

Tidak ada sosok Virgil van Dijk yang turun bermain saat Liverpool menjamu AC Milan di Anfield, pada matchday pertama Grup B Liga Champions 2021/22, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

Laga tersebut dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-2.

Liverpool berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Fikayo Tomori pada menit ke-9, sebelum kemudian AC Milan membalik keadaan pada babak pertama dengan dua gol yang dicetak Ante Rebic dan Brahim Diaz.

Pada babak kedua, Liverpool yang mendapatkan dukungan dari suporter yang memenuhi Anfield kemudian bangkit kembali dan sukses menambah dua gol melalui Mohamed Salah di menit ke-48, dan Jordan Henderson pada menit ke-69.

Pada laga ini sosok Virgil van Dijk hanya duduk di bangku cadangan hingga laga berakhir meski sang bek sudah pulih dari cedera lututnya.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, hanya memainkan duet Joel Matip dan Joseph Gomez di pusat pertahanan The Reds dalam laga ini.

Menurut keterangan Jurgen Klopp  seusai laga, dirinya memang sengaja menyimpan Virgil van Dijk untuk melakukan rotasi karena Joseph Gomez belum mendapatkan kesempatan bermain secara reguler sejak kembali dari cedera panjang.

“Virgil van Dijk, semua orang yang melihatnya melakukan pemanasan malam ini mungkin berpikir, ‘Mengapa dia tidak bermain?’ Tapi, kami harus bijaksana pada saat-saat seperti ini,” jelas Jurgen Klopp.

“Kami memiliki tiga pemain di baris terakhir yang semuanya sudah kembali dari cedera panjang. Kami harus mengelolanya dengan baik. Kami tidak bisa melakukannya secara berbeda, bahkan jika mereka fit saat ini, itu bagus,” lanjutnya.

Performa Roberto Firmino Menurun, Liverpool Incar Robert Lewandowski

Liverpool dikabarkan akan ikut terjun memperebutkan bomber Bayern Munchen, Robert Lewandowski, pada bursa transfer tahun depan.

Sosok Robert Lewandowski memang menarik beberapa klub top Eropa untuk merekrutnya setelah melihat bagaimana performa striker berusia 33 tahun ini di depan gawang lawan.

Robert Lewandowski memang merupakan salah satu striker terbaik di dunia saat ini dengan jumlah gol yang sangat impresif di setiap musimnya.

Menurut laporan Fichajes, Robert Lewandowski berpotensi untuk bergabung bersama Liverpool pada musim depan karena The Reds juga memang sedang mencari striker baru.

Performa Roberto Firmino yang cenderung menurun belakangan ini membuat Liverpool mulai mencari alternatif striker baru untuk menggantikan posisinya.

Selain performa apiknya, Liverpool tertarik mendatangkan Robert Lewandowski karena sang striker pernah bekerja sama dengan Jurgen Klopp saat masih membela Borussia Dortmund.

Namun demikian, Fichajes juga menilai akan sedikit sulit bagi Liverpool untuk merekrut Lewandowski karena sang pemain masih mengantongi kontrak hingga tahun 2023 bersama Bayern Munchen.

Selain itu, Die Roten kabarnya membanderol sang striker di angka 60 juta Euro, sehingga Liverpool akan berpikir lagi untuk memboyong Lewandowski ke Anfield.

Ditambah lagi, Liverpool harus bersaing dengan klub-klub raksasa berkantong tebal, seperti Real Madrid dan Manchester City, yang juga berminat terhadap jasa Robert Lewandowski.

Catatan Buruk Inter di Liga Champions Musim Ini

Inter

Kekalahan Inter Milan 1-0 dari Real Madrid dalam laga perdana fase grup mereka di Liga Champions musim ini menorehkan catatan buruk bagi kampiun Serie A.

Duel lawan Madrid di Giuseppe Meazza, Kamis (16/9) dini hari WIB, merupakan pertandingan ke-19 mereka di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut sejak Nerazzurri kembali berpartisipasi pada 2018 lalu.

Inter kembali bermain di Liga Champions setelah enam tahun absen dan memulai kampanye mereka dengan dua kemenangan atas Tottenham Hotspur dan PSV Eindhoven di fase grup musim 2018/19.

Namun sejak itu, statistiknya buruk bagi Inter, yang hanya memetik kemenangan tiga kali dalam 17 pertandingan berikutnya.

Dua kemenangan lainnya mereka bukukan pada penyisihan grup musim 2019/20, tepatnya ketika mengalahkan Slavia Praha dan Borussia Dortmund, lalu satu pada musim 2020/21 atas Borussia Monchengladbach.

Dalam beberapa pertandingan, seperti melawan Madrid musim ini, Inter sebenarnya mendominasi pertandingan dan pantas menang. Tapi hasil akhirnya negatif dan membuktikan bahwa mereka keteteran untuk meraih tiga poin.

Sebagai juara edisi 2009/10, Inter hanya mampu memenangkan lima dari 19 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions sejak kembali bersaing pada September 2018.

Selain sulit menang, petualangan Inter selama tiga tahun terakhir di Liga Champions juga selalu terhenti di fase grup.

Jika dirinci dari total paceklik kemenangan mereka, Inter mencatatkan tujuh hasil imbang dan tujuh kekalahan.

Ibrahimovic Tak Ingin Memaksakan Diri Tampil Lawan Juventus

Ibrahimovic

Ujung tombak AC Milan Zlatan Ibrahimovic tidak ingin memaksakan diri tampil dalam big match melawan Juventus pada pekan keempat Serie A, Senin (20/9) dinihari WIB.

Ibra sudah mengawali musim 2021/22 ketika tampil melawan Lazio setelah absen di dua pertandingan sebelumnya. Ibra mencetak satu gol untuk membantu Milan meraih kemenangan 2-0.

Namun penampilan Ibra itu mendatangkan malapetaka, karena ia harus menepi saat Milan dikalahkan Liverpool 3-2 di Liga Champions Eropa akibat menderita cedera tendon achilles.

Ibra mengatakan, ia belum bisa memastikan tampil pada akhir pekan ini. Pemain berusia 39 tahun itu tidak ingin bernasib seperti di musim lalu yang memaksa dirinya harus absen di 28 pertandingan.

“Untuk lawan Juve, mari kita lihat. Saya ada masalah kecil dengan tendon saya, tetapi semuanya baik-baik saja. Saya tidak ingin mengambil risiko yang mendatangkan konsekuensi,” ujar Ibra diwartakan laman La Gazzetta dello Sport.

“Saya ingin menjaga fisik saya sepanjang musim agar selalu berada di tim. Jangan hanya karena main satu laga, lalu melewati yang lain seperti tahun lalu. Kali ini saya akan mendengarkan tubuh saya tanpa berpikir saya seorang Superman. Masalah saya adalah terlalu banyak bekerja.”

Terkait kekalahan dari Liverpool, Ibra mengatakan, hasil akhir tidak perlu disesali, karena pemain telah mendapatkan pembelajaraan, mengingat sebagian besar minim jam terbang di turnamen tersebut.

Menurut Ibra, penggawa Milan akan semakin matang, dan bakal lebih baik di pertandingan berikutnya, karena mereka telah merasakan atmosfer kompetisi papan atas antarklub Eropa itu.

“Saya ingat di akhir musim lalu ketika saya bertanya siapa yang sudah bermain di Liga Champions: mereka mengangkat tangan, ada dua atau tiga. Saya pikir itu lelucon, tapi itu benar,” ucap Ibra.

“Kemarin bagi banyak pemain adalah pertama kalinya tampil di Liga Champions. Tetapi sekarang mereka mengerti apa itu, dan apa yang perlu dilakukan untuk bermain di sana.”

“Tim telah mengetahui semuanya, seluruh paket. Apa artinya bermain melawan tim-tim terbaik di Eropa dan dunia, kecepatan apa yang ada di sana, kualitas apa yang ada di sana. Saya senang dengan rekan satu tim.” pungkasnya.