Bolton Wanderers untuk Menandai Peringatan 75 Tahun Tragedi Sebelum Pertandingan Melawan Cambridge

Bolton Wanderers akan memperingati 75 tahun bencana Burnden Park ketika tim League Two menjamu Cambridge United pada hari Selasa. Pemain akan meletakkan karangan bunga, berkumpul untuk diam selama satu menit dan mengenakan ban lengan hitam untuk mengenang 33 orang yang tewas di leg kedua perempat final Piala FA Bolton melawan Stoke City pada 9 Maret 1946. Pada hari ini 75 tahun yang lalu, Bolton mengambil memimpin 2-0 dari leg pertama ke Burnden Park dimana diperkirakan 85.000 penonton hadir, 15.000 melebihi kapasitas.

Saat Jalur Kereta Api di permukaan tanah terisi, keputusan diambil kira-kira pukul 2.40 siang untuk menutup pintu putar. Namun tekanan di dalam stand menyebabkan himpitan. Di antara peserta klub, Grup Peringatan Bolton Wanderers akan mengibarkan bendera khusus mereka di tribun dan pendeta klub Phil Mason akan menceritakan kembali kisah tragedi tersebut. Sementara itu, manajer Bolton Ian Evatt dan para pemain akan membacakan nama-nama korban dengan bendera yang akan dikibarkan setengah tiang.

Bencana tersebut menyebabkan perubahan dan, setelah kehancuran tersebut, laporan Moelwyn Hughes diterbitkan yang merekomendasikan kontrol yang lebih ketat atas kapasitas kerumunan. Sebuah konferensi tentang perizinan dan regulasi lapangan olahraga juga merekomendasikan bahwa, sebagai kode sukarela, otoritas lokal harus memeriksa lapangan dengan kapasitas 10.000 atau lebih penonton dan batas keamanan yang disepakati harus diterapkan untuk lebih dari 25.000 lapangan. Ini juga menetapkan bahwa pintu putar harus secara mekanis mencatat jumlah kipas yang melewati dan landasan harus memiliki telepon.

Sumber : skysports.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *