CDC: Penutupan Ganda Dengan Masker Bedah dan Kain Kurangi Paparan Covid Hingga 96%

Mengenakan masker bedah yang pas di bawah masker kain mengurangi potensi paparan tetesan pernapasan dan aerosol yang mengandung Covid hingga 96%, menurut sebuah studi baru dari Pusat Pengendalian Penyakit. CDC menguji dua cara berbeda dalam memakai masker pada boneka untuk melihat bagaimana mereka bisa membuat masker lebih efektif: satu melapisi masker kain di atas masker bedah (alias “penutup ganda”), dan yang lainnya mengikat simpul telinga dari sebuah masker bedah, lalu menyelipkan dan meratakan bahan agar pas di dekat wajah. Kedua metode tersebut meningkatkan keefektifan, dan para peneliti menemukan bahwa jika dua orang memakai masker bedah yang ketat atau penutup ganda, hal itu dapat mengurangi paparan sekitar 96%. Untuk menempatkan ini dalam perspektif, respirator N95 yang digunakan oleh petugas kesehatan dan petugas medis pertama yang merespon sangat dekat dengan wajah, membentuk segel yang menyaring 95% partikel di udara.

Masker bedah terbuat dari bahan turunan plastik yang disebut polipropilen. Mereka digunakan untuk memblokir percikan dan mencegah penyebaran kuman di lingkungan medis yang steril. Dalam percobaan, masker bedah memblokir 42% partikel dari simulasi batuk. Tetapi efektivitas masker bedah dapat bervariasi, “sebagian karena udara dapat bocor di sekitar tepinya, terutama melalui celah samping,” menurut CDC. Menyesuaikan ukuran agar masker bedah terpasang erat di sekitar wajah tanpa celah mengurangi eksposur sebesar 82,2%.

Ada cara lain untuk membuat masker lebih efektif, menurut CDC. Mengenakan “tukang masker”, yang merupakan bagian padat atau elastis yang dipasang di atas masker bedah untuk membuat penutup yang lebih rapat, berpotensi meningkatkan perlindungan pemakainya hingga 90%. Menambahkan “selongsong yang terbuat dari bahan kaus kaki nilon tipis” di sekitar leher dan di atas hidung dan mulut di atas masker bedah atau kain juga dapat membuat masker lebih efektif. Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di negara itu, mengatakan bahwa penyamaran ganda kemungkinan besar memang memberikan perlindungan yang ditingkatkan, dan menyebutnya “akal sehat”, selama wawancara dengan pada 25 Januari. Temuan baru ini penting saat varian virus baru yang lebih menular bermunculan.

Sumber : cnbc.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *